skip to main | skip to sidebar

Rabu, 24 Agustus 2011

Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto

0 komentar


 
Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto adalah keluaran terbaru dari pabrikan kawasaki asal jepang ini memang asli buat Gas Track, saat menghadirkan D-Track 150, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memang sudah dikonsepkan untuk supermoto. Bagi mereka yang lebih memilih jalur aspal dibandingkan garuk tanah. Kalau di luar negeri sih balapnya ada, tapi sayangnya untuk Indonesia masih belum jelas.

Karena standarnya sudah seperti itu, tentunya enak diajak ngebut. "Kalau sudah identik ngebut seperti itu gaya racing atau yang paling pas jika ingin memodifikasinya, lihat juga tampilan kemarin Modifikasi Kawasaki BM Ala Choperis Newyork Style" pasti Ferdian Babenk, pemilik sekaligus modifikatornya.

Gaya balap tadi diterjamahkannya dengan memulai di sektor bodi. "Kita lakukan cat ulang dengan motif bendera finish, dengan begitu Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto ini sudah semakin dekat dengan aura balap," ungkap Ferdi, sapaan akrabnya.

Biar lebih sip, motif ini dipadukan dengan pelapisan carbon di beberapa sektor. Misalnya rangka dan pelindung sok depan. Memang kesan sporty akan semakin kuat jika ada penambahan motif carbon atau carbon look seperti itu.

Beberapa stiker produk yang  berhubungan dengan dunia balap juga dipasang pada Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto ini. Sudah barang tentu dengan penempatan yang pas akan menambah harmonisasi. Hati-hati jika ingin pasang banyak stiker produk, jika terlalu ramai justru akan terlihat norak.

Motif ini tidak hanya di bodi plastik saja. Tapi, juga menjalar hingga ke pelek. Tapi tidak total, hanya sebagian saja. "Supaya lebih sip hanya sebagian, sedangkan sisanya dicat hijau yang memang sudah khasnya Kawasaki," tambahnya.

Sektor kaki-kaki memang menjadi hal yang paling banyak dipermak. Tentu saja dengan tujuan untuk meningkatkan tema Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto tadi. Balap sudah pasti harus punya peranti pengereman mumpuni. Itu termasuk hal yang menjadi concern Ferdi.

Misalnya saja kaliper harus diup-grade. Caranya mengganti dengan produk yang mempunyai piston lebih banyak. "Selain terlihat lebih besar, biasanya juga lebih pakem," yakin anak muda 25 tahun ini.

Karena itu dia pilih produk Kitaco 6 piston. Sekali lagi taste atau selera Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto terlihat sangat menonjol. Bukan hanya sekadar pilih barang variasi, tapi warna juga sangat diperhatikan.













Karena kaliper merah, teromol akhirnya juga dicat kelir menyala.
Hal itu dilakukan pada roda depan dan belakang.

Dengan Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto seperti ini, akhirnya Ferdi juga tidak puas dengan ukuran dan desain lengan ayunnya. Memang begitulah modifikasi, ubahan pada satu bagian akan mempengaruhi komponen lain.

Pria yang masih melajang ini membuat sendiri swing arm dengan pelat besi. "Bentuknya mengikuti Aprilia lihat juga tampilan lain Modifikasi Yamaha Byson Ala Ferari," katanya. Memang sekilas bentuk kotak dan sikunya mirip Aprilia SXV, tapi tidak ada lubang atau celah di bagian tengah.

Karena armnya sudah dibuat ulang, Ferdi berpikiran monosoknya juga sebaiknya diganti. "Pilih yang tingkat kekerasan dan reboundnya bisa diatur, kalau yang original rasanya terlalu empuk," tambah mahasiswa UII, Jogja ini.

Alhasil Modifikasi Kawasaki D-Track 150 Supermoto seperti ini yang dilakukannya sendiri, Ferdi berhasil membuat D-track menjadi lebih fashionable tapi tetap sporty. Boleh juga ditiru!
 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Battlax 120/70-17
Ban belakang: Battlax 150/70-17
Pelek: TK
Knalpot: R9
Setang: Top Secret 

Modifikasi Kawasaki BM Ala Choperis Newyork Style

0 komentar



Modifikasi Kawasaki BM Ala Choperis Newyork Style merupakan garapan yang sangat membanggakan bagi putra bangsa yang sudah menghasilkan sebuah tampilan aduhai cuaakep banget, Kawasaki KZ200 sebutan di Jepang. Di Indonesia, namanya Binter Merzy alias Bintang Terang, sebagai imej kalau motor ini memang raising star, terang benderang.  Julukan ini harusnya jadi spirit kalau customizernya kinclong terang benderang!
   
Dibuktikan dua builder Jakarta, Eko Yulianto (Awiwiw Art Shop) dan Wahidin (Anggrek motor) terhadap motor H. HM Marjudhi. lihat juga tampilan kemarin Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker, Keduanya sepakat kalau detail menu utama.
   
Jarahan awal untuk Modifikasi Kawasaki BM Ala Choperis Newyork Style ini, Wahidin masih belum ikutan. Eko mengerjakan  sasis sebagai pembuka. “Saya nilai, motor ini cocok dibuat pro-street namun serbapadat. Rake dibuat tidak centang, cukup 35°. Dari situ, sasis dirancang dari pipa ¾ inci,” kata life members MMC-Outsiders Jakarta chapter ini.
   
Estetika awal, Eko dan Wahidin  langsung kesemsem style new school. Dari depan, rangka mengarah ol skool, back bone meninggi dan down tube ganda merapat ke mesin seperti yang sudah banyak dilakoni choperis negeri skandinavia atau new york style.

Back bone pada Modifikasi Kawasaki BM Ala Choperis Newyork Style ini yang dibuat agak tinggi bukan tanpa sebab. Agar bisa menyimpan tangki di bawah back bone mirip desain motor lawas tahun 30-an.

Belakang hardtail yang dipilih tapi konstruksi monosok untuk kenyamanan riding. Terbilang sangat simple dan minimalis. Marjudhi tak bisa mengajak boncenger saat  riding. Makin simpel, jok ala sadelnya juga menempel di ujung back bone. Ini biasa dilakoni beberapa modifikator dunia aliaran new school mengejar nuansa cruiser hardcore  misterius.
   
Konsep dan bangunan utama sudah terbentuk. Kini mereka terkonsentrasi detail. Kebersihan bodywork jadi perhatian utama. Semua kabel disembunyikan serapi mungkin. Part penunjang dipilih dari barang mewah. “Mulai dari depan pada Modifikasi Kawasaki BM Ala Choperis Newyork Style ini, sok dipasang Aprilia 125 yang serasi dan lux dipegang T atas-bawah gold. Lampu depan custom dipadu setang classic style ala bull horned.

Pilihan itu tentunya punya pertimbangan khusus. Walau motor gabungan ol dan new school, salah satu unsur misterius dan kalem ada di setang. Coba misalnya, mereka menyajikan setang drag bar apalagi dengan raiser tinggi, karakternya akan pasti akan berubah menjadi galak khas outlawas gank. “Sedikit direm dengan pilihan ini,” jelas Eko berfilosofi.

Daya tarik dari Modifikasi Kawasaki BM Ala Choperis Newyork Style ini tentunya dari paduan kelir yang berwibawa, hitam-gold dan jari-jari besar demi mencerminkan motor mewah. Roda depan belakang juga serasi dan enggak terlalu gede. ”Sesuai dimensi KZ 200 sebagai  motor laki kelas menengah, pilih 120 dan 250 depan-belakang dengan lingkar 17 inci,” jelas Wahidin.

Pilihan ini justru membuat mesin dan sasis tampak menjadi lebih dominan dan juga tidak berkesan maksa seperti pada tampilan lain Modifikasi Motor Ceper. Hasilnya, motor ini layak jadi  magnet yang cukup diperhitungkan pengunjung Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta 2011.

He..he.. pasti penasaran kan ingin melihatnya dan ‘membelainya’ langsung. Kalau begitu, silakan datang ke stan Swallow di salah satu sudut strategis pameran bergengsi tahunan ini. Kawasaki Binter Mercy Ala Choperis Newyork Style ini mejeng sebulan penuh!

DATA MODIFIKASI
Monosok : Jupiter MX
Ban depan : Swallow 120/60-17 & 250-17
Pelek : 5,50-17 & 5,00-17
Pijakan kaki: Harley Davidson custom
Master rem: Nissin

Selasa, 23 Agustus 2011

Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker

0 komentar



Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker adalah hasil kreasi sang modifikator handal yang sudah banyak menelorkan hasil modifikasi-modifikasi lain yang sudah tidak asing lagi bagi anda di kawasan Jogja dan sekitarnya, kali ini sang maestro mencoba dengan tampilan lain.

Setelah banyak melahirkan karya modif xtreme buat customernya, sekarang Agus Sudariswanto dari bengkel Darizt Custom (DC), Jogja buat motor untuk dirinya sendiri. Pilihannya Binter Merzy. Motor ini jika dibiarkan dengan rangka standar enggak nyaman buat dirinya yang berpostur kecil.

Karena itu, rombakan pada bagian rangka jadi yang utama. "Konsepnya sih mengarah pada Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker , tapi karena saya kecil, makanya dipendekin seperti ini," buka Agus sambil tertawa.

Memang pada umumnya tracker mempunyai postur yang lebih tinggi dibandingkan ini. Menurut Agus lagi, jika ketinggian, bisa-bisa jinjit saat berhenti di lampu merah. Maklum saja posturnya hanya sekitar 160 cm.

"Selain itu untuk saya Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker ini juga terasa berat. Setelah dipelajari terbukti posisi mesinnya yang terlalu maju sehingga berat tadi," tambah ayah dua anak ini.

Ini yang menjadi tugas pertama. Karena mesin maju dirasa kurang nyaman, maka harus dibuat mundur. Center of gravity digeser. Agus mengakalinya dengan dua cara. Di depan dan belakang.

"Untuk wilayah depan pada Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker ini, rangka dipanjangin sehingga komstir lebih maju sekitar 5 cm," lanjut pria 38 tahun ini. Dia menggunakan pipa yang ukurannya sama dengan diameter pipa standar Merzy.

Sedangkan untuk belakang, lengan ayun yang kena amputasi. "Bagian depan swing arm dipotong, juga sekitar 5 cm," bebernya panjang-lebar.

Akibat perlakuan seperti ini, posisi mesin menjadi mundur dibandingkan posisi awal. "Dengan begini, pada Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker ini lebih nyaman diajak bermanuver, juga ketika diajak turing panjang," katanya.

Sementara itu rangka yang menjadi dudukan dan pegangan mesin masih menggunakan aslinya. Efek lain dengan perlakuan seperti ini motor terlihat sedikit bantet bin padat. Beda jauh dengan kondisi standar si KZ200. 

Langkah modifikasi yang cukup unik juga dilakukan pada sok belakang. Asli nya ini copotan dari Honda Mega Pro lihat juga tampilan kemarin Modifikasi Honda Tiger Cafe Racer. Tapi bentuk pernya beda ya? 

"Memang bagian per sudah dicustom, pakai pegas yang nemu di pasar loak. Pokoknya sekarang jarak antar lingkar per sudah menjadi lebih lebar," kata pemilik bengkel di Jl. Kaliurang, Km 7, Plamburan, Jogja ini. 

Keunikan lainnya pasti bisa ditebak dari bentuk dan model lampu. Baik untuk lampu depan maupun belakang. "Itu murni dibuat sendiri, basicnya ngambil dari fog lamp atau lampu kabut mobil lihat juga tampilan yang lalu Modifikasi Yamaha Byson Ala Ferari," ujarnya. Terlihat unik karena lampu tadi tampak seperti tertanam pada bodi motor.

Aliran modifIkasi yang dipilih Agus ini memang mengarah pada tampilan klasik. Paling tidak bergaya lawas. Sekitar periode '60 atau '70-an.  "Karena itulah urusan warna harus mengacu pada kelir klasik, jangan yang terlalu mengilap atau ngejreng gaya masa kini," tambahnya berbagi ilmu. 

Tapi, supaya enggak lari dari warna identitas Kawasaki yang hijau, tetap dipertahankan. "Ijonya dibuat lebih tua, sudah pasti beda dengan kebanyakan Kawasaki sekarang," ungkapnya dengan dialek Jawa yang cukup medhok. Kelir tadi menjalar sampai sokbreker depan dan belakang. 

Supaya tampilan Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Ala Tracker ini terlihat lebih modif, diberi kombinasi dengan putih. “Ditambah lagi dengan list atau garis merah yang membatasi keduanya, maka sekarang terlihat jauh lebih simpel dengan tetap berkesan klasik," yakin pria ramah ini.

DATA MODIFIKASIBan depan: Dunlop 300-18
Ban belakang: IRC 130/70-17
Pelek: Excel Takasago
Setang: Custom
Tangki: CB K3

Modifikasi Honda Tiger Cafe Racer

1 komentar



Modifikasi Honda Tiger Cafe Racer merupakan hasil kreasi seorang mahasiswa yang tentunya melihat tampilan motor yang menarik pasti mahasiswa dari jurusan seni, sebagai mahasiswa jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sigit Widodo punya selera modifikasi khas dengan jati dirinya. Makanya dia kekeh kasih tema rock n’ roll café racer pada motornya.

Rock n’ roll café racer dimaksud seniman lukis ini, memadukan konsep motor café racer dengan gaya rock n’ roll. “Jadi nggak cuma tampang motor yang jadul (zaman dulu) nggak seperti tampilan kemarin Modifikasi Minerva Sachs Monster 250. Tapi dandanan juga harus menyesuaikan. Macam orang Amrik tempo dulu,” buka warga Barak Margoluwih, Sleman-Yogyakarta.

Honda Tiger 2004 pun dirombak menjadi Modifikasi Honda Tiger Cafe Racer motor jadul. Diakui Sigit kalau ubahan dilakukan saat pulang kuliah atau libur dan hanya memakan waktu satu bulan lebih.

“Paling lama rombak tangki, bodi belakang bak buntut tawon juga pembuatan windshield. Tangki bikin ulang dari plat galvanis. Sedang bodi dan windshield dari bahan fiberglass,” imbuhnya.

Sedikit mengalami kesulitan saat pembuatan windshiled pada Modifikasi Honda Tiger Cafe Racer ini. Itu karena pengerolannya menggunakan barang yang panas. Bahkan terpaksa harus melakukan pemotongan berulang agar hasil yang diinginkan jadi lebih halus. Terlebih di soal bentuk, juga harus disesuaikan agar dapat bentuk yang pas dengan tema modifikasi yang diusung.

Begitu juga dengan ubahan lampu depan. Sigit ingin komponen sektor penerangan itu tetap ada tanpa harus menghilangkan kosep aslinya. Maka­nya dibikin biar lampu bisa dibuka dan ditutup secara manual pakai sekrup.

Agar tampilan pada Modifikasi Honda Tiger Cafe Racer ini tampak jadi lebih harmonis, kaki depan-belakang juga digarap berbeda dari biasanya. Contohnya satu set sok depan upside-down milik motor Cagiva Mito yang dipercaya menempel pada komstir asli Tiger. Seperti biasa, diameter dan pajang batang komstir tadi tetap mesti disesuaikan lagi biar masuk ke Tiger.

Adapun untuk urusan kaki belakang, sok ganda merek YSS duduk anteng di lengan ayun custom yang batangnya sudah dibikin ulang dan mengambil tempat dari besi pipa seperti pada tampilan lain Modifikasi Yamaha Byson Ala Ferari. Bahkan pijakan kaki juga digarap dengan gaya unik.

“Paling dirasa penting, pada Modifikasi Honda Tiger Cafe Racer ini dan gayaku masuk dan menyatu,” tegas Sigit dengan gayanya yang khas.
 DATA MODIFIKASI
 Ban depan: Swallow 160/60-17
Ban belakang : Corsa 250/70-17
Bodi : Full fiber custom
Knalpot: Custom

Modifikasi Minerva Sachs Monter 250

0 komentar



Modifikasi Minerva Sachs Monter 250 merupakan sebuah inovasi yang sangat membutuhkan tenaga extra, initerjadi setelah beberapa bahan dicoba terasa kurang begitu cocok, Modifikasi limbah moge bakal repot pasang di Minerva Sachs Naked 250. Terjadi di tungggangan milik Pungky Budiman. Dirancang ulang kaki-kakinya supaya lebih imbang dengan tampilan yang futuristik banget.

Secara desain Sachs Naked 250 masuk kategori naked bike. Motor yang telanjang dengan menonjolkan subframe seperti Ducati Monster. Tapi, ada yang sedikit kurang pas buat ukuran kuda besi sesangar Sachs Naked.

Bagian yang kurang sesuai dengan sosok Sachs Naked ada pada kaki-kaki. “Iya, sok depannya masih teleskopik. Ban belakang kurang lebar. Makanya, motor baru tiga hari di rumah langsung dibawa ke BMS (Baru Motor Sport),untuk Modifikasi Minerva Sachs Monter 250 ini” beber Pungky, warga Fatmawati, Jakarta Selatan.

Sachs Naked dibawa ke Jl. Palmerah Barat, No. 25, markas BMS. Eeeeh, permintaan Pungky untuk ganti sokbreker depan dan ban belakang malah jadi sesuatu yang sangat serius buat awak BMS.

“Serba susah. Bisa saja main ganti sokbreker atau pakai pelek lebar, tapi rangka utama malah jadi banyak dikorbankan. Ini jadi tantangan,buat Modifikasi Minerva Sachs Monter 250 ini” ulas Ariawan Wijaya, pemilik BMS.

Supaya enggak mengorbankan rangka utama , tentu harus dilakukan ubahan khusus. Kaki-kaki belakang enggak perlu ganti lengan ayun dan suspensi moge. Swing arm dan sokbreker belakang tetap standar, tapi lengan ayun dilebarkan.

Bikin lebih lebar lengan ayun belakang dengan memangkas dan mengelas ulang kanan-kirinya. Makanya, pelek 6 inci bisa dipasang ke Modifikasi Minerva Sachs Monter 250 ini. Sebelumnya rim aslinya 3,5 inchi.

“Maksa pakai swing arm dan sokbreker belakang moge harus mangkas dan ngelas ulang rangka utama. Jadi rugi banyak,” jelas Ari yang berambut jigrik. “Tapi, untuk ban belakang masih dirasa terlalu tebal. Nunggu yang lebih tipis belum ada stok,” timpal Pungky.

Begitu juga dengan pemasangan suspensi depan pada Modifikasi Minerva Sachs Monter 250 ini. Diyakini cukup menggunakan sokbreker asli Kawasaki ZX1000. Segitiga dan rumah komstir enggak perlu dirancang ulang. “Segitiga bawah cukup dicoak sedikit bagian dalamnya. Lalu sudut rake digeser ke depan dan dikasih stopper supaya lebih stabil,” ringkas Ari.

Jadinya, ya begini ini! Sosok Sachs Naked memang lebih pantas menjadi real naked bike.

Sachs Naked 250 yang sudah dirombak jadi lebih gagah di bagian kaki-kaki tambah sip dengan sentuhan carbon look seperti tampilan kemarin Modifikasi Yamaha Byson Ala LA. Lekukan tangki yang memang bawaan motor, bagian tengah tangki dan buritan dikasih celupan karbon. Bandingkan dengan yang aslinya, bodi dan buntut hanya polos.  

Karena polos, penambahan karbon di beberapa bagian jadi layak di Sachs Naked. Sentuhan karbon sepertinya cuma tambahan. Tapi, hasilnya jadi lebih harmonis seperti pada tampilan lain Modifikasi Yamaha Byson Ala Ferari. Soalnya kelir dominan Sachs Naked putih. Jadinya, Sachs Naked 250 milik Pungky mengambil ciri Ducati Monster 696. Di luar hitam, seperti merah dan putih di Monster 696 diberi motif karbon.

Salah nggak kalau sudah begini kita sebut aja jadi Modifikasi Minerva Sachs Monter 250 ? "Benar supaya mendekati Ducati Monster. Silakan bandingkan sendiri," pasrah Ari. 

 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Shinko 120/70-17
Ban belakang: Shinko 190/50-17
Pelek depan: ZX1400 3,5 x 17
Pelek belakang : ZX1400 6,0 x 17

Senin, 22 Agustus 2011

Modifikasi Yamaha Byson Ala LA

1 komentar
              

Modifikasi Yamaha Byson Ala LA merupakan penyempurnaan wajah asli dari dasar motor agar tampilannya makin lebih garang dan memikat, Ibarat cowok, Byson itu sudah ganteng dari lahirnya. Tinggal sedikit sentuhan, tampang Byson dipastikan bakal bikin klepek, klepek... Silakan lihat sentuhan minimalis yang dilakukan Lent Automidified (LA) dari Probolinggo, Jawa Timur.

Byson sukses jadi tampil lebih oks. "Rombakannya memang sengaja dibuat minimalis. Karena, pada dasarnya memang sudah memiliki tongkrongan yang sudah keren. Sekali lagi, untuk Modifikasi Yamaha Byson Ala LA ini cukup beberapa bagian lagi yang harus dipertegas. Ya supaya betul-betul berkesan sangar seperti binatang bernama Byson itu sendiri," bilang Adhi Wicaksono, juragan LA.

Sasaran pertama tangki. Sistem kondom standarnya memang sangat memudahkan. Dibuat cover tangki yang sesuai keinginan seperti pada tampilan lain Modifikasi Yamaha Byson Ala Ducati Monster. "Tinggal meniru posisi dudukan dan lubang bautnya sesuai pada cover tangki standar.

Berikutnya memikirkan bentuk desain pada Modifikasi Yamaha Byson Ala LA ini. Dan cover tangki baru ini sengaja dimensi bagian samping sedikit dikembungkan masing-masing menjadi lebih besar sekitar 2,5 cm ke samping kanan dan kiri," beber brother tinggal di Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 93, Probolinggo.

Pekerjaan berlanjut ke sektor bawah. Byson standar belum dilengkapi dengan cover penutup mesin. Lantas Siwe, panggilan akrabnya berinisiatif membuat cover mesin bagian bawah. Cover berbahan utama serat fiber dan resin ini sangat memberikan kontribusi yang berarti pada Modifikasi Yamaha Byson Ala LA ini.

Lengan ayun juga ikut mendapat sentuhan. Cukup menggunakan sistem kondom sehingga terlihat lebih kekar. Oh ya, rangkaian bodi kit ini sepertinya juga sudah siap dipasarkan seperti pada tampilan terdahulu Modifikasi Yamaha Byson Ala Ferrari. Harga dan segala macamnya, masih belum tahu. Namanya juga baru niat!

Pasti tambah sip kalau jok pada Modifikasi Yamaha Byson Ala LA ini juga kena sentuhan. Caranya, ganti pelapis kelir harmonis dari berbagai macam pilihan warna yang ditawarkan MBTech.

Minggu, 21 Agustus 2011

Modifikasi Kawasaki KSR 110 Ala Thailand

0 komentar


 
Modifikasi Kawasaki KSR 110 Ala Thailand merupakan modifikasi yang sebenarnya dilakukan oleh para pecinta supermoto, karena memang berawal dari sanalah motor ini muncul, harus diakui bahwa jika ingin modifikasi Kawasaki KSR, maka apa yang ada di Thailand bisa dijadikan sebagai acuan. Hal itu karena motor ini sudah lebih dahulu hadir di sana dan mendapat sambutan positif.

Beberapa produsen variasi juga sudah membuat produk bolt-on  yang siap pakai. Satu hal lagi, bukan hal yang tabu mencoba mengadopsi style di sana seperti pada tampilan kemarin Modifikasi Kawasaki KLX Ala Special Engine. Tentu saja dengan modifikasi di beberapa sektor, tidak mengcopy 100%.

Hal itulah yang dilakukan Rian Tjah­yadi dari Aboben Variasi (AV), Denpasar untuk Modifikasi Kawasaki KSR 110 Ala Thailand ini. "KSR memang masuk motor hobi dan eksklusif, jadi orang-orangnya juga enggak mau ganti total. Apalagi ini masih tergolong motor baru," cuap Rian.

Dengan alasan itu, konsep modifikasi ini dibuat. Lihat saja KSR yang berwarna hitam. Karena Rian ingin tampilan yang benar-benar ngejreng maka dipilih variasi bolt-on berwarna merah.

"Selain itu untuk Modifikasi Kawasaki KSR 110 Ala Thailand ini warna merah juga cocok disandingkan dengan bodi yang sudah dominan hitam," kata pria berambut lurus ini lagi. Mulai dari pelindung sok, footstep, cover engine, cover tutup oli dan sejumlah pernik pendukung kecil lainnya.

Sebenarnya selain warna merah, Bikers juga mengeluarkan kelir lainnya. Misalnya saja gold, silver, titan, black dan blue. Tapi, dengan selera modifikasinya yang sudah teruji di berbagai contezt maka dipilih kelir merah. Total, tanpa ada gabungan dengan warna yang lain.

Memang dengan pemasangan sekian banyak atribut ada kesan Modifikasi Kawasaki KSR 110 Ala Thailand ini terlihat ramai dan norak. Tapi, itulah pilihan yang harus dilakukan jika ingin tampil atraktif.

Membuat kedua motor ini terlihat lebih gaya, Rian tidak hanya asal tempel barang. Sudah pasti ada skill modifikasi yang juga dikeluarkan. Silakan lihat pada bentuk buritan sekarang.

Rian terbukti menggunakan stop lamp LED yang merupakan variasi Ninja 250R. Ini murni trik atau hasil ide kreatif, seperti pada tampilan lain Modifikasi Honda Mega Pro Ala Super Moto Streetfighter bukan meniru apa yang sudah lazim dilakukan di Thailand.

"Sebab lampu Ninja 250R memang bisa plek dengan dudukan lampu belakang KSR," ungkap Rian lagi. Selain itu untuk urusan kabel kelistrikan lainnya juga tidak ada lagi hambatan berarti.

Karena sudah LED, maka kesan modern pada Modifikasi Kawasaki KSR 110 Ala Thailand ini juga sedikit tergambar saat menyala. Trik seperti ini sangat diperlukan dalam memodifikasi supaya mendapatkan hasil yang menarik tanpa harus repot dalam urusan instalasi. Layak untuk ditiru dan dicoba.

DATA MODIFIKASI
Pelek: Variasi Thailand
Setang: Protaper
Knalpot: Variasi Thailand
Tutup tangki: KSR
Sepatbor: Shark