skip to main | skip to sidebar

Minggu, 03 Juli 2011

Honda Mega Pro Berfairing

0 komentar


Honda Mega Pro Berfairing merupakan hasil karya seorang modifikator yang sangat jeli,motor berfairing memang lagi mewabah. Tapi, tentu jangan sampai hanya pengin punya ‘jubah balap' tanpa memperhatikan harmonisasi. Khususnya masalah ukuran karena wajib memperhatikan proporsi motor asli yang pastinya kecil dibandingkan moge. Ya, seperti di Honda Mega Pro Berfairing  ini.

"Harus memperhatikan dimensi motor dan memperhitungkan pilihan komponen yang pas. Baik secara ukuran maupun bentuknya," kata Rubiyanto Gunawan dari rumah modifikasi Patriot, Purwokerto yang punya gawean.

Contohnya pada bentuk lampu depan Honda Mega Pro Berfairing yang mengadopsi head lamp Honda CBR 150. Selain dimensinya pas dengan detail bodi yang tidak terlalu besar, juga pas dengan konsep racing yang serba meruncing.

Makanya bentuk bodi juga dominan memiliki lekukan sudut seperti halnya pada desain windshield yang landai namun lekukannya tajam pada samping lampu. Juga bagian hidung depan yang memang sengaja dibikin menonjol pada Honda Mega Pro Berfairing ini.

"Tujuan trik tadi biar lekuknya makin terlihat. Untuk lubang angin di bawah lampu juga diperhitungkan. Biar kecil tapi nilai estetika bikin bodi terlihat lebih gahar," urai modifikator dari Jl. Patriot No. 12, Purwokerto ini. Untuk bagian belakang Honda Mega Pro Berfairing ini, Ruby juga pilih desain yang memiliki bentuk lancip.

Awalnya ingin buntut Aprilia Superbike genjotan Max Biaggi yang kampiun WSB 2010. Namun Ruby mengurungkan memakai desain itu. "Terlalu kecil, si empunya motor porsinya lumayan besar, kalau memaksakan pakai buntut kecil kurang bagus bentuknya," cuap modifikator yang juga jago di soal korek skubek ini.

Detail peranti komponen pada Honda Mega Pro Berfairing ini yang sesuai dengan konsep racing look juga diperhitungkan matang oleh suami dari Vonny ini. Contohnya setang. Banyak modifikator yang kecele dengan pilihan setang pada konsep racing look sport.

Sudut antara setang dan windshield yang terlalu menganga mengganggu estetika. Namun lain dengan Ruby, setang jepit variasi Honda Mega Pro Berfairing ini senada dengan coakan windshield dan sudut tangki. Sehingga tetap terlihat menarik.

Pada swing arm, Ruby pilih bikin sendiri. Material pelat 4 mm jadi andalan bikin swing arm ala moge. Modelnya penuh lekuk dengan desain stabilizer di atas batang lengan ayun. Tampilan Honda Mega Pro Berfairing ini jadi makin oke lewat racikan sepatbor belakang mini dengan model separuh,mudahkan jadi jangan lewat kan terus kunjungi juga halaman lain dari modifikasi ini yaitu Modifikasi Honda Tiger 2000 Mendunia dan Modifikasi Honda Tiger 2000 Pertahankan Konsep.
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Dunlop 110/70-17
Ban belakang : Dunlop 130/80-17
Pelek : Sprint
Knalpot : TDR

Honda Mega Pro, Gak Takut Fiber

0 komentar

Honda Mega Pro Gak takut Fiber adalah racikan modifikator handal Yustinus Erwan,modifikasi ini merupakan perpaduan antara Honda dan Yamaha.Ketika melihat motor ini memang sempat terpikir kalau ini adalah motor sport keluaran Yamaha. Maklum saja seluruh baju motor identik dengan produksi si garpu tala. Tapi, ini sebenarnya adalah Honda Mega Pro Gak Takut Fiber yang sudah di modifikasinya..

Sang modifikator, Yustinus Erwan dari Insan Motor (IM) menyadari bahwa tentunya ini suatu hal yang salah jalur. "Tapi kalau memang konsumennya maksa, sebagai modifikator ya harus nurut," kata Iyus, sapaan akrabnya.

Paket bodi ini sebenarnya diproduksi masal oleh dirinya untuk Yamaha V-ixion. "Namun begitu Agung si pemilik motor ini lihat dia ingin juga dipasang di Mega Pro miliknya," ungkap pria asal Malang, Jawa Timur ini.

Tentu saja harus ada ubahan di urusan rangka. "Terutama pada bagian buntut, rangka asli dipotong sekitar 10 cm supaya bentuknya pas," tambah Iyus.

Sementara itu di bagian lain dari Honda Mega Pro Gak Takut Fiber tidak ada lagi yang dirombak. "Hal berikutnya yang dilakukan untuk membuat braket atau dudukan bodi baru ini supaya bisa dipasang kuat dan mantap," cuap pria plontos ini.
Hal yang cukup unik dan berani dilakukan oleh sang modifikator pada Honda Mega Pro Gak Takut fiber adalah untuk urusan tangki. Jika selama ini banyak yang hanya menggunakan sistem kondom dengan model ala R6, Iyus ini kali membuat tangki baru yang full fiber.

Tangki bensin full fiber seperti ini banyak menjadi perdebatan pengguna motor. Banyak yang kontra karena katanya gampang bocor dan juga ngeri pecah. Nah, ini kali Iyus coba kasih pendapatnya.

"Tangki fiber yang terdapat pada Honda Mega Pro Gak Takut fiber itu malah lebih enak, kalau bocor gampang menutupinya dengan lembaran fiber lagi. Sedangkan masalah pecah ketika jatuh kayaknya enggak segampang itu. Meskipun fiber juga kuat," ungkap pemilik bengkel di Jl. Swatantra V No.5, Jati Asih, Bekasi ini.

Hal lain yang jadi keunggulan tangki Honda Mega Pro Gak Takut Fiber ini adalah bobot motor yang jadi tidak terlalu berat jika dibandingkan sistem kondom.jadi maniak modifikasi jangan takut jika sekarang anda memodifikasi motor anda untuk menggunakan bahan dari fiber untuk lebih jelasnya tentang modifikasi silahkan kunjungi juga halaman lain yaitu Modifikasi Honda Tiger 2000 Mendunia dan Modifikasi Honda tiger 2000 Pertahankan konsep.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 110/70-17
Ban belakang : Swallow 150/60-17
Pelek : Power
Monosok : V-ixion
Upside down : Cagiva
Knalpot : Custom

Sabtu, 02 Juli 2011

Honda Tiger 2000 Pertahankan Konsep

0 komentar

Honda Tiger 2000 Pertahankan Konsep merupakan hasil ciptaan penggila modifikasi cepak ala militer.Gaya modifikasi WJS alias West Jateng Style menggoda Pram La-pendos from Bandung. Cocok dengan idealisme Agus Djanuar dari Purwokerto yang beken bikin modif dengan gaya buntut cepak ini.

"Acuan masih tetap pertahankan dengan model buntung. Bodi Modifikasi Honda 2000 Pertahankan Konsep simpel dan kecil di belakang. Sehingga bagian depan terlihat besar," buka Agus DJ yang bos X-K Bike Design.

“Sasis lawas dipotong mulai bagian atas center back bone atas mesin. Ganti dari sasis nya Honda Ttiger 2000 pertahankan Konsep adalah pipa produk ISTW yang merupakan pipa standar sasis pabrikan motor di Indonesia," jelas Agus.

Karena joknya Honda Tiger 2000 Pertahankan Konsep cuma secuil, pipa yang dipakai pun hanya sepanjang 23 cm. Dibentuk kokoh dengan pelat 5 mm.Percaya atau tidak silahkan lihat saja tampilannya dari dekat soalnya Honda Tiger 2000 Pertahankan Konsep sering mengikuti even-even dimanapun berada.
Demikianlah tampilan Modifikasi Honda Tiger 2000 Pertahankan Konsep kali ini untuk lebih mengenal modifikasi-modifikasi yang lain silahkan kunjungi halaman lain yaitu Modifikasi Perbedaan Honda CBR 150R Indonesia Dan Thailan beserta Modifikasi CBR 150R Honda Repsol Ala AHM.

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Duro 110/70-17
Ban belakang : Metzzeller 180/55-17
Lampu depan : Shogun 125
Lampu belakang : Variasi trail
Pelek : Cagiva Mito
Sok depan : Cagiva Mito
Sok belakang : Suzuki Satria
Setang : MFFS
Knalpot : Custom

Honda Tiger 2000 Mendunia

0 komentar


Modifikasi Honda Tiger 2000 Mendunia adalah hasil karya dari seorang generai modifikator yang mulai memperlihatkan taringnya dibidang modifikasi Bang Udin namanya.Udin modifikator baru yang nongol di Jakarta menghembuskan nafas minor fighter. Makanya dibilang Udin lebih mendunia dibanding asal aliran ini yang asalnya dari Purwokerto.

Pantas Udin yang ini tidak disebut Awaludin, karena aliran ini awalnya dihembuskan modifikator kawakan Agus DJ. Dia punggawa X-K Bike Design dari Kota Mendoan. Udin pernah kerja di sana.

Meski mantan anak buah, karya Udin enggak beda jauh dari gurunya. Atau bisa-bisa malah lebih baik lagi, he..he.. Udin memasukkan roh minor fighter di Honda Tiger milik Hezi Satria warga Jl. Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Walau nama panjangnya bukan Jajaludin, Udin bekerja di Jl. Letkol. Sugiono, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Nama rumah modifikasinya ‘Bondus Bikes’ dan baru beberapa bulan lalu beraktivitas.

Membuktikan garapan Udin yang beberapa partnya kiriman dari gurunya, bisa dilihat dari pemasangan satu set sok depan Suxuki GSX750 yang as segitiganya dicustom ulang biar muat ke komstir Honda Tiger 2000 Mendunia. Lalu batang kemudi diganti setang lurus dan lebar khas minor fighter bikinan suhu, plus riser variasi.

Gaya khas Honda Tiger 2000 Mendunia tampak pada jok single sitter yang kedudukannya dibikin ulang. “Rangka asli cuma komstir ke tengah dan bawah. Sedang jok nangkring di rangka cradle bahan pipa tubular di luar rangka asli hingga ke tengah,” ujar Hezi yang asli Padang, Sumatera Barat.

Tampang Honda Tiger 2000 Mendunia makin kelihatan gagah, bagian atas rangka cradle dipasang tangki bikinan yang bentuknya menyesuaikan konsep modifikasi minor fighter. Tidak lupa di bagian depan tangki tersambung dua airscop model trapesium.

Menyesuaikan tampilan depan terutama kaki-kaki, belakangnya digarap sempurna. Sutu set lengan ayun plus monosok model pro link milik Honda CBR1000 dipercaya meredam kejut segala medan.

Kalau dilihat ubahan Honda Tiger 2000 Mendunia lumayan dahsyat. Sebab lengan ayun CBR1000 super lebar ini memaksa as dan bushing lengan ayun diganti dan dimodifikasi ulang. Sehingga komponen limbah ini bisa dipasang sempurna pada rangka tengah Honda Tiger 2000 Mendunia.

Dibantu Gir Gendong

Menggunakan lengan ayun Honda CBR1000 di Tiger bukan cuma ganti as lengan ayun tengah dan ganti bushing kanan-kiri. Namun komponen yang wajib mendapat perhatian adalah gir reduksinya. Tahu sendiri kan, motor pabrikan kepak sayap ini kalau ganti ban lebar ukuran di atas 3,50 inci biasanya sering mentok rantai. Makanya ban pada gerepes.

Karena sekarang Honda Tiger 2000 Mendunia pakai ban lebar Michellin 120/60-17 untuk depan dan ukuran 160/55-17 di belakang. Posisi gir dan rantai roda asli Tiger terpaksa harus lebih digeser lagi keluar.

“Buat gir belakang di pelek GSX750 enggak ada masalah. Cuma gir depan mesti dibikin gir gendong setebal 3 cm. Maksudnya biar posisinya menjadi lebih menjorok keluar. Biar stabil, luar gir ditahan adaptor dari pelat besi cankrang,” tunjuk Hezi. Untuk Modifikator honda kami telah tampilkan beberapa Modifikasi Honda yang lainnya agar lebih detailnya silahkan kunjungi Halaman Modifikasi  Perbedaan Honda CBR150R Indonesi Dan Thailand beserta Modifikasi CBR 150R Honda Repsol Ala AHM.
DATA MODIFIKASI
Rpm : TDH
Knalpot : Custom
Mesin : Harry Motor Pondok Kopi
Cat : Eka Custom Paint Pondok Kopi

Modifikasi Honda CBR 250R, Fairing 2011

0 komentar



Modifikasi Honda CBR250R Fairing 2011 berawal dari tabrakan antara tangki motor sebelah kanan dan kiri yang lama gak ketemu-ketemu ujungnya,ada yang bingung begitu lihat CBR 250R milik Suwandi, warga Villa Mutiara, Serpong, Tangerang. Apa pasal? Desain bodi CBR250R yang katanya laris itu berantakan akibat tabrakan.

Bukan tabrakan beneran, Cuy! Tapi antara garis fairing kanan-kiri dan tangki seperti enggak ketemu. Pertemuan fairing dan tangki juga seperti ditabrak alias kayak dipaksakan.

“Enggak harmonis, jadi masalah pas mendesain bentuk stiker,” kesal Agus Wicaksono dari Witjax Modizigner, spesialis cutting sticker yang bermarkas di Cipondoh, Tangerang, Banten itu.

Itu jadi tantangan Wicak. Apalagi, sebelumnya dia hanya fokus memainkan stiker di CBR250R atau Ninja 150.

Kalau di generasi Kawasaki, mendesain lembaran tempel supaya cocok dengan garis desain bodi lumayan simpel. Sederhana tapi punya kesulitan tersendiri supaya enggak asal tempel.

“Berbeda dengan fairing dan tangki Kawasaki Ninja 250R. Lekukan tangki dan pinggir fairing yang dekat tangki segaris. Gampang merancang cutting stickernya. Model grafis bisa masuk dan bagus,” yakin Wicak yang juga ketua Ninja Tangerang Organisation (NITRO).

Siasatnya desain stiker yang dirancang Wicak untuk Modifikasi Honda CBR250R Fairing 2011 lebih dulu dipasang pada fairing. Garis rancangannya pun cenderung memblok baju CBR250R. Setelah itu baru dibikin grafis yang didesain mengikuti lekukan fairing.

“Tangki Modifikasi Honda CBR250R Fairing 2011 juga diperlakukan sama. Tangki diblok terlebih dahulu, baru kemudian dirancang motifnya. Pastinya akan menyisakan sedikit warna tangki asli motor,” urai Wicak yang akan memilih stiker silver menyesuaikan pelek CBR250E.   

Pengerjaannya dirancang terlebih dahulu di lembar stiker berlabel Oracle pada tangki Modifikasi Honda CBR250R Fairing 2011. Lalu, di komputer juga dibuatkan dimensi kertas tempel untuk ukuran yang bisa menutupi tangki. Baru deh kemudian dibikin grafis.

Cara yang dilakukan builder berambut lurus itu adalah siasat paling aman. Stiker enggak langsung ditempel pada tangki baru Honda CBR 250R Fairing 2011 kemudian diiris cutter untuk pembuatan grafis. Pastinya itu bisa merusak cat. Melainkan, stiker yang ditempel sudah memiliki motif yang diinginkan.

“Sekarang jadi dominan silver. Mengikuti warna pelek. Kelir aslinya jadi grafis yang ada pada tangki Modifikasi Honda CBR 250R Fairing 2011 dan fairingnya,” tunjuk modifkator berkacamata itu.Untuk pecinta modifikasi agar terlihat gamblang silahkan juga kunjungi halaman Modifikasi yang lainnya yaitu Modifikasi Perbedaan Honda CBR 150R Indonesia Dan Thailand beserta Modifikasi CBR 150R Honda Repsol Ala AHM. 

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 110/70-17
Ban belakang : IRC 140/7017
Spion : Koso
Knalpot : Yoshimur

Perbedaan CBR 150R Indonesia dan Thailand

0 komentar

Perbedaan CBR 150R Indonesia dan Thailand adalah problem yang harus disesuaikan oleh produsen yang akan dinikmati oleh pengguna di negara masing-masing.Didatangkan secara utuh dari Thailand, bukan berarti tanpa perbedaan. Ada banyak hal yang harus disesuaikan agar cocok dengan regulasi dan kebutuhan konsumen di Indonesia yang sedikit berbeda dengan Thailand.

Paling mencolok Perbedaan CBR 150R Indonesia dan Thailand ada pada standar emisi yang diterapkan pada kedua negara ini. Karena Indonesia masih Euro2 sedang di Thailand sudah Euro3, ada beberapa komponen yang akhirnya disesuaikan.

Perbedaan CBR 150R Indonesia dan Thailand
yang pertama adalah ditanggalkannya canister evaporator. Perangkat ini memiliki fungsi menangkap uap bensin dari tanki yang mungkin bocor ke udara luar.

Uap yang dikumpulkan pada tabung canister evaporator akan dinetralisir dengan charcoal atau sejenis arang yang bisa menyerap hydrocarbon. Saat mesin hidup, udara bersih dari luar disemprotkan dan membawa sisa hydrocarbon ke ruang bakar untuk dibakar.

Perbedaan CBR 150R Inddonesia dan Thailand
berikutnya adalah terkait dengan bahan bakarnya. "Kualitas bahan bakar yang berbeda dengan Thailand membuat kita harus melakukan setting ulang injeksi bahan bakar," ungkap Mitsuo Tamamura, Chief Engineer Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd.

"Yang penting pakai bahan bakar unleaded atau bebas timbal. Di Indonesia pakai oktan 88 (premium) masih bisa, tapi untuk performa yang lebih maksimal kami rekomendasikan tetap oktan 92 (pertamax)," tambah Sarwono Edhi, Technical Service Training Manager, PT Astra Honda Motor (AHM).

Perbedaan CBR 150R Indonesia dan Thailand
yang lain hanya perubahan kecil. Misalnya penambahan dudukan plat nomor di bagian depan. Pasalnya, di Thailand, sepeda motor tidak wajib pakai plat nomor depan. Terang sorot lampu depan juga berbeda.

"Di Thailand ada regulasi lampu. Di sana lampu yang dipakai hanya 35 watt. Kalau di Indonesia kurang terang, makanya yang di sini pakai 55 watt sampai 60 watt," jelas Mitsuo Tamamura yang suka tampil nyentrik ini.

Perbedaan CBR 150R Indonesia dan Thailand
yang terakhir adalah suara klakson. Di Indonesia disetting dengan suara lebih keras ketimbang versi Thailand. Enggak banyak kan bedanya. Penasaran  beda CBR 150R yang baru ini  dengan versi lawasnya?,silahkan kunjungi halaman lain juga masih tentang Modifikasi Honda CBR yaitu tentang Modifikasi Honda CBR 250R Bolt On dari Red It dan Modifikasi Honda CBR 150R Repsol Honda Ala AHM.

Jumat, 01 Juli 2011

CBR 150R Repsol Honda Ala AHM

0 komentar

CBR 150R Repsol Honda Ala AHM merupakan keluaran terbaru Modifikasi langsung dari pusat pengembangan sepeda motor Honda PT Astra Honda Motor meskipun sementara ini modifikasinya hannya sebagai pajangan semata.PT Astra Honda Motor (AHM) memang hanya menyediakan tiga pilihan warna untuk Honda CBR 150R-nya. Yaitu merah, hitam dan paduan merah-biru-putih. Namun di salah satu sudut lokasi launching, ada CBR 150R bermotif tim MotoGP Repsol Honda.

Sayangnya CBR 150R Repsol Honda Ala AHM, hanya varian modifikasi bukan untuk dijual masal. Bahkan AHM pun menegaskan dengan meletakan tulisan "repsol modification reference model".

Padahal dengan tagline "live to race" dan prestasi tim Repsol Honda di MotoGP yang sedang dalam performa terbaiknya, pilihan CBR 150R Repsol Honda Ala AHM  rasanya akan mampu menarik konsumen untuk memiliki varian ala MotoGP.

"Untuk saat ini memang masih 3 pilihan warna. Tapi kita akan melihat, kalau permintaan tinggi akan produksi juga warna Repsol Honda," ungkap Kojiro Iguchi, Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM).

Saat ini hanya bebek Honda Blade yang memiliki pilihan warna ala Repsol Honda. Sedang dua motor sport berfairing, Honda CBR 250R dan CBR 150R belum ada.

Tapi sebagai inspirasi modifikasi, CBR 150R Repsol Honda Ala AHM  boleh juga dicontek motifnya. Penempatan logo Repsol dan penempatan posisi warnanya cukup menarik dan proporsional.Begitulah kirannya tampilan kali ini tentang Modifikasi Motor untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi Modifikasi Honda CBR 250R Bolt On dari Red it dan Modifikasi Honda CBR 250R Nekat Buka Baju.