skip to main | skip to sidebar

Senin, 12 Desember 2011

Modifikasi All New Toyota Avanza Soun Quality

0 komentar

 

Modifikasi All New Toyota Avanza Soun Quality memang benar-benar didesain untuk memuaskan para penggemarnya, tidak tanggung-tanggung, untuk memuaskan pemiliknya khususnya pada bagian kepuasan memanjakan telinga bagi sipengendara, sekarang sudah terwujud dengan adanya keluaran terbaru mobil buatan pabrikan jepang ini, audio yang sekarang berbeda jauh dari produk audio milik Toyota Avanza terdahulu, suara lebih jring dan lebih segala-galanya, jika sipemilik ingin mengikuti kontes jadi tinggal menambah sedikit audionya, soalnya (SQ) pada mobil ini memang didesain bagaikan mobil kontes.

Kehadiran varian terbaru All New Toyota Avanza, rupanya disikapi sangat antusias oleh instalatur car audio profesional Tanah air. Sebab jika menilik perjalanan Avanza di kontes audio, mobil ini termasuk langganan juara di hampir setiap event kompetisi terutama di kelas sound quality (SQ), menyikapi kompetisi di dunia car audio saat ini, PT Toyota-Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek (APM) Toyota di Indonesia, mendaulat Audioworkshop (AWS) buat mengupgrade tata suara kabin All New Avanza layaknya mobil kontes yang siap berlaga.

Wahyu Tanuwidjaja, instalatur AWS yang berperan sebagai konseptor di balik modifikasi bertema 'Modifikasi All New Toyota Avanza Soun Quality' ini, menuturkan bahwa upgrade pada sistem audio All New Avanza seluruhnya menggunakan produk bikinannya sendiri. "Semuanya full Dominations mulai speaker sampai ke prosesornya," bangga Wahyu, komponen yang dipakai seperti speaker depan Dominations ES62, power amplifier Dominations 1500.4 (4 channel) dan 2000D (monoblok), subwoofer Dominations Young Guns serta prosesor Dominations Corpus Callosum.



Ubahan pada Modifikasi All New Toyota Avanza Soun Quality ini yang diterapkan Wahyu dengan mengandalkan produk andalannya tadi melibatkan dua tipe kendaraan, All New Avanza 1.5 Veloz dan 1.3 G, yang akan dipamerkan saat launching perdananya 9 November di Jakarta, pada kabin All New Avanza 1.5 Veloz yang standarnya sudah dibekali head unit 2-DIN model integrated ini, dicustom ulang pakai Electrik monitor 7 inci touch screen dari Fujitsu, yang merupakan vendor resmi untuk varian Toyota di Tanah Air.

Sementara model 1.3 G yang sejatinya hanya dibekali head unit model single DIN, diupgrade pakai monitor dari vendor yang sama dan dibedakan dari desain panel kontrolnya saja, meskipun kabin All New Avanza 1.5 Veloz sudah dipersenjatai 6 speaker, urusan reproduksi nada harus dibikin lebih optimal pakai sistem car theater 4.1. "Sebab tidak pakai center speaker karena mempertimbangkan aspek daily use," urai Johnson, Brand Manager AWS.

Secara garis besar, sistem audio yang diterapkan pada All New Avanza 1.5 Veloz maupun model 1.3 G memiliki konsep Modifikasi All New Toyota Avanza Soun Quality yang serupa. Namun tetap ada perbedaan antara keduanya, sebagai opsi bagi kalangan dengan selera yang berbeda, All New Toyota Avanza memang potensial buat memuaskan telinga para pemiliknya, terlebih bagi mereka yang hobi di dunia car audio. Hal ini pun terungkap dari pendapat beberapa instalatur audio, yang umumnya menanggapi positif seputar perubahan yang terjadi pada interior small MPV racikan PT Toyota-Astra Motor (TAM) ini.

Andreas Abbas
Pentolan Wiki Wiki di Gading Kirana Timur, Jakut ini meyakini bahwa bagasi
All New Avanza, yang sedikit lebih luas dari versi sebelumnya, bisa diandalkan buat menciptakan entakan bass lebih optimal. "Pakai subwoofer 12 inci sekali pun tidak akan maksa seperti model sebelumnya, dan volume boks bisa dibikin sampai 1 kubik karena bagasinya lebih luas," pungkas Abbas sapaannya

Andrie Widjaja
Instalatur Bassindo Audio di Kelapa Gading Boulevard, Jakut ini memastikan bahwa untuk menciptakan efek depth (kedalaman suara panggung) di kabin All New Avanza sangat mungkin. "Kedalaman suara di atas dasbor bisa tercipta sempurna karena didukung desain pilar yang lebih landai, serta jarak ujung dasbor dengan kaca depan yang agak jauh dari tipe sebelumnya," urai Andrie
Yung yung
Instalatur profesional asal kota Gudeg ini, punya pendapat tersendiri. "Pastinya bisa membuat kualitas sound menjadi lebih bagus dari sebelumnya.
Apalagi kontur dasbornya juga lebih lapang, sehingga bisa membuat suara terdengar lebih mekar (megah)," yakin punggawa Elixir Audio Yogyakarta ini

Maslim Djanuanto
Menanggapi kemunculan varian terbaru dari TAM ini, Maslim Djanuanto memastikan bakal ada perubahan cukup elegan pada tata suara kabin Avanza generasi kedua ini. "Tentu akan lebih baik hasilnya jika dibandingkan model sebelumnya.
Karena melihat dari desain pilar serta dasbornya, sangat ideal buat upgrade audio dengan kualitas yang lebih mumpuni," ungkap instalatur Basis Audio di Kembangan, Jakbar ini

Edie Soesanto
Desain interior yang lebih simetris ketimbang versi terdahulu, membuat Edie Soesanto yakin kalau kualitas modifikasi sound system All New Avanza bakal lebih mumpuni buat diupgrade. "Dimensi kabin sedikit lebih lapang dari Avanza sebelumnya, selain itu kelandaian pilar A bisa memudahkan untuk menciptakan efek depth lebih optimal," kata instalatur Cartens Audio di Fatmawati, Jaksel ini.

Menurut Johnson selaku person in charge dalam proyek Modifikasi All New Toyota Avanza Soun Quality ini, pembeda antara keduanya hanya ditunjukkan dari jumlah subwoofer yang dipakai. Untuk tipe Veloz pakai 3 buah, karena diproyeksikan buat kalangan muda yang biasanya tidak terlalu mengutamakan fungsi bagasi. Sedangkan pada model 1.3 G dipasang 2 subwoofer agar tersisa space buat bagasi.


Dilema Kontrol Elektris Di Moto GP

0 komentar

Dilema Kontrol Elektris Di Moto GP memang sangat berpengaruh saat ini bagi sang pembalapnya, ada yang setuju dan ada yang tidak, karena jika dianalisis memang banyak sekali pengaruhnya, bahkan pembalap sekaliber Valentino Rossi mengomentari adanya gangguan pada skil para pembalapnya, karena setelah sang pembalap turun di arena sirkuit, langsung saja dipandu oleh tim melalui kontrol elektris tadi jadi kesimpulannya, kemampuan skil indifidu sepenuhnya dari pembalap akan berkurang dengan adanya pantauan tim dari kontrol elektris tadi.

Sejak masuknya era motor 800cc, Valentino Rossi merasakan ada hal yang hilang dari pagelaran MotoGP, yaitu skill pembalap jadi kurang terasah. Pasalnya cukup banyak bantuan sistem elektronik pada motor, yang membuat pembalap tinggal menarik handle gas dalam-dalam, hal ini memang terlihat sukup kontras dengan balapan dibawah tahun 2006, dimana piranti elektronik pada motor masih dibatasi. Semua pembalap benar-benar terasah skillnya untuk bertarung. Banyak pembalap yang sliding jika tidak memperhitungkan bukaan gas saat menikung, karena tidak ada yang membantu untuk mengontrol besarnya traksi roda belakang.

“Saya rasa ini adalah masalah yang paling besar di MotoGP dan harus segera diselesaikan. Dulu orang ingin menonton MotoGP, karena memang ini menjadi ajang pembuktian para pembalap yang memiliki skill terbaik. Tapi ketika bantuan sistem elektronik mendominasi di era 800cc, MotoGP rasanya sudah seperti menonton F1 yang cukup membosankan,” kesal Rossi, dengan alasan inilah mengapa sang legenda MotoGP itu sangat berharap, agar pada musim 2012 mendatang, ketika Dilema Kontrol Elektris Di Moto GP regulasi yang baru digulirkan dengan kapasitas mesin motor kembali ke 1.000cc, FIM bisa meminimalisasi bantuan sistem elektronik di MotoGP.

“Saya harap tahun 2012 nanti piranti elektronik di minimalisir, termasuk anti wheelie, dan anti sliding. Orang-orang justru ingin melihat motor-motor itu melakukan wheelie, dan sliding di beberapa areal. Karena kalau pembalap sudah tidak bisa melakukan hal yang sesuai keinginannya, lalu apa bedanya MotoGP dengan mainan mobil remote control?” imbuh Rossi lagi, hmm, ada benarnya juga, mengingat MotoGP adalah kelas tertinggi di dunia balap. Seharusnya yang masuk di MotoGP adalah para pembalap yang sudah khatam dengan motor tanpa bantuan alat elektronik yang berlebihan. Apakah usul Rossi yang satu ini bakal didengarkan oleh FIM dan DORNA? Kita tunggu saja nanti.

Belakangan ini, pembahasan kontrol elektris yang terlalu berpengaruh di MotoGP diklaim beberapa pihak membuat pembalap jadi lebih manja. Tapi di sisi lain, FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) sebagai lembaga tertinggi yang membawahi MotoGP, tidak ingin berkompromi dengan hal-hal yang berkaitan dengan sistem pengamanan pembalap. Makanya FIM tetap menggunakan kontrol elektronis di MotoGP, menyikapi banyaknya Dilema Kontrol Elektris Di Moto GP dan  perbedaan pendapat tentang sistem kelistrikan, Kevin Schwantz angkat bicara tentang hal ini. Mantan pembalap MotoGP yang berjaya pada tahun 1993 itu pun merasa bahwa peran sistem elektronis di MotoGP jadi dilema tersendiri.

“Kontrol traksi, tidak ada yang pernah meragukan hal ini akan membuat karir seorang pembalap jadi panjang. Sebab peristiwa dengan adanya peranti tersebut membuat motor-motor jadi lebih mudah dikendarai. Ada bagusnya juga, jika dilihat dari sisi kompetisi. Saya hanya ingin melihat pembalap beradu dengan ban belakang mengeluarkan asap, dan tanpa bantuan sistem elektronik berlebihan,” papar Schwantz.

“Tapi dari sisi safety pembalap, tenaga lebih 250 daya kuda memang harusnya memiliki segala teknologi terkini dari manufaktur di MotoGP. Tapi sayang teknologi terkini itu sekarang menjadi Dilema Kontrol Elektris Di Moto GP, justru mengarah ke kontrol traksi. Bayangkan saja, 10 tahun lalu sistem ABS (Anti-Lock Braking System) masih asing. Tapi sekarang 90 persen mobil baru sudah punya sistem ABS. Jadi lebih baik membiarkan manufaktur melakukan pengembangan lebih baik,” lanjut Schwantz.

Selain kontrol traksi, tip dan trik pembalap uga berkurang oleh adanya karakter ban yang terlalu sempurna dari awal hingga akhir balapan, dituding sebagai penyebab. Dimana pembalap tidak akan mengendurkan gasnya karena mereka menganggap kondisi ban tetap berada dalam kondisi terbaik. Sementara pembalap jaman dulu, sudah harus berhati-hati saat pertengahan balapan hingga ke garis finish.

Dilema Kontrol Elektris Di Moto GP dan perdebatan kontrol traksi dan ban memang bukan hal yang gampang untuk saat ini. Sepertinya FIM, Dorna dan semua jajaran terkait termasuk manufaktur dan pembalap berembug lebih dalam. Agar MotoGP tetap nyaman untuk ditonton, tapi tetap menghadirkan kompetisi yang kuat.

Minggu, 11 Desember 2011

One Day Workshop Motor Injeksi Honda

0 komentar






One Day Workshop Motor Injeksi Honda merupakan suatu ajang pengenalan tentang perlunya kita tahu bagaimana pentingnya ramah lingkungan agar dunia ini senan tiasa terjaga kebersihan udaranya, berkat pemakaian injeksi yang terdapat pada Motor yang akan diterapkan ke seluruh produk motor terbaru nati tahun 2012, PT astra Honda Motor bekerja sama dengan Universitas Teknik Pekan Baru Riau kali ini menggelar acara untuk bagaimana mengenalkan sebuah program Tehnologi Injeksi pada seluruh masyarakat Indonesia, program ini rencana akan diterapkan pada seluruh sepeda motor terbaru tahun 2012 nanti.

Dengan teknologi injeksi semakin banyak  dihadirkan pabrikan motor. PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai salah satu yang rajin menyodorkan pilihan motor dengan sistem injeksi, sebagai teknologi baru, maka wajar masih banyak yang belum paham dengan sistem satu ini. Karena itu, AHM menggelar kegiatan pelatihan injeksi.

Untuk waktu terdekat ini One Day Workshop Motor Injeksi Honda akan mendatangi provinsi Riau, khususnya Pekanbaru. Acara ini tepatnya akan dilakukan pada 8 Desember 2011. Lokasi yang dipilih mengambil tempat di Fakultas Tehnik, Universitas Riau (UNRI), untuk peserta  kali ini jumlahnya terbatas loh. Maksimal hanya bisa diikuti oleh 60 peserta. Karena itu buruan daftar. Pendaftaran bisa dilakukan mulai sekarang sampai 5 Desember 2011. Jika berminat bisa langsung menghubungi Himpunan Mahasiswa Teknik UNRI atau bisa juga kontak Abi Irawan di 0813-1004-4252.

Oh ya, peminat yang mau ikut tidak dibatasi hanya mahasiswa. Tapi terbuka juga untuk umum. Nah bagi yang ingin mengenal lebih dalam soal sistem injeksi di Motor Terbaru, silakan dan segera daftar. Mumpung diberi pelatihan gratis langsung dari bagian teknik AHM.

Kali ini Fakultas Teknik Universitas Riau jadi tujuan One Day Workshop Motor Injeksi Honda, sosialisasi teknologi ramah lingkungan yang diharapkan mampu memerangi kerusakan lingkungan, "Pemanasan global dan sumber energi tak terbaharukan menjadi ancaman bagi kita semua. Ini menjadi tantangan bagi Honda dan jajarannya untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan," buka Istiyani Susriyati, General Manager Honda Customer Care Centre PT Astra Honda Motor (AHM).

"Lewat kegiatan ini mengajak teman-teman tahu lebih dulu tentang injeksi. Meski cuma satu hari tapi diharapkan mampu menggelitik untuk tahu lebih banyak tentang injeksi," lanjutnya, peristiwa kegiatan ini juga mendapat restu dari Dekan Fakultas Teknik, Universitas Riau, Dr.Syaiful Bahri. "Mahasiwa khususnya teknik sudah harus bisa terlibat dalam teknologi injeksi," ungkapnya. Materi yang diberikan dalam acara yang di-support penuh oleh www.motorplus-online.com dan www.otomotifnet.com ini masih seputar teori teknologi injeksi dan praktek trouble shooting pada sepeda motor injeksi dari Honda.

Semua peserta One Day Workshop Motor Injeksi Honda akan dibuat lebih tahu tentang teknologi motor injeksi Honda secara umum, dan juga akan membahas teknologi Honda yang lebih canggih seperti yang dipakai di Spacy Helm In dan Supra X 125 Helm In, totalnya ada lebih dari 70 peserta yang terdaftar turut serta, dan 40 peserta datang dari klub dan komunitas Honda di Pekanbaru, Riau.
 
One Day Workshop Motor Injeksi Honda yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) bersama www.motorplus-online.com dan www.otomotifnet.com di Universitas Riau (UNRI)hari ini (8/12) sangat dirasakan manfaatnya bagi para peserta khususnya mahasiswa, lewat gelaran ini, kesenjangan antara teori dan teknologi terkini seakan semakin rapat. "Kalau di S1 lebih banyak teori, saya masih awam soal injeksi ini," aku Kiki, mahasiswa S1 Teknik Mesin UNRI.

"Senang sekali bisa menambah wawasan, sayangnya One Day Workshop Motor Injeksi Honda cuma satu hari rasanya masih kurang," lanjut mahasiwa semester 5 yang mengaku jadi tahu secara langsung komponen-komponen di mesin injeksi, dalam sesi teori, cara kerja teknologi injeksi benar-benar dikupas habis, bahkan dijelaskan semua fungsi sensor-sensor dan logika sederhana bagaimana injeksi bisa lebih ramah lingkungan.

Sedang untuk mahasiswa Diploma yang notabene lebih banyak praktek dan kerja lapangan juga seolah mendapatkan alat praktek baru. Apalagi workshop ini bukan sekedar buka-bukaan soal teori, tapi juga mengajak peserta belajar mendeteksi dan melakukan perbaikan ketika terjadi kerusakan pada sistem injeksi.

"Sebenarnya kita juga ada mata kuliah Perawatan, tapi sayang untuk praktek pada acara One Day Workshop Motor Injeksi Honda masih pakai motor yang menggunakan karburator," aku Aria, mahasiswa D3 Teknik Mesin. "Makanya pakai ini jadi enak, tahu lah sedikit-sedikit mesin terbaru," ungkapnya girang, makna berbeda juga diakui Ripal, mahasiswa D3 angkatan 2010. Buatnya ikut kegiatan ini justru seperti curi start. "Mata kuliah Perawatan seharusnya baru didapat pada semester 5, tapi ini lebih dulu belajar," ujar pria berperawakan kurus ini.

Bukan hanya mahasiswa yang ikut aktif di One Day Workshop Motor Injeksi Honda, tapi komunitas dan klub Modifikasi Motor Honda di Pekanbaru juga tidak mau kalah. Bahkan tak sedikit yang mengaku kepincut dengan teknologi ini, sedikitnya ada 40 orang bikers dari beragam klub Honda datang di Universitas Riau (8/12). Apalagi lewat acara yang disupport penuh oleh PT Astra Honda Motor, www.motorplus-online.com dan www.otomotifnet.com ini, semua peserta mendapatkan bekal pengetahuan teori cara kerja teknologi injeksi.

Dan pada sesi workshop juga mengajak peserta belajar Tips dan Trik mendeteksi dan melakukan perbaikan ketika terjadi kerusakan pada sistem injeksi, "Sengaja dibuat lengkap. Kita ingin meluruskan anggapan negatif karena banyak orang yg belom tahu injeksi," ungkap Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor PT Astra Honda Motor (AHM). Buntutnya, pengetahuan yang lebih terbuka membuat bikers di Pekanbaru kepincut teknologi injeksi.

"Iya saya penasaran banget, makanya sengaja datang pada acara One Day Workshop Motor Injeksi Honda ini. Kalau ada Honda BeAT injeksi saya langsung ambil kayaknya," kekeh Risqo dari Lovers BeAT Club, keinginan serupa juga amini Jack dari Classic Club Cup70 (Triple-C). Meski pakai motor tua, tapi pria ramah ini mengaku ingin beralih ke injeksi, "Iya pengen pasang injeksi di motor tua. Makanya ikut karena penasaran. Ternyata bisa tapi komponennya banyak sekali yg harus diubah," akunya.

Selasa, 06 Desember 2011

Peristiwa Mistik Dalam Dunia Balap

0 komentar


Peristiwa Mistik Dalam Dunia Balap memang sangat menarik untuk kita ketahui, khususnya di negeri kita tercinta ini, dalam balapan liar maupun resmi, kelihatannya semuanya tidak akan bisa lepas dari dunia mistik ini, mungkin kalau di luarnegeri bisa dibilang tidak ada bedanya dengan faktor keberuntungan, nah! untuk mencari faktor keberuntungan ini biasanya dibutuhkan bantuan orang pintar untuk mencarikannya, bisa lewat benda atau sesuatu barang yang diberikan sang paranormal untuk di bawanya sebagai benda keramat yang bisa mendatangkan keberuntungan.

Cerita mistik sudah lama merambah dunia balap. Baik resmi maupun balap liar.  Kami pernah jadi saksi langsung di Surabaya pada pertengahan 2004. Sehari sebelum balapan dimulai, sebuah Kawasaki Ninja dibalut kain kafan. Tidak lupa kembang tujuh rupa dan wangi aroma kemenyan.  Motor Terbaru yang akan dipergunakannya tetap dibungkus rapat dan baru dibuka di garis start. “Ini untuk jaga-jaga  bila lawan menggunakan santet, maka bisa ditolak,” ujar sang mekanik yang ogah disebut namanya.

Peristiwa Mistik Dalam Dunia Balap biasanya paling terlihat di dunia balap liar. Para pelaku nggak hanya konsen di soal performa Motor Racing yang akan ditungganginya dan kelihaian jokinya. Demi kemenangan, hal-hal berbau klenik juga sering dilakoni. Sebelum berangkat menuju lokasi arena balap biasanya dilakukan ritual slamatan dengan menyembelih seekor binatang untuk dijadikan korban persembahan, Khususnya taruhan dalam partai besar, lelaku nggak biasa seringkali terjadi. Pas start misalnya, motor sangat dilindungi oleh tim dan pemiliknya.

Pernah kejadian, mereka ribut besar hanya karena ada orang luar menyentuh motor itu. ”Kita nggak tahu motivasi orang luar menyentuh motor itu, kadang mereka seperti ‘menyantet’ motor lawannya dengan cara disentuh. Bisa ujug-ujug ada trouble, motor menolak melesat bahkan mesin jebol,” kata sang mekanik yang berambut ikal ini.

Saat rombongan kami datang ke pulau Madura ingin membuktikan Peristiwa Mistik Dalam Dunia Balap kami melihat kejadian unik. Pembalap bernama Arif Seka tiba-tiba setang motornya patah. Saat tanding ulang, kejadian trouble hampir sama. Abdul Rasyid salah seorang penonton dari Pamekasan bersaksi. ”Persis saat setang Arif patah, ada orang yang memegang lidi dan mematahkan lidi itu. Berbarengan ia patahkan, setang sang pembalap patah.”

Bukan hanya di balap motor liar saja, bahkan terjadi juga dalam balapan Mobil Terbaru , yang juga syarat dengan persaingan untuk menjadi juara, Juga terjadi di balapan resmi. Seperti dialami Wayang, mekanik dari Yogyakarta saat balapan di Kalimatan Timur. Tiba-tiba motor Rudi Salim ogah hidup di garis start.

Padahal, sudah dicheck dan ricek. namun Peristiwa Mistik Dalam Dunia Balap masih saja terjadi, Begitu dibawa ke paddcok, terbukti ada segumpal rambut di dalam karburator.  “Besoknya, setiap mau balap di Kalimatan, aku bawa ke ‘orang pintar’. Lalu dikasih air putih dan dicipratin ke motor sebelum balapan. Setelah itu, nggak ada masalah,” tegas anak didik Merit ini.

Ahmad Jayadi mengalami di MotoPrix Kenjeran tahun lalu. Motor Ocky Ristan ngadat di garis start. Dibawa ke paddock, hidup normal. Saat dibawa ke start, mati lagi. “Gue sampai bingung, kenapa nih motor,” ujar Adi sapaan akrabnya. Wawan Hermawan, rider Honda tertimpa sial saat HRC Tegal. Sudah jauh memimpin balapan. Tiba-tiba motor mati. “Tapi, ketika masuk paddock kembali normal. Kejadian ini terulang di HRC Bali. Sampai saat ini, belum ketahuan penyebabnya,namun ada yang mengatakan untuk mengatasi hal semacam itu tetap ada Tips dan Trik untuk melawannya ” tegas Wawan lagi.

Paling aneh dialami Fedri Efendi dari tim Yamaha Intan Raya Motor saat motoprix Yogyakarta. Fedri sudah jauh meninggalkan lawan, padahal soal Tehnologi Tehnik Motor miliknya jauh dari motor lawan, akan tetapi menjelang finis tiba-tiba motor meraung tanpa tenaga. Setelah dicek, sproket depan sudah nggak ada. Padahal, penguncinya masih ada. “Saya sudah keliling sirkuit mencari dan memang tidak menemukan bekas sproket,” pasti Hasan pemilik tim.

Hokky Krisdianto juga kerap dipusingkan dengan Peristiwa Mistik Dalam Dunia Balap, saking gregetannya, peringkat 3 IP 2011 ini juga punya cara aneh untuk menghalau misitk. Entah terbukti ampuh atau tidak. “Sebelum balapan, aku kencingin aja ban motor. Hahahaha,” jujur Hokky, dunia balap juga tidak lepas dari hal berbau klenik.

Tehnologi Injeksi pada Motor Honda

0 komentar


Tehnologi Injeksi pada Motor Honda rencananya tahun depan seluruh Motor Honda akan di pasarkan keseluruh lapisan masyarakat Indonesia, Teknologi Injeksi Honda, Lebih Smart Jumlah Sensor Dipangkas, Piranti pengkabutan bahan bakar elektronik injeksi PGM-Fi di Honda Supra X 125 Helm In dan Spacy sudah sampai pada step 4. Sesuai tingkatannya, yang ini lebih maju ketimbang versi 3 yang dipakai pada Honda PCX 125 dan CBR 250R.

Lalu apa bedanya? Paling mencolok adalah dimensinya yang lebih kecil dan jumlah sensornya yang disederhanakan. "Ada beberapa sensor yang dihilangkan tapi fungsinya digantikan oleh sensor yang lain," buka Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor PT Astra Honda Motor (AHM). Pada generasi sebelumnya ada 6 sensor yaitu; Manifold Absolute Pressure (MAP), Intake Air Temperature (IAT), Throttle Position Sensor (TPS), Engine Coolant Temperature (ECT) atau Engine Oil Temperature (EOT), Crankshaft Position (CKP) dan O2 Sensor.

Sedang pada generasi terbaru Tehnologi Injeksi pada Motor Honda ini MAP dan IAT ditanggalkan, fungsinya digantikan oleh CKP dan O2 Sensor. "Yang ini lebih advance, ternyata fungsinya bisa disatukan," ujar Endro yang berkantor di Sunter ini. Fungsi MAP adalah untuk mendeteksi tekanan udara dalam intake manifold, sedang IAT melacak suhu udara yang masuk. Informasi ini kemudian menjadi acuan Electronic Control Modul (ECM) menentukan banyak sedikitnya bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor agar komposisi udara dan bensin selalu ideal.

Nah, sekarang fungsi keduanya digantikan oleh umpan balik dari O2 sensor. ECM secara terus menerus akan menyesuaikan komposisi udara dan Bahan Bakar yang disemprotkan sesuai dengan hasil pembakaran yang terdeteksi oleh O2, selain itu, sebelumnya MAP juga punya fungsi lain yaitu untuk mendeteksi kapan terjadi pembakaran untuk memberikan perintah pengapian. "Kini fungsinya digantikan oleh CKP. ECM mendeteksi waktu pembakaran dengan membaca putaran crankshaft yang sedikit melambat saat langkah kompresi," jelas pria ramah ini panjang lebar.

Akhirnya, Throttle Body pada sistem Tehnologi Injeksi pada Motor Honda ini jadi lebih simpel. Hanya ada TPS saja, TPS ini berfungsi untuk mengukur derajat bukaan katup kupu-kupu di dalam throttle body, hal ini juga lah yang membuat harga injeksi Honda generasi terbaru jadi lebih ramah di kantong. Jumlah sensor yang ternyata bisa dikurangi tapi tetap memiliki fungsi sama tentunya mengurangi biaya produksi.

Throttle body dari perangkat injeksi step 4 yang dipakai Motor Terbaru Honda Supra X125 PGM-FI Helm In dan Spacy Helm In PGM-FI memang lebih simpel. Ada dua sensor yang dihilangkan dan fungsinya digantikan oleh sensor lain, ulasannya sudah ditayang beberapa hari yang lalu, meski cuma ada injektor, tapi di Spacy Helm In PGM-FI ada satu perangkat tambahan. Namanya FISV alias Fast Idle Selenoid Valve. Apaan sih? Yuk kita tanya langsung pada ahlinya.

"Ini adalah perangkat untuk memudahkan proses starter saat awal mesin dihidupkan. Fungsinya mirip auto choke," buka Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor PT Astra Honda Motor (AHM), alat Tehnologi Injeksi pada Motor Honda yang terpasang berdekatan dengan Throttle Position Sensor (TPS) itu fungsinya sama seperti cuk otomatis, yaitu untuk mempermudah proses penyalaan motor ketika pertama dihidupkan dengan menambah pasokan bahan bakar.

Lebih lanjut Endro menjelaskan kalau sejatinya injeksi sudah sangat mudah dihidupkan. Tapi atas nama keamanan, alat ini tetap disertakan, logikannya, ketika mesin sulit dinyalakan maka pengendara akan membuka throttle atau selongsong gas lebih dalam agar suplai bahan bakar jadi lebih banyak. Efek buruknya, putaran mesin langsung melengking tinggi.

Pada sepeda motor jenis bebek atau sport yang transmisinya bisa dinetralkan mungkin tak ada masalah. "Tapi pada skubek, kalau digas bisa langsung jalan. Tentunya bahaya," beber Endro, "Jadi meski sebenarnya tanpa FISV pun tetap mudah hidup. Tapi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Tehnologi Injeksi pada Motor Honda ini tetap ditambahkan pada skubek dengan transmisi CVT," aku pria ramah ini.

Urusan performa, injeksi step 4 pada Honda Supra X 125 Helm In PGM-FI dan Spacy PGM-FI diklaim lebih baik. Salah satu penyebabnya adalah posisi injektor di throttle body yang lebih dekat dengan intake manifold, posisi injektor bisa dekat dengan intake manifold karena throttle body yang baru ini lebih ringkas. Throttle body-nya jadi sepi tanpa Manifold Absolute Pressure (MAP) dan Intake Air Temperature (IAT) sehingga penempatan injektor bisa lebih fleksibel.

Alhasil komponen vital yang tugasnya menyemprotkan bensin ke ruang bakar dipasang pada intake manifold. Jadi, posisinya lebih dekat ke lubang inlet, "Soal tekanan debit bensin yang disemprot injektor baik step 2 atau 4 masih sama, sperti halnya penerapan pada sistem kebanyakan Mobil Terbaru, yaitu 294 kpa atau 3 kg.f/cm²," buka Sarwono Edhi, Technical Training & Service Div. PT Astra Honda Motor (AHM).

Demikianlah sedikit penjelasan tentang Tehnologi Injeksi pada Motor Honda "Cuma karena jarak injektor step 4 lebih dekat lubang inlet, keuntungannya efesiensi volumetriknya lebih baik. Gas bakar yang masuk lebih cepat juga padat," lanjutnya, sehingga lebih mudah dipantik busi, buntutnya pembakaran lebih sempurna. Pembakaran sempurna menghasilkan performa yang maksimal dan emisi yang lebih ramah lingkungan.

Senin, 05 Desember 2011

Koncep Motor Yamaha Terbaru 2012

0 komentar

 
Koncep Motor Yamaha Terbaru 2012 ini merupakan gacoan paling gres dari pabrikan Yamaha, ini bakal hadir di Tokyo Motor Show ke 42 bulan Desember mendatang, agar tampil istimewa beberapa motor konsep sudah disiapkan. Yang paling mencolok perhatian adalah XTW250 Ryoku, Yamaha menyebut XTW250 Ryoku sebagai sport utility Vehicle (SUV) motorcycle. Konsepnya sebagai sepeda motor yang memiliki ketangguhan dan mampu melaksanakan tugas berat.

Dari bentuknya juga sudah terlihat dari roda offroad berukuran gambot. Hingga rak untuk meletakan barang di bagian belakang, produsen motor terbesar di dunia, Yamaha, kembali membuat kejutan dengan memamerkan motor penjelajah yang disebut-sebut sebagai Sport Utility Vehicle (SUV) di ajang pameran Tokyo Motor Show.

Seperti dilansir Visordown, Minggu 4 Desember 2011, Yamaha XTW250 Ryoku digadang-gadang sebagai Koncep Motor Yamaha Terbaru 2012 motor adventure abad 21. Mengambil basis dari model XT250 Serow serta 'bodywork' yang terinspirasi oleh JCB, motor ini dilengkapi dengan roda offroad berukuran gambot dan tanki yang ramping. Sebagai penunjang utilitasnya, Yamaha sengaja melengkapi motor ini dengan sebuah rak barang, yang diletakan di bagian samping belakang.

Selain dapat menyimpan barang, rak itu juga bisa berfungsi sebagai roll bar yang melindungi motor dari benturan saat terjatuh, untuk mempermudah penglihatan pengemudi pada malam hari, Yamaha sengaja menyematkan dua head lamp berukuran sedang di bagian depan motor. Tidak hanya itu, ada juga lampu kabut LED di bagian samping depan motor.

Koncep Motor Yamaha Terbaru 2012 ini adalah Yamaha XTW250 mengusung mesin 249 cc, 4 tak SOHC satu silinder 2-katup. Teknologinya sudah injeksi dan memiliki gearbox dengan 5 percepatan.

Pajangan yang lain adalah Y125 Moegi. Bentuknya klasik, tanki kroom serba membulat dipadu dengan mesin 125 cc. Kaki-kakinya yang cungkring seperti sepeda membuat motor ini nampak unik, Yamaha mengklaim mesin terbaru ini sangat menyenangkan dipakai jalan-jalan santai di akhir pekan. Mesinnya juga diyakini hemat bahan bakar. 

Koncep Motor Yamaha Terbaru 2012 juga bakal memamerkan yang benar-benar sepeda yaitu PAS With. Bentuknya seperti sepeda futuristik lengkap dengan pedal gowes dan dilengkapi dengan motor listik, gowes jadi lebih ringan!, satu lagi yang menarik adalah EC-Miu. Motor roda tiga ini sekilas terlihat seperti mainan. Tapi tenang, ini bukan benar-benar mainan. Tapi mengusung mesin 50 cc.




Desainer Yamaha yakin motor ini cocok untuk wanita. Karena mudah dikendarai dan mudah digunakan untuk melakukan aktifitas-aktifitas ringan, selain motor konsep beberapa model modifikasi juga akan ditampilkan, diantaranya Super Tenere Worldcrosser. Mengambil basis motor XT1200Z yang dijual di Eropa, Yamaha melakukan upgrade agar kemampuan off roadnya meningkat.

Koncep Motor Yamaha Terbaru 2012 lainnya adalah Cygnus-X SR. Skubek yang laris manis di Jepang ini dilabur kelir 50th Anniversary of World Championship Grand Prix. Sekilas jadi mirip tunggangan Jorge Lorenzo kan, demikianlah sekilas tentang informasi Motor Terbaru, jadi tunggu dulu minat anda untuk memiliki sebuah motor yang baru, tunggu dulu kedatangannya motor ini di Indonesia, menarik bukan!.

Tips Cara mengemudi Mobil Biar Irit BBM

0 komentar
Tips Cara mengemudi Mobil Biar Irit BBM ini adalah kami persembahkan kepada anda yang sering mengendarai mobil umumnya jarak jauh, gaya serta kecakapan berkendara ternyata sangat berpengaruh pada tingkat efisiensi bahan bakar kendaraan. Mobil yang sama tapi dikendarai dua orang berbeda, bisa jadi menghabiskan bahan bakar berbeda. Satu boros, satu irit.

Berikut tips jitu mengemudi yang baik agar bisa mengurangi konsumsi bahan bakar ini biasanya dipengaruhi oleh kecakapan si pengemudi, dibanding dengan kondisi mobil selebihnya, namun ketangkasan dan kecakapan pengemudi juga mempengaruhi boros dan tidaknya BBM pada mobil itu.

Pertama, hindari akselerasi dan pengereman berlebihan. Sebab, ketika mengerem akan dibutuhkan tenaga mesin lagi untuk mengembalikan kecepatan semula. Ada baiknya Anda melaju secara konstan.

Kedua, menjaga putaran mesin. Rata-rata mesin bensin bekerja optimal di putaran 2.500-3.500 rpm – tempat torsi maksimal berada. Aturlah perpindahan gigi supaya putaran mesin berada di angka itu.

Terlalu tinggi akan menyebabkan BBM terbuang cepat, sedang terlalu rendah menyebabkan mesin kehilangan torsi dan butuh injakan gas dalam ketika hendak menambah kecepatan. dalam kategori mobil bisa irit di usahakan sang pengemudi paling hemat jika Anda melaju konstan di rpm tersebut dengan gigi tertinggi.

Ketiga, periksa tekanan ban. Jika tekanan ban berkurang tentunya dapat mengakibatkan hambatan serta beban mobil bertambah. Tenaga yang dibutuhkan juga semakin besar, otomatis ini akan menguras bahan bakar.

Keempat, menjaga injakan pedal gas. Sebaiknya jika ingin kecepatan, injaklah gas dengan lembut dan progresif. Menginjak terlalu dalam akan membuat bahan bakar keluar dengan cepat.

Kelima, hindari kemacetan. Sebab, mobil yang sering berhenti, konsumsi bbm saat itu adalah 0 km/l. Semakin banyak Anda menghindari titik kemacetan, tentunya konsumsi bbm yang didapat akan semakin minim.

Terakhir, Jalanan yang menanjak dan turunan yang curam jangan selalu main pada Arm Extention, dan jangan sekali-kali menghidupkan AC, biasanya disitulah mobil paling banyak membutuhkan BBM, maka jika tidak perlu sekali, matikan AC jika tidak perlu. Karena kompresor AC memberi beban cukup besar ke mesin.

Demikianlah sedikit pengetahuan tentang Tips Cara mengemudi  Mobil Biar Irit BBM, ini semua biar anda mengetahui tentang bagai mana baiknya anda untuk mengemudi mobil, semoga bermanfaat bagi anda.