skip to main | skip to sidebar

Jumat, 15 Juli 2011

Kawasaki Ninja 250R Two Face

0 komentar



Kawasaki Ninja 250R Two Face merupakan gabungan dua warna yang sangat memukau,memang ada saja ide sang modifikator ini.Idiom two face selama ini dikenal lebih banyak dari dunia seni tari yang dibawakan oleh Didik Nini Thowok. Yaitu tarian dengan dua topeng depan dan belakang alias tari dua muka.

Di dunia modifikasi, Agus Witjak mendapatkan ide untuk memasukkan kombinasi dua wajah di motornya. Bukan semata dua wajah di tampilan, tapi juga dua wajah adopsi bentuknya.

Kombinasi warna terlihat dari depan, warna ungu di sebelah kiri dan biru di kanan. Kombinasi di Kawasaki Ninja 250R Two Face ini sengaja dipertemukan sebagai wujud cinta juragan Witjak Modizigner ini pada  sang kekasih, Ananda Welda yang juga hobi motor.

"Ungu di sebelah kiri diambil dari warna Ninja tunggangan Welda, kebetulan dia memang suka ungu. Dan hijau tosca warna kesukaan saya sendiri, seperti kelir motor Ninja RR saya ini," tunjuk Wtjak dari bengkel Wtjak Modizigner (WM) di Jl. KH. Hasyim Ashari, Kompleks TU No. 9, Cipondoh, Tangerang, Banten.




Berat juga beban motor ini ya. Menyatukan cinta kedua pemiliknya. So sweet. Malah Kawasaki Ninja 250R Two Face ini juga yang mewakili semua motor yang dimilikinya.

Selain perpaduan warna bodi, bentuk bodi juga merupakan perpaduan antara R6 dan bodi Kawasaki ZX. Custom R6 terlihat di beberapa bagian seperti pemakaian arm R6 special edition, fairing samping dan buntut belakang. Tidak ketinggalan sokbreker juga dipasang upside down R6 spesial.

Sedangkan custom dari Kawak ZX dibuat pada fairing depan dan gir belakang. Itu meniru dari ZX10 dan kondom tangki custom model ZX14.

Untuk penerangan Kawasaki Ninja 250R Two Face, lampu depan mengandalkan HID dan LED. Sudah dipasangi projektor sehingga fokus dan sinar lampu jadi lebih jelas. Pastinya,  juga tidak bikin silau pengendara lain.

Lampu belakang, mengikuti bentuk buntut yang yang mengadopsi R6, sehingga stop lamp mengadopsi lampu R6 orisinal. "Biar enggak terlalu ribet dan klop dengan bungkusnya," terang pria kelahiran Agustus 1984 ini.

Walau sudah terlihat tampil pede di contezt satu merek khusus Ninja di Bekasi beberapa waktu lalu, sebenarnya Ninja ini belum selesai dandan. "Dari bodi, mesin, kaki-kaki baru 50 persen kelar. Ini juga baru kelar sehari sebelum mejeng di ajang contezt," bisiknya.

Bagian kaki-kaki Kawasaki Ninja 250R Two Face  yang menurut pengakuannya baru 50 persen dipasang pelek CBR Fire Blade. Dengan kombinasi cakram R6 yang disiapkan mampu meredam kecepatan mesin Ninja EX 500 nantinya. Saluran buang tetap yakin customized merek dewek.




Ketika ditemukan di arena contezt, walau tampilan two face dan bodi melar, Ninja ini kelihatan masih polos. Hanya ubahan di bodi yang kelar dengan aksen minimalis. Itu pun baru 50%. "Stiker bodi belum kelar semua," aku Witjak.

Terlebih mesin pada Kawasaki Ninja 250R Two Face, masih standar. Witjak berencana menaikkan power dengan mengganti mesin Ninja yang lebih besar. "Sudah disiapkan dari Ninja EX 500, untuk mendongkrak tenaga jadi lebih galak. Tapi, waktu untuk menyiapkannya mepet. Sehingga enggak bisa kelar pas contezt digelar," sesalnya.

Mesin Ninja EX 500 lansiran 2009 rencananya bakal nemplok di Kawasaki Ninja 250R Two Face dengan proses engine swap. Semua sudah disiapkan, bahkan proses memasukkan mesin sedang berjalan. Paling 2-3 mingguan sudah beres.

Benar-benar memukau tampilan tadi jadi jangan bosan-bosan untuk Klik juga halaman lain yaitu Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati dan Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Racing.

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Michelin  130/70
Ban belakang : Michelin 180/70
Knalpot  : Aghi Nitro
Setang dan segitiga: R6

Kawasaki Ninja 250R Ala Yamaha M1

0 komentar



Kawasaki Ninja 250R Ala Yamaha M1 merupakan tehnik jitu bagi pemilik dealer motor,meskipun dijalan sebagai raja namun untuk tampilannyapun bisa menyedot konsumen. Bodywork Kawasaki Ninja 250R Ala Yamaha M1 ini dibuat dari fiberglass. Menurut Steven dari Layz Motor (LM), tema atau aliran yang disasar adalah MotoGP style.

Meski motornya Kawasaki Ninja 250R namun model body kit yang dipakai meniru Yamaha M1. Tepatnya untuk bagian samping dan depan. “Sedangkan bagian belakang alias buntut adopsi Kawasaki ZX6,” jelas Steven dari markasnya di Jl. Kembangan, Jakarta Barat.

Menariknya lagi, ada latar belakang ceritanya juga. Bahkan kalo bisa ngomong, pasti sudah ngoceh plus teriak nih motor. Gimana nggak, body kit-nya sudah sering dibongkar-pasang untuk bikin mal bodywork pesanan pelanggan.

"Nggak terhitung sudah dibongkar-pasang berapa kali. Dampaknya, karena nggak sering dipakai, pas diajak jalan mbrebet nggak keruan," kekeh Steven yang juga cerita kalau Kawasaki Ninja 250R Ala Yamaha M1 ini banyak nongkrong di bengkel berbulan-bulan.

Makanya sebagai balas jasa, Steven mendandani motornya. Enggak semata fokus pada baju baru, produk variasi yang nemplok juga tergolong barang berkualitas. Tentu ada maksudnya. Biar orang tertarik lihat dan datang ke bengkelnya.

Terlebih baju bertema MotoGP style itu dikemas dengan kelir dominan kuning yang pastinya sangat menarik perhatian.

Pemilihan warna tadi bukan tanpa pertimbangan. Cat dominasi kuning dengan kombinasi putih dan corak karbon, didukung garis tajam yang merupakan imajinasi dari MotoGP. "Namanya juga untuk promosi, kuning itu kan khas. Kalau dipakai jalan, pasti jadi lebih menarik perhatian," alasannya.

Lalu untuk lampu depan Kawasaki Ninja 250R Ala Yamaha M1,dipakai model projector bi-xenon. Dengan model projector ini sinar HID yang dipantulkan ke depan jadi lebih fokus dan tidak bikin silau pengendara lain. Malah, hasil penyinaran juga lebih besar.

Biar lebih nyaman diajak jalan di tengah kemcaetan, Steven juga sudah memasang kopling hidrolik. Pemasangan itu tentu bikin jadi lebih enteng dan nggak takut lagi kabel putus di tengah jalan. Lha wong sudah nggak pakai kabel.

Saluran buang alias knalpot merek Akrapovic asal Rusia ikutan dipakai. Dipercaya dengan merek luar yang sudah dikombinasi leher custom bikinan dewek. "Knalpot jenis ini biasa dipakai di motor Superbike dan MotoGP," jelas pria yang selalu tampil cool ini.

Nuansa fashion didukung pemakaian gas spontan. Tonjolan dua kabel di batang kemudi juga menambah manis tampilan.

Didukung aneka warna di setang bikin tampilan jadi lebih kinclong. Aneh juga memang, gaya sport tulen tapi dipadu nuansa bling-bling. 




Karena buat pamer, Steven tak ketinggalan pasang berbagai variasi baru pada Kawasaki Ninja 250R Ala Yamaha M1.Tentu yang masuk dalam  daftar barang jualannya. Karena warna bodi kuning, warna variasi yang dipilih juga kuning. Di antaranya adalah footstep, spion, tutup oli, serta variasi lainnya. Dipilih kuning keemasan atau yang hampir senada dengan kelir dominan bodi.

Rata-rata yang dipakai adalah produk Thailand dengan kualitas yang tergolong bagus. "Kan buat pamer," sebut Steven mantap.

Spidometer yang dipasang juga termasuk produk baru jualannya. Spidometer digital Koso yang sudah dilengkapi voltmeter.

Jadi, kalau konsumen mau beli variasi sekaligus pasang, bisa lihat barang yang sudah terpasang di Kawasaki Ninja 250R Ala Yamaha M1 ini. Jadi enggak perlu dijelaskan panjang kali lebar lagi.

Tampilan yang memikat tadi adalah sedikit tambahan tentang Modifikasi,untuk lebih jelasnya silahkan klik juga halaman lain tentang Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati dan Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Racing.
 Data Modifikasi :
Ban depan : Michelin 120/60-17
Ban belakang : Michelin 160/60-17
Knalpot : Akrapovic
Pelek belakang : Virosi

Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP

0 komentar



Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP memang pas nama buat tampilan Modifikasi kali ini,karna konsep yang diambil adalah banyak merombak bagian buntut motor yang mirip Motor GP.Secara tampilan, bodi Kawasaki Ninja 250R ini  tidak banyak mengalami perubahan drastis. Terlebih jika dibandingkan dengan kondisi standar. Itu memang disengaja pemilik karena ada maksud dan tujuan khusus. 

Pemilik dari Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP ini adalah  owner dealer Kawasaki wilayah Kediri. "Karena itu enggak mau rombak total, agar yang melihat masih tau kalau ini Ninja 250R. Kan saya jualan motor ini," kekeh Ari di awal obrolan kami.

Karena itu dia hanya fokus untuk merombak buritan. "Jika model single sitter dan undertail sudah biasa dan jamak, makanya coba bikin bentuk yang lebih berbeda," tegas Ari lagi.

Pilihannya adalah bentuk buntut yahud Ducati MotoGP. "Desain bisa mendukung konsep awal yang memang ingin Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP  tampak menjadi lebih kokoh dan perkasa," tambah ayah satu anak ini.

Tentunya ini juga untuk mengimbangi kaki-kaki. "Meski tidak terlalu besar karena hanya pakai pelek variasi biasa tapi sudah lebih dari standar. Karena itu bodi juga dibuat menyesuaikan dengan dimensi kaki," celoteh Ari panjang-lebar.   

Selain itu karena menggunakan fiber, Ari bisa dengan mudah memproduksinya. "Setelah dipasang pada motor, sekarang banyak yang ikutan pakai juga. Mendapatkannya gampang, tinggal datang ke dealer," kata pemilik Centro Bike (CB) di Jl. Hasanudin No. 17, Kediri.

Dengan cara seperti ini, dia otomatis mendapatkan keuntungan ganda.Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP miliknya sendiri jadi keren, eh bisa didagangin juga. Betul-betul berjiwa bisnis.   




Selain itu rupaya Ari menganut prinsip cinta Tanah Air. "Kalau yang lain banyak menggunakan cat atau motif dari motor luar negeri,untuk Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP saya cukup merah putih," kata pria berambut pendek ini tentang warna yang sangat khas Indonesia itu. 

Memang ada sedikit tulisan jepang di fairing Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP miliknya , "Tapi, itu kan tulisan biasa di produk Kawasaki yang mencirikan kalau ini adalah sebuah Ninja," kilahnya.

Alhasil Kawasaki Ninja 250R Ala Motor GP ini benar-benar bisa beda dan tidak hanya tampil mengikuti style yang sudah ada. Tidak pasaran dan tentunya juga tetap berkelas.Demikianlah sedikit tambahan info tentang Modifikasi untuk lebih jelasnya silahkan Klik halaman lain yaitu tentang Modifikasi Ninja 250R Alala Ducati dan Modifikasi Ninja 250R Racing.

 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Battlax 120/60-17
Ban belakang: Battlax 180/70-17
Pelek: Delcevic
Swing arm: Delcevic
Setang: KTC
Knalpot: Akrapovic

Kamis, 14 Juli 2011

Kawasaki Ninja 250R Racing

0 komentar



Kawasaki Ninja 250R Racing merupakan hasil karya yang baru muncul di pentas kontes,meskipun baru muncul namun aura sang raja sudah terlihatnya.Banyak yang menganggap remeh Ninja 250R dari Indramayu ini. Terjadi saat berlangsungnya jambore Ninja yang juga menggelar contezt modifikasi pada minggu lalu di Bekasi.

Disepelekan pasalnya sang modifikator belum punya nama besar dan juga datang dari daerah. Tapi, apa yang terjadi, ini dia Kawasaki Ninja 250R Racing yang dinilai layak menyandang predikat terbaik. Tentu saja banyak yang kaget.

Namun jika diperhatikan secara detail,  rasanya memang layak. Bentuk bodi baru yang secara dimensi dan desain pas untuk sebuah Kawasaki Ninja 250R Racing   Ibarat baju, tidak kekecilan dan juga tidak kedodoran.

"Sebenarnya pakai bodi yang sudah diproduksi oleh Lent Modified dari Probolinggo, tapi kemudian dicustom lagi dengan detail yang saya pilih sendiri," kata Lusep Sugiharto, modifikator dari bengkel IQ yang dikomandani Frendy Budiman from Cirebon.

Lusep dengan gentle mengaku kalau dia belum terlalu mahir membuat bodi fiberglass dari awal. "Saya menambah aksen sporty dengan memberikan semacam sirip di fairing," katanya jujur. Jarang nih ada modifikator berani jujur seperti ini. Dengan adanya sirip seperti ini,  aura Racing Kawasaki Ninja 250R jadi lebih keluar.

Selain itu Lusep juga melakukan ubahan pada bagian depan. Khususnya seputar lampu utama. "Dibuat lebih sipit, itu yang membuat harmonisasi dengan buntut runcing dan tipis," kata modifikator berkacamata itu lagi. Artinya depan dan belakang jadi sama.




Di sektor lampu, Lusep masih tetap pakai lampu aslinya. "Sementara untuk visor diubah sedikit. Menyesuaikan dengan pandangan saat riding," katanya sambil bilang kalau itu karena posisi setang tidak mau dibuat terlalu rendah seperti umumnya dilakukan pada modifikasi Kawasaki Ninja 250R Racing.
 
Seluruh bodi yang juga berkesan futuristik ini akhirnya diberi finishing airbrush. "Hal itu untuk menunjukkan keseriusan dan keberanian si pemiliknya. Kalau stiker rasanya kurang total," tambah Lusep tentang motor milik Dede yang  warga Indramayu ini.

Airbrush grafis hitam, merah dan putih memang pilihan pasa. Juga cocok dengan Kawasaki Ninja 250R Racing yang mempunyai aura kencang dan tidak terkalahkan ini.

Ciatttt...

SOK STANDAR VS ARM MOGE

Urusan kaki-kaki, Lusep tetap lebih percaya menggunakan limbah moge (motor gede). "Sebab secara dimensi banyak pilihan, selain itu materialnya lebih terpercaya karena buatan pabrik," kata pria yang ngebengkel di ruko Cirebon Bisnis Center, Blok F1, Jl. Tuparev, Cirebon.

Tapi, Lusep juga punya perhitungan teknis yang diterapkan di sini. Misalnya untuk monosok yang masih tetap pakai bawaan Ninja. "Karena bodi tidak terlalu banyak dirombak dan tidak tambah berat, maka pakai tetap pakai sok asli aja. Juga bisa menekan biaya modifikasi," kekehnya.

Tapi,pada Kawasaki Ninja 250R Racing tentu saja harus ada penyesuaian saat dipasang ke arm CBR600. "Tinggal mengubah sudut elevasi di unitrack. Tinggal atur ulang dudukan sok yang ada arm di arm," sebut builder yang jebolan Yamaha Enginering School ini.

Itulah sedikit tambahan lagi tentang Modifikasi Motor,untuk lebih detailnya silahkan klik halaman lain tentang Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati dan Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Gost Raider. 

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Metzeller 120/50-17
Ban belakang: Metzeller 190/60-17
Pelek: Yamaha R1
Knalpot: MGP
Kampas kopling: Barnett

Rabu, 13 Juli 2011

Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati

0 komentar



Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati adalah karya seorang yang sudah lama berkecimpung dengan membuat agar tunggangannya tampil beda,Buat Joey yang punya usaha car body painting, dunia modifikasi motor bukan hal baru. Hampir sepuluh tahun lalu, pria bernama asli Hery Sunandar ini juga pernah berkecimpung di dunia modifikasi roda dua. Jadi soal selera memang sudah terasah.

Lama enggak bertemu motor, rupanya bikin Joey kangen. Rasa kangennya makin menjadi ketika lihat sang adik yang memboyong Kawak Ninja 250R baru ke rumah. Rasa kangen langsung dimuntahkan pada Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati ini.

Sang adik, Boy, pun angkat tangan yang berarti menyerah begitu melihat hasrat si abang. Pemilik bengkel T471R yang ada di Jl. Raya Gandul No. 232, Jakarta Selatan, ini langsung membongkar semua bodi Ninja. Termasuk swing arm.

Ide yang ada di benak Joey model Ducati 1098.  “Ninja kan 250 cc yang di Indonesia tergolong kelas motor premium sayang kalau ubahannya nggak dibikin maksimal,” jelasnya.

Hampir semua ganti pakai punya Ducati. Mulai dari arm, knalpot, spion dan lampu. Kalau ditotal biaya yang dihabiskan buat modifikasi Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati ini hampir setara dengan harga satu Avanza. Wow...





Pilihan arm dari limbah Ducati dirasa paling pas. Enggak perlu ubahan rumit. Walau lebih lebar enggak perlu menggeser posisi gir depan. Karena sudah lurus dan sproket Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati juga sudah lebar. Jadi tidak ada masalah.

Untuk peranti ciet, Joey percayakan pada Tokico. Lengkap dengan kalipernya yang didukung dengan 4 piston di bagian depan. Hal ini dirasa cukup untuk menghentikan laju, apalagi motor ini hanya dipakai buat di dalam kota. Bahkan lebih sering nongkrong di garasi bengkel bersama kembarannya yang beda warna.

Dua saluran buang pada Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati yang juga mutasi dari Ducati, dua-duanya bisa bekerja maksimal. Bagian kanan knalpot dengan kode Ducati ZDM-A52 sedangkan bagian kiri Ducati ZDN-B52.

Agar lebih nyaman dipakai riding di dalam kota, Joey memasang stabilizer setang produk Ohlins. Lebih stabil juga untuk trek lurus.



Hampir tidak ada yang tersisa dari Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati  aslinya. Spidometer dipercayakan pada Koso digital yang punya tampilan futuristik. Soalnya kalo pakai punya Ducati, akan mengalami kendala pada sensornya. Sebab sensor spidometer Ducati ada di bagian mesin. Makanya Joey nyerah.

Spion tidak kalah gaul. Bukan spion aftermarket yang dipasang, melainkan spion bawaan Ducati. "Bentuknya bagus, apalagi ditambah kombinasi lampu, terlihat beda dan juga lebih elegan," ujar ayah satu putra ini. • Tining

Pilihan cat bodi merah ini bukan tanpa alasan. Cat yang dipakai biasa dipakai buat mobil. Maklum Joey juragan T471R car body painting. Cat dipilih yang mengandung fosfor. Sehingga jika berada di tempat gelap bisa seperti menyala.

"Warna khas Ducati merah pas banget jika dipadu merah yang menyala. Jadi glow in the dark," kekeh pria doyan dengan celana 3/4 ini.

Kedoyanan pada cat Kawasaki Ninja 250R Ala Ducati macam ini terbukti pada satu proyeknya yang sudah disiapkan dengan tema yang sama. Hanya saja warna yang dipilih hijau stabilo. "Saya memang suka warna cerah. Kalau merah, merah stabilo, satu lagi dicat hijau stabilo. Jadi kombinasi unik ," ujar  lelaki yang juga sudah menyiapkan motor modifikasi buat event terbesar otomotif tahun ini.
 
Demikianlah sedikit tambahan informasi tentang Modifikasi motor untuk lebih detailnya silahkan kunjungi juga halaman lain yaitu tentang Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Phinkan dan Modifikasi Honda Mega Pro 2008 King Syafir.
 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Pirelli 120/70-17
Ban belakang : Pirelli 180/55-17
Kaliper : Tokico
Pelek : Asahitec
Footstep : Kitaco

Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider

0 komentar



Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider merupakan konsepan dari Modifikator yang mempunyai imajinasi tinggi,Danang Purwanto dari Kota Gudeg terinspirasi film Ghost Rider yang pernah ditontonnya. Walau nggak mirip dengan tunggangan yang dipakai sang tokoh di film itu, namun pria karib disapa Danang itu coba mengapresiasikannya di Kawasaki Ninja 250R kesa-yangan.

“Ya gimana lagi, wong saya cuma punya Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider  ini kok. Meski tunggangan beda. Tapi, karakter pengendara dan tunggangannya bisa dijadikan inspirasi,” cerita Danang yang asli warga Maguwoharjo, Depok Sleman, Yogyakarta penuh semangat.

Nggak pakai ditunda-tunda, Danang pun membawa sampul CD yang ada gambar motor di film Ghost Rider. Juga beberapa desain gambar untuk jadi bahan dasar modif yang dipercayakan ke Antok, punggawa rumah modifikasi Black ANT Motor Sport sebagai eksekutor.

Di kawasan Kota Gedhe, Yogyakarta itulah, Kawak Ninja 250R milik Danang dirombak total menjadi Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider Lantaran basic desain tunggangan pabrik Kawasaki yang sport abis, ubahan ala streetfighter sudah yang pa-ling cocok. Apalagi dibumbui corak gambar yang dominan merah membara.

Antok yang sudah malang melintang urusan modifikasi, tahu betul kalau tunggangan bergaya petarung sejati ini lebih fokus pada kaki-kaki. Makanya yang diutamakan menganti peredam kejut aslinya dengan punya Suzuki GSX600 berikut setang dan segitiga.

“Seperti biasa, pasang sokbreker model upside down yang kelihatan kokoh batangnya, harus atur ulang tinggi dan besar as komstir. Sehingga segitiga atas-bawah bisa duduk dengan sempurna di rangka Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider,” begitu saut Antok.

Begitu juga untuk urusan kaki belakang. Swing arm asli yang kelihatan kurang sreg, diganti dengan milik Kawasaki ZX10 beserta dengan pelek racing. Semua itu lalu ditanam di as swing arm bagian tengah.

Pastinya sih tidak semudah itu menerapkan arm kawak ZX10 ke rangka tengah baby Ninja. Sebab lebar rumah as arm di rangka tengah tidak sama dengan batang di rangka Ninja. Makanya perlu penyesuaian lagi.

Setelah bagian kaki depan terlihat kokoh, biar tampak macho Antok mempercayakan satu set lampu depan Yamaha Byson. Hal itu lantaran bentuk batok lampu terkesan kaku tapi elegan itu akan menambah pesona kegarangannya.

“Lampu depan sengaja saya yang pilih langsung. Pilihan jatuh kepada lampu depan Byson. Sebab saya pikir bentuknya agak unik dan ukuran kecil. Juga sangat pas untuk tema modifikasi yang diingin-kan,” mantap Danang.




Body Full Digital Printing

Menyoal full body Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider yang penuh dengan aroma api neraka, Danang mengatakan bahwa semua itu bukan cat air brush. Melainkan hasil dari digital printing.

“Ini adalah hasil dari digital printing yang dikerjakan secara rapi dan ditutup dengan pengecatan clear. Jadi hasilnya sangat mirip dengan airbrush,” serius Danang.

Diceritakan lebih jauh, gambar di Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider  ini adalah mengangkat suasana kehidupan di dalam neraka di mana penuh dengan api yang membara dan dijaga ketat oleh setan bersenjatakan tongkat berkapak. Selain itu juga menampilkan tokoh serigala siluman yang nampak di helm yang dibikin seirama motor.

Pokoknya semua bagian motor dibikin full api neraka. Bahkan sampai ke pelek racing. “Akibat tampil seperti ini, jadi sering dipanggil teman-teman se-klub dengan sebutan Kawasaki Ninja 250R, Ghost Rider atau kadang motor neraka,” serem kan!.untuk mengetahui tentang modifikasi lain silahkan kunjungi juga halaman lain tentang Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Phinkan dan Modifikasi Honda Mega Pro 2008 King Syafir.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax BT016F 120/70
Ban belakang : Battlax BT016F 180/55
Setang/segitiga : Suzuki GSX 600
Knalpot : R9 Full System

Kawasaki Ninja 250R Platinum

0 komentar



Kawasaki Ninja 250R Platinum merupakan gabungan dari gaya streetfigter dan moge yang di hasilkan oleh karya terbaik dari sangmodifikator dari kalimatan.Kawasaki Ninja 250R bisa dibilang sangat modifable alias gampang dimodif. Tetap full fairing atau buka baju ala streetfighter. Tapi, tentu ada syaratnya. Harus ditunjang pemilihan part yang cocok. Custom dari part asli atau pilih limbah moge.  

Misalnya saja tampilan streetfighter ala bengkel Platinum, Pontianak ini. "Awalnya ingin coba custom kaki-kaki, tapi selain memakan waktu, juga khawatir hasilnya kurang optimal," buka Johan Fui, sang modifikator. Alhasil dia lebih sip dan tenang setelah memutuskan menggunakan kaki-kaki copotan Ducati.

"Sebab konsep yang ingin ditiru Ducati Streetfighter, makanya limbahnya juga harus dari pabrikan Italia itu," lanjutnya. Tapi, untuk memasang lengan ayun tunggal yang menjadi ciri khas Ducati, tetap harus ada ubahan pada konstruksi rangka Kawasaki Ninja 250R Platinum .

"Hal itu karena arm ini lebar, sedang-kan rangka yang menjadi pegangannya kalah lebar. Karena itu harus buat rangka baru yang lebih lebar supaya bisa memegang rangka dengan baik dan kokoh," tambah ayah 1 anak ini.

Artinya Ilham si pemilik motor ini lebih rela kalau rangka yang 'dirusak' daripada arm. Maklum saja ini termasuk barang mahal, konon harga arm lengkap dengan pelek tidak kurang dari Rp 25 juta.

Teknik yang dilakukan oleh Johan dimulai dengan memotong rangka asli dari Kawasaki Ninja 250R Platinum  "Baru kemudian dibuatkan rangka baru yang memiliki lebar 3 cm. Setelah itu baru kemudian arm bisa masuk dan dipasang sempurna," ungkap pemilik bengkel dari Jl. Podomoro No. 64B, Pontianak ini.

Begitu juga dengan rangka atas untuk pegangan monosok. "Sistem unitrack arm ini terbalik, jika umumnya di bawah maka kali ini ada di atas. Karena itu harus membuat ulang pegangan sok," beber Johan yang sekarang menggunakan bahan pipa berdiamater 10 mm. 

Kelar di urusan pemasangan arm ini maka tidak ada lagi rombakan yang dirasa terlalu berarti buat Kawasaki Ninja 250R Platinum."Biar aksen Ducatinya lebih dapat maka dibuatkan semacam del-tabox tubular. Bahan yang dipakai menggunakan pipa diameter 2 mm," tambah Johan yang merasa pas menyasar konsep Ducati dengan menggunakan limbah Ducati juga. Sip!



johan termasuk builder yang lebih percaya dan yakin menggunakan fiberglas dibanding pakai pelat. "Dibentuknya lebih gampang dan juga bisa digunakan sebagai kondom untuk beberapa bagian dari Kawasaki Ninja 250R Platinum ," kata pria 28 tahun ini. 

Misalnya saja saat mendesain ulang tangki. "Dibuat pakai fiber dijadikan kondom mati. Di dalamnya masih menggunakan tangki aslinya," rinci Johan yang juga bilang kalau desain kondom meniru bentuk Ducati.

Langkah yang hampir mirip juga dilakukan pada lampu utama. Aslinya ini adalah lampu Yamaha Byson. "Tapi, kita beri cover sehingga bentuknya menjadi lebih besar dan jadi lebih macho," katanya.

Bodi belakang Kawasaki Ninja 250R Platinum  juga dari fiber. Tapi kali ini tidak menggunakan sistem kondom. Desainnya mengikuti garis bodi yang dimulai dari tangki tadi.demikianlah sedikit tambahan informasi tentang Modifikasi,untuh lebih detailnya silahkan kunjungi halaman lain tentang Modifikasi Kawasaki Ninja 250R Phinkan dan Modifikasi Mega Pro 2008 King Syafir.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Metzeler 120/60-17
Ban belakang : Metzeler 190/55-17
Pelek  : Ducati 1198R
Sok depan  : Kawasaki ZX 14
Takometer : Koso RX2N