skip to main | skip to sidebar

Minggu, 28 Agustus 2011

Modifikasi Honda CB100 Cafe Racer

advertisement



Modifikasi Honda CB100 Cafe Racer merupakan tampilan-tampilan racer yang sudah kesekian kalinya, namun untuk memenuhi hasrat penggemar akan modifikasi seperti ini kami coba dengan tampilan Cafe Racer yang baru, coba lihat tulisan di bodi custom CB100 cafe racer ini?

Sempat terpikirkan kalau si pemilik adalah Cristiano Ronaldo. Karena ada tulisan CR-7 yang identik dengan jagoan dari klub Real Madrid itu. Bukan, woi! Pemilik malah enggak kenal dengan si ganteng tadi, CR-7 bagi dirinya punya arti sendiri. 

Tulisan CR-7  itu mempunya arti cafe racer nomor 7. "Sebab si pemilik adalah penggemar angka 7, makanya diberi tulisan seperti itu. Modifikasi Honda CB100 Cafe Racer ini tidak ada hubungan dengan bola," lantang Taufik, dari KCSM Garage, Denpasar, Bali.

Setelah dengar penjelasan itu terjawab sudah rasa penasaran akan tulisan tadi. Tapi, mengenai apa ubahan yang dilakukan Taufik terhadap motor milik Kadek ini tetap menaik dibahas. Sebab karyanya tergolong dikonsep dengan sangat apik. Lalu dibikin tuntas lewat detail sempurna.

Untuk rangka, Taufik ogah menggunakan standar. "Seluruh frame dibuat ulang. Bahan menggunakan pipa berdiameter 27,5 mm. Modifikasi Honda CB100 Cafe Racer dengan rangka baru seperti ini, dimensi motor bisa pas didapat. Meski rangka dipastikan kalau sekarang lebih pendek dibandingkan aslinya," lanjut pria gempal ini.

Pindah ke lengan ayun. Taufik lebih suka pilih pakai copotan Honda Tiger. "Tapi, harus dipotong terlebih dulu supaya pas dengan dimensi baru motor yang dibuat ini," lanjut pria yang buka bengkel dan toko di Jl. WR Supratman No. 67, Denpasar, Bali.

Sementara pelek, memang Modifikasi Honda CB100 Cafe Racer ini juga membutuhkan ban dengan lebar telapak sedikit lebih besar dibandingkan standar. "Karena lebarnya, enggak terlalu ekstrem, masih banyak pilihan pelek variasi. Kami enggak perlu custom," tandas pria asal Kalimantan Barat ini.

Giliran ngomong roda. Depan pakai pelek lebar 3 inci, sementara belakang hanya pakai 3,5 inci. "Dengan ukuran segitu, motor diyakini sudah terlihat menjadi lebih gagah," tambahnya.

setelah berhasil membuat tangki,dan buntut khas cafe racer, lihat juga tampilan lain Modifikasi Honda GL-Pro Ala HL Taufik tinggal memilih pernak-pernik pendukung.

"Konsepnya harus rapi dan mendukung tema. Coba lagi lihat knalpot, deh! Pipa gas baung itu sudah dibungkus supaya menjadi lebih bersih dan layaknya sebuah motor besar," cerita builder rajin ikut contezt modifikasi ini.

Urusan pemilihan kelir, terlihat Taufik ingin adopsi style yang banyak dijumpai pada motor Amerika, Harley-Davidson lihat juga tampilan lain Modifikasi Bajaj Pulsar 220 Ala Moge Sporty. Warna oranye yang dikombinasi hitam ini  memang sudah menjadi ciri motor tadi.

"Memang rasanya dengan warna ini kesan H-D-nya dapat, cocok juga dengan konsep cafe racer yang dibuat tadi," bebernya.

Kalau bicara komponen, memang ada sih dari H-D yang ikutan dipasang. Persisnya lampu utama di depan. "Itu pakai head lamp H-D, tapi dicustom karena sekarang menggunakan HID," lanjut pria berkulit bersih ini lagi.

Sementara itu beberapa komponen yang dipasang malah diambil dari limbah moge. Wajar saja karena dia memang terkenal sebagai salah satu juragan limbah di wilayah Bali. Misalnya saja kaliper yang sekarang sudah pakai spek 6 piston.

Eits, ada lagi! Setang atau batang kemudi pada Modifikasi Honda CB100 Cafe Racer ini juga diambil dari limbah moge. Ini kali Taufik menggandalkan punya Yamaha R1. Bagaimana?

DATA MODIFIKASI
 Ban depan: Battlax 120/70-17
Ban belakang: Battlax 150/60-17
Pelek: Champ
Upside down: Variasi Thailand
Sok belakang: YSS
Teromol: NSR
Setang: Yamaha R1

0 komentar:

Poskan Komentar