skip to main | skip to sidebar

Jumat, 29 Juli 2011

Yamaha Byson Ala Fazer

0 komentar


 

Yamaha Byson Ala Fazer merupakan hasil modifikator yang melakukan perubahan dan menggantinya dengan motor yang sama akan tetapi keluaran India, Yamaha Byson itu memang lebih dulu hadir di India. Tapi, tentunya dengan nama yang berbeda. Di sini Byson kalau disana Fazer. 

Secara garis besar motor dengan nama yang berbeda ini mempunya bentuk dan spek yang hampir sama. Pada desain, Fazer memiliki fairing di depan yang membuatnya berbeda dengan Byson. Nah hal itulah yang coba diaplikasi oleh Abdul Rahim.

Kebetulan sekali, Rahim punya banyak relasi di India sehingga membuatnya gampang untuk mencoba bergaya dengan Yamaha Byson Ala Fazer di sini. "Banyak teman di sana, sehingga saya coba pesan satu set bodi Fazer yang tujuannya memang untuk coba meramaikan gaya Byson di Indonesia," katanya.

Setelah datang tentu saja enggak langsung bisa dipasang. "Sebab kan di Byson enggak ada dudukannya, sehingga harus membuatkan braket terlebih dahulu seperti Modifikasi Yamaha Byson New Transformer di halaman lain," kata Aim, sapaannya. Jika selama ini orang membuat braket ke  bodi dengan ngebor atau melubangi supaya nempel, maka pria satu ini melakukannya dengan cara berbeda.

"Pertama di bagian rangka pada Yamaha Byson Ala Fazer yang akan ditempeli braket dilakukan semacam penambahan daging dengan cara dilas. Hal itu supaya rangka tidak ada yang rusak dan nantinya aman jika ingin dikembalikan standar," ungkap ayah satu anak ini.

Setelah tambahan 'daging' tadi dipasang, barulah dibor supaya braket bisa dibaut di sana seperti pemasangan pada Modifikasi Yamaha Byson 2010 Kor Mis di halaman lain. "Totalnya ada empat baut, semua untuk pegangan fairing tadi," cerita Aim lagi. Sementara untuk bagian bawah menggunakan baut ukuran 12, sedangkan pegangan atas baut 10.

Tidak hanya depan, lampu belakang pda Yamaha Byson Ala Fazer sekarang juga sudah bukan yang original lagi. "Saya pilih punya lampu Kawasaki ZX 6 karena bentuknya yang berkesan modern," cerita warga Bojongsari, Sawangan, Depok ini.

Aim tetap enggak mau merusak bodi asli, makanya dia membuat bodi baru dengan fiber. "Itu menjadi rumahnya, setelah itu barulah kita masukin punya ZX tadi. Bodi asli dari Yamaha Byson Ala Fazer tetap aman," tutup pria bertubuh gempal ini.

DATA MODIFIKASI
Bodi: Yamaha Fazer
Stop lamp: Kawasaki ZX 6
Spion: Fazer
Bodi belakang: Custom fiber

Yamaha Byson 2010 Kor Mis

0 komentar


 

Yamaha Byson 2010 Kor Mis merupakan suatu motor hasil pengoreksian dari seorang ahli mekanik maupun modifikasi, sehingga setelah banyak melakukan evaluasi terciptalah motor hasil modifikasi yang sangat sempurna.

Banyak yang langsung jatuh cinta saat melihat Yamaha Byson dihadirkan oleh PT YMKI. Para penggemar motor tipe sport langsung menganggap bahwa secara desain dan tampilan inilah yang terbaik saat ini. Bagi Rudi Tanumihardjo itu ada benarnya, tapi belum perfect. "Makanya secara tampilan bodi, merasa perlu dilakukan sedikit koreksi," bukanya. 

Koreksi yang dimaksudnya tadi lebih kepada menutupi kekurangan Byson di wilayah bawah. "Sebab dengan tangki yang besar tapi di bawahnya terkesan melompong karena hanya menyisakan mesin yang juga tidak terlalu besar seperti hasil dari Modifikasi Yamaha Byson New Transformer di halaman lain.

Kalau selama ini beberapa bengkel sudah membuat engine cover maka itu juga dilakukannya. "Tapi, tidak hanya itu sebab kami membuat side cover di sisi kanan dan kiri," tambah pria berpostur tinggi kurus ini. Side cover ini sukses membuat wilayah sekitar mesin pada  Yamaha Byson 2010 Kor Mis terlihat menjadi lebih penuh.

Untuk pemasangan beberapa bodi part ini tentu saja Rudi ogah jika harus merusak rangka atau bodi aslinya. "Sistemnya sangat gampang kok, knock down dan siap untuk dikembalikan pada tampilan standarnya," beber pria ramah ini.

Hal ini tentu saja menimbulkan kesan harmonisasi yang lebih baik. "Ada kesinambungan desain antara bentuk tangki dan wilayah bawah, saya yakin sentuhan seperti ini membuat  Yamaha Byson 2010 Kor Mis akan jadi lebih berkarakter," tambah ayah 2 anak ini.

Seluruh bodi tambahan tadi dibuat dari fiber, sehingga tidak terlalu berat. "Tapi, sedikit banyaknya pasti ada efek kepada bobot motor, makanya saya takut Byson ini jadi tambah memble aja performanya," cerita Rudi lagi.

Karena itu dia memilih melakukan pergantian CDI. "Saya pilih CDI yang gak ada limiternya, sehingga performa dari  Yamaha Byson 2010 Kor Mis akan lebih memuaskan,"tambahnya.

Tidak cukup sampai di situ, koil pun sekarang sudah bukan yang orisinal lagi. "Untuk koil rasanya lebih mantap setelah diganti punya Scorpio yang punya kode tipe 5BP," tukasnya.
Dengan upgrade pengapian seperti itu, tidak kalah segar dan lincah di jalan dengan motor lebih kurus.

Ada satu hal lagi yang menjadi impian para penunggu Byson saat belum dilaunching. Yaitu penggunaan disc brake di roda belakang. Tapi malah tidak ada. "Cupu rasanya kalau enggak pakai disc di belakang," kata Rudi.

Setelah diperhatikan dengan seksama, akhirnya diyakini memang lebih cocok jika menggunakan rem belakang New Mega Pro.

"Secara dimensi piringan pada  Yamaha Byson 2010 Kor Mis tidak terlalu besar sehingga masih terlihat wajar, selain itu untuk braketnya juga bisa menyesuaikan," cerita pria berkulit bersih ini.

Bisa dikatakan, Rudi menggunakan copotan dari New Mega Pro itu secara gelondongan. Mulai dari master rem, braket, kaliper sampai ke piringan. Satu paket, dong!

Saat pemasangannya tidak ada kendala berarti. lihat juga pada Modifikasi Yamaha Byson Transformer dihalaman lain "Hanya perlu sedikit coak bodi bawah untuk posisi master rem belakang," 

Kelar mencoba dan terbukti pada penerapan Yamaha Byson 2010 Kor Mis memang menjadi lebih sip timbul juga ide memasarkannya. "Saya yakin pasti banyak pengguna Byson yang ingin pakai disc di belakang, tapi saya masih riset harga," kekeh Rudi. Ujung-ujungnya duit juga!

DATA MODIFIKASI
Bodi part: Custom
Head lamp: Custom projector
CDI: Cheetah
Koil: Scorpio

Yamaha Byson New Transformers

0 komentar



Yamaha Byson New Transformers merupakan hasil kreasi anak bangsa yang sangat membanggakan, dari hasil-hasil karyanya banyak bermunculan motor-motor yang begitu menawan, hasil modifikasi kali ini berasal dari kota solo.

Sudah banyak modifikasi yang mengaku terinspirasi film Transformers. Mulai dari motor bebek, skubek sampai motor sport. Contohnya Byson dari Oslo alias Solo ini. Sang modifikator yang juga pemilik dengan yakin bilang kalau konsepnya Transformers. Masa?

Karena ingin mendapatkan bentuk baru Yamaha Byson New Transformers, memang design bodi lah yang pertama disasar. "Karena motor baru, masih sayang juga jika harus rombak rangka. Karena itu hanya permainan bodi luar," pasti Andy Mardiono sang owner.

Target pertama adalah mengubah lampu. "Enggak perlu lampu dengan motor lain atau variasi, tinggal mengakali  covernya saja seperti juga Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformers lainnya," kata ayah satu anak ini.

Bagi Andy, lampu itu ibarat muka si robot Transformers tadi. "Karena itu model cover Yamaha Byson New Transformers menyerupai muka," kekehnya.

Lengkap dengan adanya bagian yang seperti kuping segala lho. Untuk rambutnya juga ada, yang dibuat menggunakan mika. Robot kok ada rambutnya?

Sayang di bagian ini pengerjaan masih sedikit kurang rapi. Hal itu bisa dilihat dari finishing  Yamaha Byson New Transformers pada bagian fiber. Begitu juga cat yang masih kurang rapi.

Sementara itu agar bodi tampak lebih besar, dibuatkan engine cover di bawah tangki. Tapi, sepertinya ini agak sedikit over, Bro, sehingga bodi motor malah seakan kedodoran. Awas mlorot!

Lengan ayun juga dibuat ulang dengan model banana atau model pisang. "Itu supaya mengimbangi sektor depan yang sudah jadi besar tadi," ucap Andy yang menurutnya sama seperti Modifikasi Yamaha Byson Transformers yang lain-lainnya.

Sedangkan langkah terakhir adalah memberikan aksen cutting stiker di sekujur bodi Yamaha Byson New Transformers. "Tujuannya supaya semakin berkesan futuristik melalui media stiker," yakin pria yang mengusung nama Mudha All Concept (MAC) di Perumahan Wonorejo Indah, Jl. Mawar V, No. 1, Solo.  

Ada yang sedikit menggelitik saat memperhatikan bentuk bodi Byson ini sekarang. Khususnya pada bagian belakang dan juga jok. Konsep yang diterapkan masih menggunakan jok yang bisa dipakai buat boncengan, jadi enggak egois.

Hanya saja bentuk tempat duduk untuk penumpang di belakang kini sudah menjadi bulat. "Dibuat terpisah atau tidak menyatu dengan rider-nya. Sementara kalau bentuk bulat itu memang buat lucu-lucuan saja," cerita pria 27 tahun ini.

Melipir ke sektor belakang  Yamaha Byson New Transformers lagi. Cermati baik-baik ya mas bro atau mbak sist “Setengah bodi belakang sudah dibuat ulang pakai fiber. Sebagai pemanis, ikut dihadirkan lekuk bodi dinamis pada samping kanan dan kiri.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 120/70-17
Ban belakang: Swallow 160/70-17
Bodi: Custom
Swing arm: Custom
Knalpot: Nobi
Rem belakang: Ride IT

Yamaha Byson Ala Ducati Monster

0 komentar



Yamaha Byson Ala Ducati Monster merupakan produk dari hasil kreasi anak bangsa yang patut di acungi jempol, ini terlihat dari penggarapannya yang terlihat sempurna, hasilnya motor terlihat cakep dan macho abiiiis.

Bagi Ardiansyah, berhasil memiliki Yamaha Byson ini saja sudah membanggakan. "Pasalnya daftar antreannya panjang banget," bukanya. Biar terlihat tambah cakep lagi, ada sedikit modifikasi yang dilakukan. Tujuannya membuat motor 150 cc ini terlihat lebih macho dan pas untuk dibawa ngeceng.
      
Rujukannya pembuatan Yamaha Byson Ala Ducati Monster kali ini adalah Jaedun Mukhtar dari JJ airbrush. "Pesannya modifikasi yang simpel aja, jangan neko-neko," kata Jeje tentang permintaan customernya ini kali.

Karena itu fokus pengerjaan hanya pada bodi plus pemasangan kondom arm. "Itu supaya arm terlihat sedikit lebih besar," kata pria kurus ini. Sementara pelek masih dibiarkan pakai yang orisinal.

Bagian bodi yang pertama dipermak buritan. "Bentuknya sedikit mengarah ke Ducati Monster, sebab konsep Byson  memang mengarah ke streetfigher yang sering dilakukan sang modifikator seperti Modifikasi Yamaha Byson 2011 Bolt-on Streetfighter di halaman lain, makanya kita pilih model itu," kata modifikator yang mulai main fiber, tak hanya cat.

Bentuk dari Yamaha Byson Ala Ducati Monster ini tetap sporty walaupun tidak meruncing layaknya motor balap. "Selain itu tetap dilengkapi dengan stop lamp beserta lampu sein belakang segala," tambahnya.

Untuk lampu belakang ini dia menggunakan lampu variasi yang acap dipakai oleh Ninja 250R. "Sedangkan lampu seinnya dipasang di bagian bawah atau undertail," kata pemilik bengkel di Jl. Kayu Manis Barat No. 41, Jakarta Timur ini.

Desain buntut seperti ini memang terlihat pas karena mengikuti kontur tangki di bagian depan. seperti halnya Modifikasi Yamaha Scorpio Ala Ducati di halaman lain "Jadi, lekukannya seakan nyambung antara depan dan belakang," beber Jeje lagi.

Untuk penampung bensin Yamaha Byson Ala Ducati Monster ini, dia belum mengutak-atik sama sekali. Alasannya karena tangki standar tadi sudah bagus dengan efek kondom yang langsung dari pabrikan.

Sementara itu bagian kolong mesin dirasa masih kurang sedap dipandang. Pasalnya terlihat seakan kosong karena dimensi mesin yang tidak terlalu besar, tak sepadan dengan bodi. Atas padat tapi bawah kopong, begitu kesannya.

"Karena itu harus dibuatkan semacam engine cover supaya sektor kolong ini enggak melompong begitu saja. Efek pemasangan ini jelas membuat Byson ini jadi bertambah gagah," tegas Jeje sambil bilang kalau Yamaha Byson Ala Ducati Monster ini memang simpel dan enggak neko-neko

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 110/70-17
Ban belakang : Swallow  150/60-17
Setang: Custom

Yamaha Byson Transformers

0 komentar



Yamaha Byson Transformers adalah hasil kreasi dari modifikator yang cenderung hanya merubah warna atau tampilan customnya agar tampilannya terlihat lebih sporty dan modern, Bagi Lusep Sugiharto, modifikasi Yamaha Byson itu gampang-gampang susah. "Gampang karena bentuknya sudah bagus tapi juga jadi susah karena takut kalau dimodif malah lebih jelek dari standar," ungkapnya langsung dari Cirebon, Jawa Barat.

Modifikator yang mengibarkan bender IQ Motor dari komplek Ruko CBC, Blok F1, Cirebon ini menggunakan fiberglass sebagai material dasar pembuatan bodi kit seperti yang telah diterbitkan dihalaman lain yaitu Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformers. Bisa dipastikan, hampir seluruh bagian bodi dapat sentuhan.

Misalnya tangki pada Yamaha Byson Transformers "Bentuknya sih masih mengikuti desain awal Byson, tapi bagian kondom dibuat ulang dengan memberikan aksen kisi lubang udara," kata pria berkacamata ini.

Memang hasil akhir dari bodywork terhadap Yamaha Byson Transformers ini didesain untuk membuat Byson yang tampil baru lebih sporty dan moderen. "Karena itu desain bodi kit yang ditempelkan sekarang juga mengacu ke model masa depan dan tetap dalam koridor MEFRIK," terang pria yang baru buka bengkel di Cirebon setelah lama di Jakarta.

Kreasi lainnya adalah dalam pembuatan cover headlamp. pada Yamaha Byson Transformers "Dibuat seolah lampu utama itu menjadi kepala robot. Sedikit terinspirasi dari Transformers," tegasnya.

Dengan warna merah yang sudah dicampur silver pada bagian ini. Juga ditunjang desain yang pas, pendapatnya tadi bisa diterima.

Bukan hanya itu, buritan juga sudah didesain ulang. Seperti pada pembuatan Modifikasi Yamaha Byson Bolt-on Streetfighter di halaman lain "Bagian samping dibikin lebih kokoh dengan konsep jok yang bisa single dan juga double," tambah Lusep sambil bilang kalau mau boncengan, penutup jok belakang tadi bisa dilepas dengan gampang.

Langkah terakhir supaya konsep awal Yamaha Byson Transformers tadi berhasil diwujudkan, tentunya pemilihan kelir yang pas. "Saya enggak mau repot. Pokoknya kombinasi sederhana antara merah, hitam dan silver," tegas Lusep bersemangat.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax 120/60-17
Ban belakang : Battlax 160/60-17
Pelek : Rossi
Upside down : Yoshimura
Swing arm : Custom
Setang : Pro Tapper
Knalpot :  Custom model Kawasaki Z1000

Yamaha Byson 2011 Bolt-on Streetfighter

0 komentar



Yamaha Byson 2011 Bolt-on Streetfighter merupakan hasil kreasi dari seorang modifikator handal dari tanah sebrang, mungkin kalau di tanah jawa sudah tidak heran lagi, namun sang modifikator ini berusaha untuk tampil spektakuler dengan hasil karyanya di depan khalayak ramai.

Di Kalimantan jarang yang punya motor modifikasi. “Biar tampil beda dan asyik, makanya mengubah tampilan kuda besi kesayangan ini, muncul diajang kontes lebih sangar dan garang kata sang pemiliknya.

Padahal, sebelumnya dia gak mau lho mengubah motornya menjadi Yamaha Byson Bolt-on Streetfighter ini. Tapi, karena perkembangan modifikasi di Pontianak rada lamban, gak ada salahnya juga pria ramah ini menarik perhatian orang lain dalam bentuk modifikasi.

Meski begitu, modifikator Pontianak juga tidak kalah bagus. Apalagi di sana sering digelar contezt modifikasi yang ramai diikuti banyak builder keren yang tidak kalah dengan modifikator Jawa.

Bicara konsep, ada acuan sendiri. “Yaitu Yamaha Byson 2011 Bolt-on Streetfighter. Jadi, enggak ada yang perlu dipotong pada bagian bodi dan rangka,” buka Rudi Gunawan dari Berkat Motor (BM) soal modifikasi Byson milik Kadek ini. 

Bagi Rudi, baju asli keluaran Yamaha Kencana Motor Indonesia (YMKI) masih kurang galak. Harus dibikin sangar, cukup bermodalkan fiberglass, dia hanya menambah bodi agar sedikit seram.

Kini jadi terlihat sedikit lebih lebar. “Pemasangannya pun enggak terlalu ribet. Juga tidak memotong cover yang lain. Kedudukan baut juga sudah pakai cover tutup samping yang sudah ada. jadi jelas tidak merusak atau membuat dudukan lagi. Seandainya Yamaha Byson 2011 Bolt-on Streetfighter mau dibalikin seperti standar juga bisa kok," ucap pemilik workshop di Jl. Ciledug Raya No.1, Kreo, Ciledug, Tangerang.

Biar enggak terlihat kekosongan di sekitar bawah tangki bensin, Rudi memutuskan untuk membuat deltabox. Lalu, pemakaian part bodi ini juga memberi kesan Byson jadi lebih bergaya. Bodi ini dibuat dari bahan fiberglass. Dan dudukan baut mengambil tempat dari cover aki yang ada di bagian bawah.

Masih ngomongin tentang bolt-on, cover mesin bawah juga dibuat dari bahan yang sama. Tapi, desain mengambil tema Dainese. Jadi bentuknya menggambarkan garis-garis tajam. "Part ini juga bisa dipasang ke Yamaha V-xion," seperti halnya dengan Modifikasi Yamaha V-Ixion Streetfighter pada halaman lain. tambah pria yang gemar makan mie ayam ini.

Selanjutnya, di bagian jok konsep single sitter juga diterapkan. Tapi, yaitu tadi, Rudi lagi-lagi memakai bolt-on. Bagian cover jok belakang, peranti yang bahannya dari fiberglass ini bisa dengan mudah untuk dibongkar-pasang. Karena hanya mengunci di bagian samping tepatnya sisi kiri dan kanan.

Ini mirip dengan Modifikasi Yamaha Scorpio New Fighter di halaman lain. Namun sekarang lebih bagus dan berbeda karena sudah pakai kaki-kaki yang punya ukuran lebih gede.

Biar sangar, kaki-kaki mengaplikasi yang lebih gede. Buat belakang comot punya Suzuki GSX400 yang punya lebar 4 inci. Yang depan mengadopsi upside down punya Aprilia RS125 yang punya lebar 3 inci.

“Untu ukurun pelek pada Yamaha Byson 2011 Bolt-on Streetfighter ini pelek depan lebih kecil yaitu 17 inci. Sedangkan buat belakang pakai 18 inci,” ucap Rudi. Setiap orang punya selera begitu halnya juga dengan Kadek.

Pria yang buka usaha kecil-kecilan ini ingin memakai cakram depan-belakang. Alasannya, kalau motor gede tak pakai pengereman ganda kurang pas. Apalagi, Byson hanya stau rem, yaitu bagian depan.

Selanjutnya, kondom arm standar diakui kurang begitu mumpuni untuk aplikasi pelek lebar pada Yamaha Byson 2011 Bolt-on Streetfighter. Makanya, modifikator berpotongan seperti tentara ini membuat kondom baru yang sesuai dengan peranti itu.
 
 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax 110/70-17
Ban belakang : Battlax 150/70-18
Headlamp : Custom
Knalpot: Custom
Setang : Aftermarket
Sepatbor : Custom

Yamaha Scorpio Jap's Style

1 komentar

  

Yamaha Scorpio Jap's Style merupakan motor minimalis yang pembuatannya untuk tunggangan jarak jauh namun tak begitu membosankan, Sang modifikator pun tahu akan karakter pemakainya yaitu seorang Prajurit yang menurut orang jawa sebagai anggota TNI harus " prasojo tur irit ",akhirnya motor pun dirubah dengan biaya seirit mungkin.

Sebagai anggota TNI AD Kodam Diponegoro, Jawa Tengah, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Repulik Indonesia (NKRI) bukan perkara gampang. Apalagi sampai bolak-balik Jogja-Semarang demi mengemban tugas.

Biar suasana hati nggak tegang, Catur Budi Affianto menyibukan diri dengan membuat konsep motor yaitu Yamaha Scorpio Jap's Style agar tampil lebih oke saat dibawa tugas. Maklum, rute Jogja-Semarang lumayan jauh.

“Waktu masih standar kurang menarik, menyenangkan dan memuaskan. Tapi setelah jadi seperti sekarang, hati bawaannya adem dan senang terus,” ucap warga Sleman, Jogja.

Menurut Catur, Scorpio 2010 ini dibawa ke rumah modifikasi STEP Motorcycle Yogyakarta yang digawangi Heri Purnama alias Kebo. Ditawarkan konsep Jap’s Style minimalis murah dan enak dipakai, seperti halnya Modifikasi Yamaha Scorpio Z Jap'S pada halaman lain.

Karena konsepnya minimalis, motor pun tidak dirombak total. Bahkan bisa dibilang 80% masih asli. Hanya saja ada beberapa bagian dicustom ulang.

Adapun 20% yang diubah untuk menjadi Yamaha Scorpio Jap's Style tampak pada tangki, penutup aki kiri-kanan, sepatbor, knalpot dan lampu belakang. Rata-rata diganti pakai plat galvanis di bentuk ulang. Sedang lampu belakang diganti lampu rem Yamaha Byson.

“Yang masih asli itu kaki-kali dan setang. Walau  sasis asli sudah mengalami pemotongan 22 cm di  bagian belakang,” imbuh Kebo.
Untuk lihat kondisi bensin baik itu habis atau kotor, juga sudah dipasang tabung indikator kecil dari botol parfum yang letaknya di samping tangki sebelah kiri. Sip kan!
Biar Yamaha Scorpio Jap's Style lantang seperti jiwanya, dapur pacu sedikit dikorek. Tentu biar enak dipakai jarak jauh. Apalagi trek Jogja-Semarang sangat bervariasi. Ada macet, lengang, menanjak dan menurun.

Mesin kena porting bagian lubang inlet dan exhaust seperti halnya motor-motor klasik lain yaitu Modiikasi Yamaha Scorpio 2004 Klasik dihalaman lain, lalu ganti knalpot aftermarket yang dicustom ulang juga sudah pasang CDI BRT tipe bolt-on alias tinggal colok ke soket aslinya.

“Setelah diporting, ganti knalpot dan pasang CDI aftermarket, ubahan tenaga sangat berpengaruh buat lari motor Yamaha Scorpio Jap's Style ini. Terutama pakai knalpot yang dicustom ulang walau jadi sedikit bising,” jelas Kebo. 

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax 100/80-17
Ban belakang : Battlax 130/70-17
Pelek : Champion 17 ichi
Knalpot : Custom

Yamaha Scorpio Ala KTM EXC

0 komentar



Yamaha Scorpio Ala KTM EXC merupakan sebuah karya dari seorang modifikator yang sudah tidak asing lagi di dunia sepeda motor khususnya tipe penjelajah seperti hasil modifikator lainnya yaitu Modifikasi Yamaha Scorpio Ala Supermoto yang sering dipergunakan untuk tunggangan perhelatan di dalam menjelajahi medang yang sangat extrim.

Hobi pakai motor penjelajah sudah melekat dalam diri Robby Handa. Maklum pemilik bengkel Robby Steam ini hampir setiap bulan ikut gelaran adventure di berbagai kota di Tanah Air. Buat melengkapi besutan, dia menggandalkan Yamaha Scorpio yang sudah berubah wujud menjadi  Yamaha Scorpio Ala KTM EXC yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya menempuh jalan yang sangat terjal sekalipu.

“Sudah punya beberapa motor modifikasi enduro  dari Suzuki TS125 dan CRF223. Penasaran mau punya yang basicnya Yamaha Scorpio seperti halnya Modifikasi Yamaha Scorpio Ala YZF 450 Supermoto dihalaman lain,” jelas pria gabung di komunitas Track (Trail Adventure Jakarta) 

Untuk mengubah tampilan jadi Yamaha Scorpio Ala KTM EXC part yang diaplikasi enggak sedikit. Ini lantaran Robby ingin membuat Scorpio semirip mungkin dengan trail buatan Swedia. “Pokoknya kalau dilihat orang awam enggak nyangka deh kalau ini Scorpio,”  ujar pria buka bengkel di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Biar Yamaha Scorpio menyerupai Ala KTM EXC dibutuhkan satu set kaki-kaki copotan Special Engine (SE). Lengan ayun belakang Robby mengandalkan komponen punya KTM 250 lengkap dengan suspensinya. “Kalau satu set lengan ayun dan sok, pemasangannya enggak terlalu ribet,” jelas Robby dengan logat Betawi kental.

Untungnya upside down juga dari KTM. Alhasil kaki-kaki benar-benar sudah mengandalkan copotan motor satu merek. Bodi, pasang satu set pakai baju KTM EXC Enduro 2008. Makin seperti aslinya, sub frame dari almu. “Karena pakai produk asli, jadi Yamaha Scorpio Ala KTM EXC mirip banget dengan aslinya.”

DATA MODIFIKASI
Bodi            : KTM 2008
Pelek        : TK 21/18
Knalpot      : Custom
Silencer      : Aftermarket

Yamaha Scorpio Ala YZF 450 Supermoto

0 komentar



 Yamaha Scorpio Ala YZF 450 Supermoto merupakan hasil kreasi tangan dingin dari seorang modifikator yang demen banget dengan apa yang dinamakan supermoto. Kalau diajak ngobrol soal supermoto, dr. Rudy Cahyono ini begitu antusias dan semangat banget. Semua hal berbau supermoto hafal di luar kepala. Gak heran jika Rudy ini menjadi admin sekaligus pengelola website yang mengupas tentang supermoto. Yakni http://www.supermotoindonesia.com/.

Untuk melambangkan kecintaannya terhadap supermoto, dia rombak habis Yamaha Scorpio Ala YZF 450 Supermoto, kendaraan sehari-harinya. Konsepnya keukeh meniru model Yamaha YZF-450 Supermoto.

"Selain memang suka dengan tampang YZF-450, juga menyesuaikan basis motor yang saya miliki. Biar konsep modifikasinya sama dengan Modifikasi Yamaha Scorpio Ala Supermoto di halaman lain tidak melenceng dan mereknya sesuai, yakni Yamaha," bilang anggota ABRI berpangkat Kapten Laut ini.

Dominasi pengerjaan memang terjadi di sektor rangka pada Yamaha Scorpio Ala YZF Supermoto. Untuk mendapatkan wheelbase alias jarak sumbu roda seperti pada YZF-450 yang berukuran 147 cm ini, Rudy melakukan perkawinan dua rangka. Yakni, rangka bawaan Scorpio dengan milik YZF-450 orisinal.

"Rangka asli YZF-450 terbitan tahun 2004 ini hasil perburuan saya pada beberapa gerai dan penjual atribut motor SE di Indonesia," tambahnya.

Rudy memperkosa habis-habisan rangka asli dari Yamaha Scorpio Ala YZF 450 Supermoto. Pria berkacamata minus ini hanya menyisakan down tube alias rangka bagian bawah. Kebetulan di bagian ini juga terdapat nomor rangka, sekalian saja biar tidak menyalahi aturan down tube ini dipertahankan. "Selanjutnya down tube digabung rangka YZ. Hasilnya semua ukuran yang diinginkan langsung didapat dari hasil penggabungan dua rangka ini," bebernya.

Dengan demikian sudut rake langsung berubah menjadi 27ยบ. Dan untuk jarak mesin bawah dengan tanah diperoleh angka 30 cm. Setelah dipasang pelek 17 inci dan dibalut ban Continental 120/70-17 untuk depan dan 180/55-17 sektor belakang seat height yang diinginkan yakni 90 cm bisa tercapai.

Rudy banyak mengalami dilema saat pemasangan swing arm pada Yamaha Scorpio Ala YZF Supermoto. Pria tinggal di komplek AL, Kenjeran, Surabaya ini sebenarnya sudah mengaplikasi arm milik YZ-450 SE. Padahal Rudy akan memasang pelek belakang yang memiliki lebar 5 inci. Tentu tidak akan muat jika dipaksakan mengakomodir pelek itu.

Keputusan berani langsung diambil. Arm ini dipaksa agar bisa lebih renggang. "Caranya dengan dipanaskan las. Saat dalam kondisi panas inilah direnggang sedikit demi sedikit hingga memiliki lebar seperti yang diinginkan. Ini merupakan pengerjaan trial and error," bilangnya terus terang.

Pada saat finishing, Rudy juga ikut menambahkan motif pada Yamaha Scorpio Ala YZF 450 Supermoto, yang meniru YZF limited edition dengan corak dan grafis didominasi warna kuning. Alhasil emang mirip, Bro!

Karena bodi sudah berat, performa mesin perlu dinaikkan kapasitasnya seperti Hasil dari Modifikasi Yamaha Scorpio Raja Turing di halaman lain. Tidak tanggung, mesin Scorpio yang berkapasitas 223 cc ini langsung dibore up hingga naik sampai 360 cc. Rudy sudah menjejalkan piston mobil milik Honda Accord Maestro. 

Lalu untuk saluran buang, Yamaha Scorpio Ala YZF 450 Supermoto sudah dibuatkan leher knalpot baru. “Baru kemudian diakhiri silencer KTM 450," bangga Rudy.

DATA MODIFIKASI
 Pelek depan: TK 3,50x17
Pelek belakang: TK 5,00x17
Sok depan: Yamaha YZF 250
Sok belakang: Yamaha YZF 250

Yamaha Scorpio Raja Turing

0 komentar



Yamaha Scorpio  Raja Turing merupakan suatu inovasi dari seorang modifikator yang gemar bepergian dengan berkendara sepeda motor. Tidak terbantahkan lagi, kalau Yamaha Scorpio memang spesial di mata para pecinta turing. Selain kapasitas mesin paling besar di kelasnya sampai saat ini, produk andalan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) ini juga gagah dari segi sasis. Memang cocok untuk penggila jelajah antar kota.

Namun tidak bagi Singgih Wahyu yang tidak lain masih dalam konteks turinger sejati. "Tampilan Yamaha Scorpio Raja Turing harus sedikit diubah. Terutama di kaki-kaki dan bodi. Kesan gagah musti diperjelas," bilang Wahyu yang berkantor di seputaran Jl. Buncit Raya, Jakarta Selatan.

Konsep dan desain pilih keluaran produk asli Italia. Benelli 756 seperti Modifikasi Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi pada halaman lain. Di tangan Wardoyo jantung dari rumah modifikasi Gandul 2Wheel Custom (G2C). Benelli 756 bermesin Scorpio siap digarap.

"Tidak sampai ubah rangka. Karena konsepnya tidak berubah total, hanya beberapa part limbah moge dan custom saja yang diperlukan untuk merubah tampilan Yamaha Scorpio Raja Turing," jelas Wardoyo dari workshopnya di Jl. Gandul Krukut Ambara, Cinere, Depok, Jawa Barat.

Untuk customized lengan ayun, Wardoyo tetap mempertahankan ciri khas sport sejati. "Model swing arm ini tetap dibuat semirip mungkin dengan konsep awalnya. Namun tentunya dengan ukuran yang sesuai dengan sasis Scorpio," tambah modifikator ramah ini.

Bicara bodi Yamaha Scorpio Raja Turing, tentunya layak disebut kekar dan simpel. Bentuk tangki custom itu, bagian atasnya sedikit membumbung tinggi. Sementara sisi samping penuh dengan tekukan-tekukan tajam.

"Kelebihan model tangki ini dapat menampung bensin lebih banyak. Apalagi pemakaiannya untuk harian dan turing. Sangat berguna ketimbang pilih tongkrongan Jap’s style atau supermoto," kata builder yang ganti model potongan rambut nyerempet ke botak. Maksudnya, masih ada rambut dikit.

Kenyamanan saat turing juga ada pada sektor depan. Sok upside down Aprilia RS125 kasih peredaman lebih halus. "As komstir milik Aprilia diubah. Diesuaikan milik Scorpio yang lebih kecil," jelasnya lagi.

Benelli 756 aslinya, tidak menggunakan rangka samping. Atau dikenal dengan sasis beam twin spar. Untuk mengakali rangka samping dari Yamaha Scorpio Raja Turing ini agar tidak kelihatan, oleh Wardoyo dibuatkan semacam airscoop. Seperti lubang angin tepat di samping kiri dan kanan sasis.

"Sebenarnya masih mengikuti konsep Benelli sama seperti konsep Modifikasi Yamaha Scorpio New Fighter di halaman lain. Jadi terlihat pas dan cocok. Apalagi rangka samping Scorpio kecil, tidak se­perti V-ixion atau Byson. Jadi lebih baik ditutup," tukas Wardoyo.
Bentuk airscoop dibuat seperti segitiga terbalik dari bahan pelat galvanis 0,8 mm.

Berikut tambahan footstep boncenger custom dari Yamaha Scorpio  Raja Turing. Tujuannya sama, untuk menutupi rangka samping bagian bawah. Dengan kelir cat warna silver, dirasa makin padu dengan arm yang juga dibungkus kelir serupa.

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Corsa 110/70
Ban belakang: Corsa 130/70
Pelek: RGV
Setang: Baros
Spidometer: KTM 250
Lampu belakang: Variasi

Yamaha Scorpio Z Ala Ninja

1 komentar



Yamaha Scorpio Z Ala Ninja merupakan suatu kreasi yang sangat sederhana, namun sang modifikator harus jeli, karena membutuhkan suatu ketelitian saat waktu pemasangan baju atau fairing. Asri Celebes dari Yamaha Riders Club Sulawesi Selatan kepingin tampilan Yamaha Scorpio jadi berfairing. Namun enggak mau meng­andalkan baju buatan modifikator lokal. Tapi, Asri lebih memilih fairing jadi.

Pilihannya baju Kawasaki Ninja 150RR dipakai untuk Scorpio tunggang­an Asri, maka jadilah sebuah motor baru yaitu Yamaha Scorpio Z Ala Ninja, Pemasangannya dipercayakan ke Andra Modified ,jl.Landak, Makassar.

Ada bedanya fairing buatan pabrik dibanding buatan sendiri,  ,”jelas Asri yang aslinya dari Sengkang, Sulawesi Selatan. Sengkang 200 km dari Makassar, kota Sulawesi Selatan.

Alasan masuk akal Asri kenapa lebih memilih jubah Ninja 150RR dibanding bikin dari O dengan fiber. Kelebihan bisa dilihat langsung. tidak seperti Modifikasi Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi di halaman lain, Pakai fairing Ninja 150RR bikin Scorpio jadi lebih kompak.

Baju alias fairing buatan pabrik yang dipakaikan pada Yamaha scorpio Z Ala Ninja adalah lawan dari buatan rumahan atau home industry. Paling jelas tingkat fleksibelitas. Jubah buatan pabrikan lebih lentur, tapi tahan lama.

Paling sederhana pengujiannya waktu fairing dipasang. Baju buatan pabrik lebih aman saat baut fairing dikencangkan ke braket. Sedikit risiko retak di bagian sisi lubang baut fairing. 

Berbeda kalau baju buatan sendiri. Mengandalkan fiber dan sering dengan dempul yang tebal. Bukan cuma jauh lebih berat, tapi juga waktu baut baju dikencangkan ke braket sisi lubang baut retak. Jadinya fairing bergetar saat motor dibawa rolling thunder.  

Kelebihan yang lain pakai baju buatan pabrik ada tuh. “Pemasangannya pun enggak susah,” ungkap Asri yang sekarang jadi enterprenuer di Makassar. Asli buatan pabrik enggak butuh braket banyak waktu dipakai ke Yamaha Scorpio Z Ala Ninja. Cukup 2 braket baru di depan untuk kedok lampu. Pegangan kedok lampu dipasang di bawah segititiga bawah.

Bagian baju kanan-kiri mengandalkan pegangan asli bawaan Ninja 150RR. Posisi pegangan fairing kanan-kiri diagonal, dari bawah tangki paling depan sampai ke belakang.

pegangan  fairing kanan-kiri dibuatkan lubang pada braket kedok lampu sampai subframe di bawah tangki. “Pengerjaannya juga lebih cepat,” kata Asri yang berumur 25 tahun.

Kelebihan baju asli bawaan pabrik akan terasa waktu dipakai jalan jauh. Sengkang ke Makassar berjarak 200 km. Meskipun motor sudah menjelma menjadi Yamaha Scorpio Ala Ninja enggak ada problem besar waktu digas jarak jauh. Gas teruuuusss!

"Motor tetap stabil. Enggak ada terasa efek yang besar waktu nikung tidak seperti Modifikasi Yamaha Scorpio New Fighter di halaman lalu. Malah, kok jadi lebih stabil ya?" heran Asri yang murah senyum karena baju Ninja 150RR bikin tambah cool tunggangannya.

Stabil atau enggaknya Yamaha Scorpio Z Ala Ninja mungkin saja bukan karena pakai fairing Ninja 150RR. Tapi, ada perubahan yang bisa berdampak ke stabilitas dengan mengubah profil ban. Itu karena ban depan-belakang sudah diganti pakai tapak yang lebih lebar dibanding standar.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Bridgestone BT 120/60-17
Ban belakang : Bridgestone BT 160/70-17
Knalpot  : Yoshimura
Pelek depan : Vrossi 3,5x17
Pelek belakang : Vrossi 4,5x17

Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi

0 komentar


Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi memang suatu kebanggaan yang tak ternilai hargannya, bermula dari kegilaannya terhadap balapan Motor GP khususnya motor pabrikan dari italia yang tidak lain adalah motor Ducati yang kala itu merajai dari seluruh seri balapan Motor Gp tahun 2009 yang lalu.

Jadi ingat motor Casey Stoner pada 2009 lalu. Jelas karena yang punya memang penggila Ducati. Enggak bisa punya GP1, ya tinggal rombak Scorpio miliknya, menjadi sebuah jelmaan yang tak kalah tangguhnya muncullah sebuah motor Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi, Jurus tipu-tipu yang dilakukan sakses menipu banyak orang. Ubahan yang dilakukan seolah ekstrem dan muuaaahal. Taunya, nggak lo.

Saat melihat kaki-kaki misalnya. Tampilan sekarang memang sudah jauh lebih kekar dari standar. Semua pasti mengira kalau itu pakai limbah moge atau produk varias, seperti yang dilakukan pada Modifikasi Yamaha Scorpio New Fighter di halaman lain, ternyata salah alias enggak betul. Semua masih komponen standar.

"Depan masih pakai sok asli. Hanya dikasih kondom menggunakan pipa," kata Adhen Pangestu dari bengkel Adhen Modified (AM) yang punya ide murah meriah dan bikin heboh ini. Selain pengiritan dari segi biaya, trik pembuatan Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi ini juga membuat ukuran tabung sok jadi sesuai dimensi bodi. Tentunya untuk mengejar harmonisasi.

Selain itu karena menggunakan pelek variasi yang tidak terlalu lebar, hanya 3 inci, maka dimensi sok ini jadi lebih pas. Begitu juga untuk sektor kaki belakang. Dengan bodi yang sudah besar seperti ini dipastikan masih menggunakan monosok asli. Apa nggak ambles tuh bro seperti yang sering dihadapi Scorpio umumnya?

Lengan ayun sekarang juga terlihat lebih besar layaknya punya moge. Sekali lagi itu masih pakai bawaan motor. "Custom dengan penambahan pelat besi dan dibentuk seperti aslinya Ducati," kata pria yang buka bengkel di Jl. Buncit Raya No. 57A, Jakarta Selatan ini.

Kelar di urusan kaki, baru deh ayah satu anak ini merancang bodi. "Fokusnya lebih kepada penyesuaian ukuran. Kalau bentuk tinggal jiplak motor Stoner tadi," tambahnya jujur.

Kejeliannya menjiplak memang terbukti, coba deh lihat desain buntut pada Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi ini yang memang copy paste dari motor balap MotoGP musim kompetisi 2009 itu. Daaan, semuanya dibuat dari fiberglass.

Tapi, karena motor ini tetap akan dipakai di jalan raya, peranti seperti head lamp masih tetap dipertahankan. Jadi, ya tidak buta layaknya motor balap di trek.

"Posisi lampu pada Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi ini lah yang rada ngumpet di bagian bodi depan, kalau jalan malam tetap dinyalakan dan masih mumpuni," tambah pria 31 tahun yang tidak atau lupa melengkapi diri dengan spion. Lupa apa lupa ya?

Trik lain yang dipakai Adhen buat mekelabui orang yang melihat ada pada knalpot undertail, seperti  Modifikasi Yamaha Scorpio Ala Ducati pada halaman yang lain, Pas banget dengan desain bodi yang sudah seperti ini. Ssstt... itu gak fungsi. Hiasan doang, cuy!

Lalu, di mana dong saluran buangnya? "Knalpot asli dan fungsi ada di bawah, dekat fairing sebelah kanan," cerita Adhen sambil ngakak. Itu murni custom sendiri dengan menggunakan ujung knalpot mobil, mantap khan! Yamaha Scorpio Ala Desmodicidi nggak mahal ko' biayanya asal ada kemauan pasti berhasil.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 120/70-17
Ban belakang : 180/55-17
Pelek : Okinawa
Setang : Custom

Selasa, 26 Juli 2011

Yamaha Scorpio New Fighter

0 komentar



Yamaha Scorpio New Fighter merupakan karya dari seorang modifikaor yang beraliran khusus memodifikasi motor agar tampilannya kelihatan sebagai tunggangan petarung sejati, garang dan lebih perkasa. Untuk modifikasi pada kali ini sebenarnya memperbarui karya-karya sang modifikaor yang sebelumnya.

Pada tempo hampir 10 tahun sejak kelahiran modifikasi streetfighter (SF) di Indonesia, muncul lagi aliran baru. "Saya namakan Yamaha Scorpio New Fighter. Cirinya masih memakai bodi kecil namun cenderung mengarah ke bentuk motor konsep sedikit tambahan warna berani. Tidak seperti dulu yang gemar memakai warna gelap sangar," buka Harjito, pemilik sekaligus builder dari Moto Custom (MC), Banjarnegara, Jawa Tengah.

Nampak dari visual, garapan builder yang gaul disapa HJM alias Harjito Metal ini juga cenderung masih aplikasi desain double sitter. Euts, salah! Ternyata hanya aksen bodi yang dobel, rider tetap singel.

Kembali ke konsep yang dimaksud builder pengantin baru ini, Yamaha Scorpio New Fighter adalah desain bodi depan yang padat. Gak cuma bagian tangki, namun sampai ajrutan depan juga. Ini yang menjadi ciri New Techno menurut HJM.

Bentuk sok depan yang macam motor konsep ini mencirikan layaknya motor pembalap masa depan seperti Modifikasi Yamaha Scorpio Ala Ducati. Desain padat menjadi satu kesatuan, termasuk setang yang sudah dibungkus bukan makan di tempat.

Lha, salah! Maksudnya, sudah tidak terlihat lagi bagian dalam batang kemudi itu. Ringkas dan berkesan clean yang memang ciri motor masa depan tidak seperti Modifikasi Yamaha Scorpio 2004 Klasik yang cenderung batang kemudi kelihatan. Untuk aplikasi ini semua, HJM lumayan cerdik. Sebab hanya tampilan semata, secara fungsi belum mengaplikasi perangkat modern.

Buat lampu depan Yamaha Scorpio New Fighter , HJM ambil dari punya Honda Karisma. Kesan simpel merupakan langkah untuk memberi kesan clean pada bagian depan. Sekaligus menonjolkan cover sok yang besar tadi.

Makanya lampu sinyal belok atau sein sengaja dibuat nempel pada shroud tangki. Selain lebar dan sesuai bentuk dengan tangki, multifungsi juga sebagai tempat dudukan sein. Cerdas!

Bodi juga tetap terkesan simpel dan kecil. "Sebab memang ingin  Yamaha Scorpio New Fighter terlihat seperti anjing bulldog, padat di depan dan ringkas di belakang," argumen pria enerjik ini.

Finishing pada bodi, pilih airscoop simpel dan pipih. Bentuk lancip dan sederhana menonjolkan dimensi mesin standar yang besar. Pastinya lagi bentuk ini benar-benar konsep baru dalam ranah SF

HJM pilih kesan resik pada Yamaha Scorpio New Fighter dengan pilihan peranti kena sentuhan krom. Jarang dilakukan modifikator lain. Blok mesin kanan-kiri dan panel mesin bagian atas resik dengan cairan krom. Gak cuma itu, segelondong mesin juga kena labur merah agar detail yang ada jelas terlihat.

Nuansa kinclong nampak juga pada sentuhan krom yang pastinya bikin kinclong. Sayang HJM kurang memperhitungkan nilai resik secara total. Header knalpot dari leher hingga bagian tengah, kok gak ikutan dikrom. Padahal kalau bagian ini ikut dibuat resik tampilannya, patinya akan punya nilai lebih.

"Sengaja pilih model besar dengan dua bolongan di muffler. Selain model dari Yamaha Scorpio New Fighter modern juga gagah, dimensi motor pas secara estetika," kata Harjito coba menerangkan bentuk knalpot karyanya.

DATA MODIFIKASI
 Ban depan : Swallow 90/80-17
Ban belakang : Swallow 160/60-17
Pelek : Power
Lampu depan : Karisma
Lampu belakang : Revo

Yamaha Scorpio Ala Ducati

1 komentar


Yamaha Scorpio Ala Ducati merupakan hasil karya dari seorang modifikator yang terinspirasi oleh dahsyatnya motor di ajang balapan motor GP, Pasti kaget baca judul di atas. Sejak kapan Yamaha mengeluarkan Scorpio versi 1098R? Itu kan motor gedenya Ducati? Di Pontianak lah lahirnya motor tipe baru ini. Jangan panik karena ini hasil modifikasi.

Adalah Agus Salim dari bengkel Evolution Motor Sport (EMS) Pontianak yang punya kerjaan. "Kebetulan punya limbah Ducati 1098R 2010 dari Amerika, karena barang yang sangat ekslusif makanya dipakai sendiri saja di Scorpio ini," kata Agus yang terkenal sebagai pedege limbah di Kota Khatulistiwa.

Untuk memasang kaki-kaki tidak lah susah. Karena seluruh rangka dibuat ulang sehingga bisa langsung disesuaikan pro arm yang gagah ini. "Kalau masih rangka asli baru sibuk ngepasin buat pegangan arm, seperti Modifikasi Yamaha Scorpio Jap's yang kebanyakan asli " kata pria berpostur tinggi ini.

Tidak tanggung, bentuk rangka sengaja mencari model Ducati di internet. "Khusunya untuk subframe belakang supaya panjang dan dimensi sama dengan aslinya. Sehingga pas dengan panjang arm tunggal ini," lanjutnya. Memang dengan begitu dimensi Yamaha Scorpio Ala Ducati  menjadi sama dengan 1098R sesungguhnya.

Rupanya, untuk bodi memang copy paste dari bodi Ducati asli. Enggak ada yang dikurangi sama sekali. "Sebab kaki Ducati, masak bodinya moge merek lain," kekehnya. Supaya benar-benar berkesan balap, model yang ditiru memang versi balap, bukan jalan raya.

Tentu jadi ada pemakluman. "Konsekuensinya motor Yamaha Scorpio Ala Ducati jadi enggak ada head lamp dan stop lamp," kata pebengkel yang buka rmarkas di Jl. Adisucipto No. A-1, Kubu Raya, Pontianak ini.

Kembali ditegaskan kalau pekerjaan ini menjadi lebih gampang karena rangka sudah baru semua sesuai standar Ducati.
Ada hal lain yang cara pemasangannya mengikuti 1098R sebenarnya, yaitu steering dumper. "Pakai punya Hayabusa 1300. Aplikasi itu kalau menurut asalnya dipasang pada bagian segitiga bawah upside down.

Tapi pada motor Ducati yang asli steering damper itu sebetulnya berada di atas segitiga atas. Berdasarkan pertimbangan untuk benar-benar mengacu pada konsep Ducati 1098 R, kemudian pasang ke atas dengan cara memodifikasi pegangan steering damper pada setang dan rangka bagian atas," ceritanya meyakinkan.

Karena ingin meniru tunggangan Troy Bayliss di arena balap Worl Superbike alias WSB, Agus juga melengkapi Yamaha Scorpio Ala Ducati ini dengan kamera di bagian belakang. Itu merupakan peranti wajib di arena balap kelas dunia seperti WSB.

Tapi, sepertinya Agus enggak beli kamera jadi, sebab ini adalah hasil kreasi sendiri. Mari kita cermati. "Bodi kamera dibuat dari plastik dan itu bikinan sendiri, tidak seperti Modifikasi Yamaha Scorpio 2004 Klasik yang tidak membutuhkan bahan-bahan seperti itu, Sedangkan kaca copotan dari optik DVD," ungkap Agus. Jadi, bisa dan boleh aja dibilang kalau itu adalah kamera jadi-jadian, bukan aslinya.

Selain itu supaya semakin mirip dengan besutan Troy Bayliss, cat yang identik dengan diri serta nama Bayliss juga ikut ditulis pada bagian bodi Yamaha Scorpio Ala Ducati ini. "Semuanya itu airbrush lho, bukan stiker," beber pria yang aktif di komunitas Ninja ini.

DATA MODIFIKASI
 Ban depan : Metzeler Slick 120/60-17
Ban belakang : Metzeler Slick 190/55-17
Pelek depan : Ducati 1098 R 3,5 x 17 inci
Pelek belakang : Ducati 1098 R 6 x 17 inci
Swing Arm : Pro Arm Ducati 1098 R 2010
Karburator : Keihin PWK 38 Sudco ex KTM 400 SX
Footstep : Honda VFR-800
Disk Brake Depan : Ducati 1098 R
Disk Brake Belakang : Ducati 1098 R
Monosok : Ducati 1098 R
Knalpot : Ixil Extreme GP Racing

Yamaha Scorpio 2004 Klasik

0 komentar



 
Yamaha Scorpio 2004 Klasik merupakan hasil dari modifikator yang ber imajinasi tinggi tentang kegemaran atau kesukaan dengan motor-motor yang bernuansa nostalgia, Konsep modifikasi pada Scorpio ini mengarah ke tampilan klasik. Meski begitu, tetap harus ada jurus yang bisa membuat orang melirik atau kalau bisa melotot begitu lihat garapan Sinto Puji dari bengkel MD Motor (MDM) yang mengerjakan seluruh ubahan Scorpio kelahiran 2004 ini.

Jurus satu warna dipilih Sinto sang modifikator. Hitam gelap, cuy! Sementara ubahan utama ada pada bentuk desain tangki bensin. seperti pada Modifikasi Yamaha Scorpio Z Jap's, "Sebab bentuk tangki menjadi acuan utama dalam ubahan motor kategori sport seperti Scorpio ini," tunjuk Sinto penuh semangat.

Tangki baru mengandalkan bahan pelat dibuat sendiri. Intip desainnya, sepertinya sedikit terinspirasii Honda CB 225 tahun tua. "Karena tangki seperti itu biar Yamaha Scorpio 2004 Klasik benar-benar terlihat tambah klasik, rangka belakang harus ikut dipotong juga," katanya. Lho kok gitu?

"Sebab bentuk motor biar pendek, sedangkan rangka asli kepanjangan, maka ada yang dibuang di bagian belakang sepanjang 10 cm," kata pria 45 tahun ini. Bentuk yang pendek itu, semakin mendekati konsep CB lawas tadi.

Konsep kendaraan perang sempat juga hinggap di otak sang builder. "Artinya motor yang kokoh dengan tampilan sangar," ulas Sinto menceritakan khayalannya. Karena itu  Yamaha Scorpio 2004 Klasik harus dibuat kokoh dan terlihat kekar. Pilihannya adalah membuatkan semacam cover mesin di bagian bawah.

"Bagian itu menggunakan fiber dan bentuknya dibuat sepertipelindung yang kuat," tambahnya lagi. Tapi, sempat timbul pertanyaan apakah si cover Yamaha Scorpio 2004 Klasik ini bisa membuat mesin kepanasan karena menghalangi angin yang harusnya berfungsi mendinginkan mesin.jangan khawatir, bos! "Kalau masalah itu tentu dan pasti sudah dipikirkan. Makanya, pelindung itu kita lubangi sehingga angin tetap bisa menerpa mesin," beber ayah tiga anak ini.

Supaya kuat, engine cover ini diikat ke rangka menggunakan baut 10. "Bentuk Yamaha Scorpio 2004 Klasik didesain semenarik mungkin sehingga juga menyatu seolah menjadi pelindung leher knalpot," katanya panjang x lebar.

Di soal pemasangan variasi, bisa dikatakan sangat minim, seperti Modifikasi Yamaha Scorpio Ala BM, "Sebab kita membayangkan kendaraan perkasa siap perang sehingga enggak perlu heboh dengan aneka variasi yang menghiasi bodi," kata pemilik bengkel di Jl. H. Mencong Gg. H. Jum, No. 38, Ciledug, Tangerang ini.

Terakhir untuk urusan warna pada Yamaha Scorpio 2004 Klasik. Tidak ada pilihan lagi, sudah pasti hitam gelap di semua bagian. "Bukan cuma bodi, bahkan arm sampai mesin dicat hitam juga. Konsepnya satu warna, ya biar galak," tegas modifikator yang juga punya usaha
furniture ini.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 110/70-16
Ban belakang : Swallow 120/80-17
Pelek : TK
Tangki : Custom
Setang : Tiger
Head lamp : Variasi

Yamaha Scorpio Z Jap"s

1 komentar



Yamaha Scorpio Z Jap's merupakan hasil modifikasi dari seorang modifikator handal yang menyukai atau hobi banget dengan motor-motor klasik beraliran Jap's Style. Bagi Ilham Ramadhan, menggarap motor beraliran Jap’s style sudah jadi makanan sehari-hari. Maka untuk mengubah tampang Scorpio-Z bergaya seperti itu, bukan sesuatu yang sulit dilakukan. Karena sebelumnya sudah ada empat Scorpio Z dirombak satu aliran.

Ilham selaku punggawa rumah modifkasi U-Colour Depok, memang sangat tertarik aliran motor lawas bernuansa retro, khususnya Jap’s style. Banyak modifikasi lahir dari tangannya, berbeda dengan Modifikasi Yamaha Scorpio Ala BM cenderung mengusung model baru, walau bisa dibilang karir merombak tunggangan roda dua belum terlalu lama dirintis.

“Untungnya dulu punya basic merombak mobil. Jadi, tidak terlalu sulit untuk menciptakan Yamaha Scorpio Z Jap's. Terlebih lagi, dia juga suka motor aliran ini,” ujar Ilham yang sebelumnya penggila off-road roda empat.

Lanjut ke Scorpio. Untuk proses pengerjaan, memang ada sedikit perbedaan signifikan meski lebih ke arah pewarnaan. Kalau sebelumnya lebih kalem yaitu biru dan putih, kliennya kini banyak yang minta dibikin sedikit ngejreng.

Setelah rampung mengurus bodi dan rangka yang dibuat dengan konsep nasty bobber, ia pun segera melampiaskan warna pesanan yaitu candytone Dupont orange. Bukan hanya sampai di rangka dan bodi, tangki pun turut kena sentuhan warna rada ngejreng itu.

Memang tampang Yamaha Scorpio Z Jap's ini terlihat lebih mentereng, namun tetap kalem dan dinamis dengan adanya sentuhan warna hitam pada boks kiri-kanan. Begitu juga dengan kelir di pelek model terbalik, alias pelek diameter besar di depan dan pelek ring kecil di belakang yang merupakan ciri khas aliran Nasty.

Lalu ban depan Swallow 120/80-18 dan ban belakang gambot merek Michellin ukuran 150/70-17. Sedikit dipermanis pakai sentuhan lampu stop variasi bernuansa klasik di atas sepatbor belakang yang pilih model minimlis.

“Semuanya memang mengikuti konsep awal. Jadi, memang enggak ngebuang abis dari model aslinya. Tapi, juga nggak terlalu ekstrem karena memang dibuat spesial untuk harian. Selain itu tampang Scorpio-Z pun masih tetap tampak seperti aslinya,” yakin Ilham dari markasanya di Jl. Maharaja, Blok J2, No. 12, Depok. 

Ada yang beda bila kita melihat Yamaha Scorpio Z Jap's ini dibanding dengan tampang asli Yamaha Scorpio-Z. Coba perhatikan sisi di bagian buritan terutama di kaki-kak. Di bagian itu terjadi ubahan drastis yang dilakukan Ilham demi mengejar cita rasa motor klasik.

“Saya menyulap komponen peredam kejut model monosok yang memang bawaan pabrik, menjadi dobel sok, berbeda sekali dengan Modifikasi Yamaha New Scorpio Sport Berfairing model-model sekarang. Heran kan kenapa? Tujuan adalah selain mengikuti konsep asli modifikasinya, juga dibikin lebih jadi lebih nyaman,” pasti Ilham.

Makanya, lengan ayun limbah model batang bulat dari copotan motor sport, dipercayakan untuk membatu membuat stabil redaman kejut belakang Yamaha Scorpio Z Jap's yang mengusung double sok YSS. Namun memaksa dudukan as lengan ayun dimodifikasi, begitu juga batang pemegang dobel sok belakang di rangka.

DATA MODIFIKASI
 Pelek depan : TK 300x18
Pelek belakang : Cham 3,50x17
Tangki : Custom
Knalpot : Supertrapp

Minggu, 24 Juli 2011

Yamaha Scorpio Ala BM

0 komentar


Yamaha Scorpio Ala BM ini merupakan kreasi terbaru dari seorang modifikator baru juga, namun soal hasil karyanya begitu sangat memukau, Bicara modifikasi di Yamaha Scorpio Z memang tampilan naked paling banyak diaplikasi. Pemain baru dari Sanggau, Kalimantan Barat ini coba kasih bentuk baru yang katanya diadopsi dari Benelli. Motor terlihat lebih pendek tapi kokoh dari bawah sampai atas.

Masalah panjang motor memang menjadi fokus utama Ervin Lay, pemilik sekaligus modifikator motor ini. "Karena itu rangka belakang harus dibuang sampai 8 cm dan ujungnya ditekuk naik ke atas. Hal itu supaya kesan sporty dan pendek yang diutamakan bisa didapat," kata Ervin.

Sementara itu untuk rangka depan Yamaha Scorpio Ala BM tidak terlalu banyak diutak-atik. Meskipun menjejalkan pelek depan yang lebarnya mencapai 3 inci dan harus mengubah segitiga depan, tapi memang hanya itu ubahan yang diperlukan.

"Ganti segitiga depan dengan yang lebih lebar dan pelek bisa masuk dengan aman," ujar ayah satu anak ini. Memang urusan pelek dia sengaja pilih yang memiliki tapak lebar biar Yamaha Scorpio Ala BM terlihat tambah perkasa.

Sektor ini diisi dengan sejumlah komponen limbah moge juga yang terjadi pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformers. Misalnya saja pelek bermerek Grimeca yang merupakan copotan dari Aprilia RS125. Sedangkan lengan ayun dan upside down diambil dari Suzuki GSX400.
"Di sini belum terlalu banyak yang bisa custom kaki-kaki supaya Yamaha Scorpio Ala BM terlihat besar, maka biar aman pakai limbah saja," cerita pemilik Multi Variasi Motor (MVM) di Jl. Merdeka, Bodok, Sanggau ini.

Toh meski begitu tetap ada sedikit kreasi yang dibuatnya sehingga limbah tadi jadi berbeda. Coba lihat bentuk arm itu. Pasti banyak yang heran, kok punya GSX400 seperti itu. Sepertinya memang ada bagian yang sudah ditambahkan pada Yamaha Scorpio Ala BM oleh Ervin.

"Arm GSX kan rata doang, dan saya enggak suka tampilan begitu. Karena itu ditambahkan lagi bagian atasnya jadi terlihat seperti punya R6 seperti yang terlihat pada tampilan Modifikasi Yamaha V-Ixion Streetfighter," beber pria 28 tahun ini yang pakai fiber sebagai bahan untuk tambahan itu.

Karena serba limbah, tarikan motor Yamaha Scorpio Ala BM terasa berat. Menurut Ervin mesin masih standar hanya karbu sudah pakai PWK Sudco 30 supaya tarikan enak.

Yamaha New Scorpio Sport Berfairing

0 komentar



Yamaha New Scorpio Sport Berfairing merupakan tampilan motor yang aslinya samasekali tidak terlihat, justru kali ini sang modifikator benar-benar ingin memperlihatkan kehebatannya untuk merubah total garapannya agar terlihat semua bodi maupun onderdilnya berasal dari markas bengkelnya.

Dari generasi awal sampai terbaru yang pakai nama New Scorpio Z, ini lebih berkonsep sebagai motor penjelajah. Urusan modifikasi paling pas untuk Yamaha New Scorpio Sport Berfairing tentunya dengan aliran streetfighter atau naked bike.

Sekarang, dengan sedikit memaksa, si kalajengking ini jadi motor sport berfairing. Syukurlah dengan pilihan design dan finishing pas, tampilan akhir membuat motor ini bisa kabur atau lari dari konsep awal pabrikan. 

Tapi, tentu saja tidak mudah mewujudkan itu. "Bentuk bodi New Scorpio Z yang agak kotak-kotak menjadi tidak pas kalau dijadikan sport berfairing seperti yang terlihat pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Streetfighter, " tegas Yustinus Erwan Santoso dari Insan Motor (IM) yang melakukan proses alih rupa ini. Karena itu fokus utama pengerjaan adalah pada pembuatan bodi baru.

Seluruhnya pakai fiberglass. "Rangka tidak ada pemotongan. Hanya membuang beberapa braket di bagian belakang yang mengganggu. Misalnya braket bodi dan behel belakang pada Yamaha New Scorpio Sport Berfairing." tambahnya. 

Pekerjaan lebih berat terjadi pada wilayah depan, khususnya pada desain tangki. "Tangki standar sangat enggak cocok buat bergaya fairing, karena itu harus putar otak mengakalinya," lanjut modifikator asal Malang, Jawa Timur.

Tangki bawaan motor yang besar dengan desain kaku sangatlah tidak menarik. "Tapi, untuk menggunakan tangki limbah juga banyak risiko. Sebab tetap harus menyesuaikan desain bodi. Tangki limbah tidak berarti otomatis cocok," cuap pria berkacamata ini panjang-lebar.

Alhasil timbul ide untuk tetap menggunakan tangki asli .Yamaha New Scorpio Sport Berfairing "Istilahnya desain ulang pakai konsep baru lewat cara membuat kondom tapi dibuat mati atau dipatenkan," beber Iyus bersemangat.

Model kondom memang terlihat sangat harmonis dengan fairing. Banyak lekukan yang seolah membuat motor jadfi lebih berotot. Ya, layaknya bodi seorang binaragawan, gitcu!

"Dengan bodi seperti ini, banyak yang keliru dan tidak menyangka kalau ini adalah Scorpio. Impian saya mengubah motor penjelajah menjadi sebuah sport berfairing terwujud sudah," senang builder penggemar futsal ini.

Sebenarnya untuk bentuk bodi baru ini, Iyus pasti mengacu pada bentuk moge keluaran pabrikan. "Tapi, saya gabungkan antara CBR600 dan Yamaha R6," katanya.

Untuk wilayah depan, ciri CBR lah yang menonjol. Itu terlihat dari bentuk fairing dan pilihan head lamp. "Bentuk lampu ini kesannya abadi ,Yamaha New Scorpio Sport Berfairing enggak bakal ketinggalan model," promosinya.

Sementara untuk urusan buntut, tampilan ala Yamaha R6 lah yang dipilih. "Bentuknya tidak terlalu aneh untuk orang kita, selain itu konsep sportynya juga kuat, seperti terlihat pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformers," bebernya tentang motor milik Herul Sakuragi, seorang dosen muda ini.

Bukan hanya itu, Yamaha New Scorpio Sport Berfairing stop lamp juga punya R6. Lampu variasi seperti ini banyak dijual di Singapura."Tapi, bukan yang versi orisinal, ini lampu variasi yang secara bentuk memang lebih keren," tandas Iyus. 
 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 110/70-17
Ban belakang: Swallow 150/70-17
Pelek: Chemco
Knalpot: R9
Footstep: NUI
Hugger: Byson

Yamaha Scorpio Ala Reptil

0 komentar




Yamaha Scorpio Ala Reptil merupakan motor hasil imajinasi dari sang modifikator yang bikin motor biar terlihat lebih garang dan menakutkan, namun kali ini tidak begitu,meskipun bergaya reptil yang cenderung garang akan dibuat tidak menakutkan yang di hilangkannya dari kostumnya.

Spesies binatang reptil memang tergolong unik. Sifatnya diam, susah ditebak perawakannya. Entah jinak atau liar. Persis seperti tunggangan milik Dewa Aditya Prana yaitu Yamaha Scorpio Ala Reptil yang warga Kukusan, Depok, Jawa Barat. Memiliki bodi besar, namun bertampang kalem. Agak susah diprediksi.

Mengusung tema streetfighter, Scorpio ini didukung part yang juga besar. Bisa dengan limbah moge atau customized seperti yang terjadi pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Streetfighter. Bicara besar sudah tentu kompak nih. Itu karena motor ini juga ditangani builder yang juga berbadan besar. Tentu sudah punya nama besar pula.

"Untuk sok depan Yamaha Scorpio Ala Reptil pakai punya Aprilia RS 125. Dengan tipe upside down. Selain tampilan pas, juga nyaman ketimbang sok standar," kata Wardoyo dari Gandul 2Wheel Custom (G2C) di Jl. Gandul Krukut Ambara, Cinere, Depok.

Kalau biasanya Wardoyo senang menanggalkan sasis asli untuk motor-motor garapannya, ini kali sasis asli pabrik tetap dipertahankan. "Malah tidak dipotong sama sekali. Hanya ditutup dengan pelat galvanis 0,8 mm.

Modelnya Yamaha Scorpio Ala Reptil masih sesuai tematis streetfighter. Tapi, lebih lebar karena harus mengimbangi desain tangki yang juga sudah besar," lanjut builder ramah ini. Kondom sasis gaya deltabox ini memang membuat bagian tengah tampil lebih gahar.

Lengan ayun pada Yamaha Scorpio Ala Reptil kena rombak juga. Pas-tinya kena sedikit ubahan. Bagian tengah lengan ayun standar dipotong. Dengan tujuan untuk melebarkan lengan ayun. Supaya masuk ban ukuran yang lebih besar.

Begitu juga bentuknya yang tidak luput dari perhatian sang modifikator. Se- perti yang terlihat pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformer  penambahan ornamen mirip tanduk di bagian atas lengan ayun. Berikut sepatbor yang jadi satu dengan lengan ayun custom. Desain seperti ini memang sudah umum diterapkan pada moge.

Tameng lampu depan sangat tidak diduga tampilannya. "Lampu pakai punya Yamaha Jupiter-Z. Tapi, ya harus dicustom ulang. Sementara batoknya bikin sendiri dari pelat galvanis. Tujuannya supaya lebih beda dari biasanya karena tidak single lamp. Dengan begitu, Yamaha Scorpio Ala Reptil jadi unik dan juga sedikit kalem," yakin Wardoyo

Yamaha Scorpio Motor Pantai

0 komentar



Yamaha Scorpio Motor Pantai merupakan tampilan maupun kegunaannya berada di pinggir pantai, ini memang hasil kreasi jempolan yang di modifikasi oleh seorang seniman modifikator dari kota Bali, yang ingin menjadikannya motor cipaannya menjadi tunggangan penyelama pantai.

Pantai sudah pasti menjadi bagian yang identik jika kita membicarakan Bali. Segala hal yang berhubungan dengan air dan pasir memang obyek alam yang bisa dibanggakan di pulau dewata. Bahkan karena dekatnya keseharian masyarakat dengan pantai, mau ngemodif motor pun dipilih Yamaha Scorpio Motor Pantai yang enak dipakai di pasir.  

"Saat awal ngerombak Scorpio ini, memang maunya motor yang pas dipakai di pantai, akhirnya dipilih konsep Yamaha TW 225, tapi semua ini full custom seperti yang di lakukan pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformer di halaman lain. Bukan semata memindahkan barang TW ke Scorpio," kata Taufik dari bengkel KCSM, Bali yang ngemodifnya.

Di bagian subframe, Taufik membuat ulang. "Aslinya kan agak nungging, sekarang Yamaha Scorpio Motor Pantai dibuat jadi lebih rata," kata pria berkulit putih ini.

Menurutnya bagian tangki Scorpio ini memang harus banyak dirombak jika ingin tampil seperti ini. Bagian belakang selain dibikin agak rata, juga modelnya meniru desain Suzuki TS.

Lengan ayun Yamaha Scorpio Motor Pantai juga dibuat ulang. "Pakai pelat model kotak, itu murni desain KCSM," kata pria yang ngebengkel di Jl. WR Supratman No. 67, Denpasar, Bali ini.

Meskipun dibuat ulang, tapi secara ukuran jarak sumbu roda tidak mengalami perubahan. "Jarak segitu masih aman meski sudah pakai ban ekstra lebar di belakang," lanjutnya.

Untuk roda belakang, Taufik mengcustomnya dari pelek mobil. Seperti yang lazim digunakan komunitas skubek. "Lebar telapak sampai 5 inci," ceritanya. Sedangkan diameternya menggunakan yang 14 inci, sama dengan skubek.

"Sempat kesulitan saat mencari ban Yamaha Scorpio Motor Pantai, selain ukuran yang kurang umum, juga ingin pattern yang sesuai," lanjut pria asal Pontianak merantau ke Bali ini.

Untuk roda menggunakan pelek dengan diameter 18 inci. "Pelekn pakai yang variasi saja tapi pilih yang agak lebar. Menggunakan yang 3 inci," lanjut pria yang juga menjual aneka produk trail dan supermoto ini.  

Ciri lain yang ingin diambil dari TW adalah bentuk tangkinya. "Sebenarnya limbah tangki TW lumayan banyak, tapi dibuat sendiri menggunakan pelat galvanis seperti yang dilakukan pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Streetfighter dihalaman lain dengan ketebalan 1 mm," tambah Taufik.

Dengan membuat sendiri Yamaha Scorpio Motor Pantai, otomatis ukuran yang diinginkan bisa lebih menyesuaikan. Hanya bentuk yang mirip TW sementara dimensi beda.

Yamaha Scorpio Ala Supermoto

0 komentar



Yamaha Scorpio Ala Supermoto merupakan merupakan hasil karya dari seorang modifikator yang sudah kenyang dengan banyak pengalaman merubah gaya maupun tampilan motor, dari yang bergaya sport maupun yang bergaya extrail seperti yang dilakukannya saat ini.

Sebuah Yamaha Scorpio yang diubah dengan konsep Supermoto pastilah bukan sesuatu yang baru dan aneh lagi. Terlebih sudah begitu banyak yang memilih kalajengking Yamaha ini sebagai bahan untuk motor seperti ini. Karenasudah jamak, sang modifikator sekarang coba membuat beda. Bukan mengikuti lazimnya.  

Hal paling sering dilakukan menempelkan bodi SE atau supermoto dari luar, misal KTM. "Tapi, kami nggak mau seperti itu, sengaja dibuat pakai bodi berbeda," lantang Topo Goedhel Atmodjo dari Tauco Custom (TC) yang kali ini menggarap Yamaha Scorpio Ala Supermoto motor kepunyaan Bima Darmanto ini.

Tapi, Topo dengan jujur menjelaskan bahwa secara garis besar pastilah masih mengikuti desain motor pabrikan. "Terinspirasi Yamaha Tenere," jujurnya.

Yamaha Scorpio Ala Supermoto secara bentuk, Topo memang memberikan tampilan besar di beberapa bagian. Alasan fungsi katanya lebih diutamakan. Misalnya saja desain tangki yang lebih besar dibandingkan Special Engine atau SE umumnya.

"Tangki ini melebihi ukuran biasa SE karena supaya aman saat jalan jauh. Kapasitasnya sekarang muat sampai 12 liter bensin," kata ayah 1 anak ini.

Begitu juga dalam pemilihan lampu depan. Diambil dari Honda New MegaPro seperti yang dilakukan pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Streetfighter pada halaman lain. Jika umumnya orang memilih menggunakan lampu KLX 150 yang imut, juragan TC ini  malah pakai ekstra besar seperti ini.

"Sekali lagi pertimbangan yang pertama dan utama adalah fungsi, jadi dengan alasan itulah motor ini dibuat. Harmonisasi bisa disesuaikan belakangan," cerita pemilik bengkel di Jl. Kebagusan Raya, Jakarta Selatan.

Lantas untuk urusan bodi Yamaha Scorpio Ala Supermoto semuanya dibuat ulang. "Tidak hanya membuat bodi baru, tapi sub frame juga ikut dirombak dan disesuaikan," ungkap Topo.

Bodi menggunakan pelat yang kebanyakan dipergunakan sang modifikator untuk menggantinya seperti halnya yang dilakukan pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformer pada halaman lain. Posisi jok diperhatikan buat si rider dan boncenger. "Karena jangan sampai jadi egois, hanya memikirkan posisi duduk si joki," cuap modifikator cepak.

Meski terkesan motor 'gahar' tapi bagi Topo beberapa detail tetap perlu diperhatikan. Jangan sampai meninggalkan beberapa aturan yang hukumnya wajib. Misal penggunaan stop lamp dari Minerva. "Selain fungsi, desain melebar cocok dengan bentuk buritan yang dibuat," tambah Topo berapi-api.
Biar lebih sip, kelir bodi Yamaha Scorpio Ala Supermoto yang digunakan merah dan oranye. "Supaya gak perlu ganti STNK," tutupnya.
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax 110/70-17
Ban belakang : Battlax 150/60-17
Pelek depan : Custom 2,5x17 inci
Pelek belakang: Custom 5,5x17 inci
Sok depan : YZ85
Knalpot : Kwangen

Yamaha Scorpio Streetfighter WJS

0 komentar



Yamaha Scorpio Streetfighter WJS adalah rangkaian yang di Modifikasi khusus ampilannya untuk ajang kontes, Secara konstruksi, Yamaha Scorpio memiliki beberapa keunggulan agar sesuai dengan keinginan konsumen yang suka dengan konsep power responsif. Contohnya mesin 225 cc torsi kuat dan handling baik dengan rangka berwheelbase pendek.

"Cuma sayangnya bodi masih biasa aja. Kurang bagus untuk nampang. Makanya saya ubah menjadi Yamaha Scorpio Streetfighter WJS agar siap mematuk. Kan Scorpio berarti kalajengking yang punya buntut bisa mematuk lawan. Maksudnya untuk mematuk lawan di ajang contezt modifikasi," buka Suripto dari Ripto's Custom Bike (RCB), Purwokerto.

Ubahan bodi jadi super penting. Motor milik Bowo yang bekerja di Pertamina, Cilacap, ini dibuat dan disiapkan untuk beradu di ajang contezt. Modifikator beken disapa Ripto ini merangkai pola bodi dengan konsep Yamaha Scorpio Streetfighter ala West Jateng Style alias WJS.

Makanya, modifikator kucil alias kurus kecil ini potong habis sasis belakang seperti yang terjadi pada Modifikasi Yamaha V-Ixion Streetfighter di halaman lain. Maksudnya, dipotong dari pangkal dudukan sasis di belakang as lengan ayun. Sebab Ripto membuat konstruksi baru agar buntut lebih pendek dan simpel.

Sasis bagian atas center back bone juga dipangkas. Gantinya, "Memakai pipa 22,5 mm sebagai rangka baru. Fungsinya cuma sebagai dudukan jok depan. Sementara dudukan bawah sengaja digeser rada naik agar tidak terlihat menumpuk antara bodi dan swing arm. Memiliki jarak namun Yamaha Scorpio Streetfighter WJS akan tetap terlihat dinamis.

Makanya rangka dengan konstruksi baru lebih simpel. Dudukan ujung bodi belakang cuma pakai braket kecil. Olahan bodinya, Ripto mengacu pada aplikasi konsep Bulldog. Berbuntut kecil dengan badan bagian depan besar. Bagian awal olahan bodi fokus pada dimensi tangki.

Untuk urusan bentuk tangki, Ripto hanya mengukur dimensi tempat duduk, dibuat dengan tinggi sekitar 70 cm dari atas tanah. Itu sesuai postur tubuh Bowo yang sedang-sedang saja.

Terlihat besar memang, namun jika ditengok dari atas baru ketahuan kalau dimensi tangki sebenarnya memang kecil. "Sengaja dibuat pipih pada bagian belakang, agar enak dikempit jika dipakai riding. Terlihat besar sebab saya bikin sayap tangki lebar dengan desain menyatu tangki. Namun itu semua knock down, bisa dicopot kok," sebut modifikator yang gak pernah sepi order ini.

Finishing, keseluruhan bodi Yamaha Scorpio Streetfighter WJS dikelir candy tone hitam, hijau dan oranye glitter agar memukau juri contezt. Pada bagian ini penggarapan diserahkan ke Upenk dari Jl. Sulawesi No. 16, Cilacap.

Olahan bodi besar tentunya disesuaikan aplikasi roda besar. Untuk bagian ini Ripto comot satu set kaki-kaki dari Suzuki Hayabusa. Lengkap mulai pelek, sokbreker dan peranti pengereman. Minim kendala ditemui, sebab bagian depan cuma ada beberapa penyesuaian saja.

Contohnya dudukan komstir yang perlu diatur ulang. "Juga sok belakang bawaan Hayabusa gak bisa dipasang. Sebab terlalu panjang. Jalan keluarnya pakai sok Scorpio asli. Cuma konstruksi unitrack masih dipakai, sehingga rebound tetap nyaman," yakin Ripto yang mengubah dudukan atas sok belakang dengan pelat 5 mm ini.

Delta box juga serius digarap seperti yang dilakukan pada penggarapan Modifikasi Yamaha V-Ixion Transformer dihalaman lainnya. Bukan sebagai ornamen pelengkap semata. Desain juga sudah disesuaikan dengan sisi dinamis bentuk bodi yang merupakan gabungan desain menyiku dan lengkungan halus.

Pada bagian bawah dari Yamaha Scorpio Streetfighter WJS ini memiliki lengkung dinamis dengan sambungan antar bodi rapat, sehingga terlihat rapi dan halus. Hebat..

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 120/70-17
Ban belakang : Pirelli 190/55-17
Swing arm : Hayabusa
Sok depan : Hayabusa
Setang : Top Secret
Knaplot : Yoshimura