skip to main | skip to sidebar

Kamis, 04 Agustus 2011

Suzuki Satria FU150 Ala Transformer

advertisement



Suzuki Satria FU150 Ala Transformer adalah hasil modifikasi gila-gilaan dari modifikator handal mengambil konsep film robot transformer. Seram juga melihat tampilan Suzuki Satria F-150 milik Padang Pradipta dari Perumnas Mulyasari, Majenang, Cilacap Jawa Tengah. Seperti monster atau robot di film Transformers.

“Lihat juga Modifikasi Yamaha Byson Ala Transformer III di halaman lain, bisa seperti itu karena bagian tangki dan bodi depan sudah didesain cukup radikal,” jelas Suswanto, modifikator from Billy Custom (BC), Purwokerto yang mengerjakan itu semua.

Tangki dibuat enggak biasa karena  memiliki desain baru dengan bentuk lancip. Bagian ini nemplok pada underbone bagian belakang komstir seperti terjadi pula pada Modifikasi Yamaha Byson New Transformer di halaman lain. Juga ada  shroud atau sayap pada tangki.

Makanya bentuk dan ukuran wadah bensin itu cukup besar sekaligus sebagai dudukan sein. Cover lampu Suzuki Satria FU150 Ala Transformer sengaja dibuat menumpuk dengan dudukan cover setang. Bagian ini memang dibuat agar ornamen setang sedikit ngumpet dan berkesan clean. Sekaligus memperlihatkan desain baru pada dunia streetfighter.

Tujuan lainnya, juga adalah sebagai dudukan spidometer asli Satria F. Secara fungsional tetap aman sebagai penunjuk info sein di saat belok dan kelengkapan informasi putaran mesin pada takometer serta kapasitas bahan bakar.

Perubahan lain Suzuki Satria FU150 Ala Transformer adalah, model deltabox baru dirancang dengan bentuk lebih besar. “Bagian ini untuk mengkamuflasekan sasis bawah tangki sedikit kurang basar,” jelas modifikator yang juga ‘tercemar’ aliran streetfighter khas Kota Mendoan itu.

Aliran streetfighter ini biasa disebut atau beken dengan West Jateng Style alias WJS. Seperti bodi belakang buntung dan pendek yang berkesan single fighter. Cara bikin pendek tadi dilakukan dengan memotong tulang belakang sampai abis.

"Untuk memangkasnya, dari mulai bagian underbone. Lantas dibuatkan lagi rangka baru pada bagian atas sebagai dudukan jok plus bodi belakang kecil. Bahan yang dipakai cuma pipa bulat 22,5 mm dengan panjang 25 cm," jelas ayah dari Evan Januar Pratama ini.

Hasilnya konsep Suzuki Satria FU150 Ala Transformer ini berbeda dari yang sudah ada. "Apalagi ini streetfighter yang transsexual dari jenis bebek. Bukan itu saja, juga sudah dikasih pesona lain pada komponen dan aplikasi pro arm," tegas modifikator yang mangkal di Jl. Unwiku No. 26, Karang Salam, Purwokerto.

Sebagai modifikator yang sudah lama berkecimpung di dunia modifikasi Indonesia, Wanto juga terkenal pintar menggakali komponen yang ada pada Suzuki Satria FU150 Ala Transformer yang susah diburu.

Contohnya banyak sekali konsumen yang menginginkan pakai mono arm limbah. "Sayangnya komponen itu masih jarang dan terkendala harga yang selangit. Jalan keluarnya dibuat sendiri," cuap modifikator yang meraca cukup paki pelat 5 mm sebagai material lengan ayun tunggal.

"Untuk penggarapan pada Suzuki Satria FU150 Ala Transformer paling susah adalah mengukur kelurusan roda dan mekanisme as roda belakang. Sebab ruang yang ada sempit karena penuh untuk dudukan gir belakang dan cakram belakang juga," papar Wanto yang memakai besi kualitas nomor satu sebagai material as roda belakang.
 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Corsa 110/60-17
Ban belakang: Dunlop 190/50-17
Pelek depan: Sprint
Pelek belakang: Honda Estilo
Sok depan: Variasi
Mono arm: Handmade by BC

0 komentar:

Poskan Komentar