skip to main | skip to sidebar

Minggu, 27 November 2011

Modifikasi Honda Blade Kalori Pertamamax

advertisement



Modifikasi Honda Blade Kalori Pertamamax merupakan buah hasil penelitian dan gagasan seorang mekanik handal dalam dunia balap, dengan ketelatenannya akhirnya dia bisa menemukan suatu konsep balab yang mutakhir, sehingga dia bisa menyelamatkan muka honda diajang balap kala itu, hanya mengandalkan kalori dalam bahan bakar pertamax sang mekanik handal tadi bisa menjadikan Honda Blade garapannya bisa menjuarai langsung di ajang dua kelas berbeda.

Gerry Laurens menyelamatkan muka Honda di pentas balap nasional. Dialah satu-satunya pembalap Honda yang mampu meraih poin tertinggi di kejurnas MotoPrix region 2 dan kandidat kuat juara nasional di dua kelas sekaligus, yaitu MP5 dan MP6, tak hanya itu, Modifikasi Honda Racing besutan Gerry ini pernah mencatat prestasi fenomenal. Saat kejurnas MotoPrix seri Kenjeran, Surabaya, catatan waktunya setara dengan kelas MP2 yang dikangkangi oleh pembalap seeded. Luar biasa.

Rahasianya, terbukti cuma memainkan kalor. Kalor bukan kolor. Kolor identik dengan celana. Dulu masyarakat sempat heboh karena ulah penjahat berkolor ijo. Nah, kalor artinya kandungan energi panas pada mesin. Sering disebut juga kalori, dalam Modifikasi Honda Blade Kalori Pertamamax ini, kalori seperti makanan buat mesin. Manusia, jika rajin mengkonsumsi makan makanan berkalori tinggi bikin tenaga manusia jadi gede. Kalori yaitu nilai panas bahan bakar jika dibakar. Satuannya kcal/kg. Dalam satuan Inggris Btu/lb.

Di sinilah terlihat kepiawaian Agus Supriyanto me-Modifikasi Motor Honda, pawang Blade Gerry Laurens. Meracik Pertamax plus sebagai kalori. Bukan avgas atau bensol.  Terbukti, bahan bakar yang memiliki oktan 96 ini kandungan kalorinya lebih tinggi dari bensol atau avgas. Yaitu 19.000 Btu/lb, “Coba bandingkan dengan bensol 17.300 Btu/lb dan avgas 18.600 Btu/lb,” buka Agus Supriyanto, mekanik Gerry. Untuk lebih jelasnya bisa melihat tabel di buku Four Stroke Perfromance Tuning karangan A. Graham Bell.    

Setingan bahan bakar oktan rendah berdampak rasio kompresi tidak bisa tinggi.  Memang itu yang disasar Agus. “Makanya pakai 12,8 : 1,” tambah mekanik akrab disapa Koplak ini. Kompresi tinggi, memang tenaga yang dihasilkan lebih besar, tapi risiko mesin jebol pun jadi lebih besar. Belum lagi bila pengapian tidak tepat, gampang detonasi, kompresi rendah. Bikin mesin lebih adem. Komponen pun lebih awet. Tapi, unutk menghasilkan power maksimal, pembakaran pada Modifikasi Honda Blade Kalori Pertamamax ini harus sempurna. Dibantu dengan busi panas. Contohnya dengan busi Denso berkode 22. Sehingga, “Motor cukup berputar satu lap, suhu mesin sudah ideal,”  tambah mekanik Jogja ini.

Untuk mendulang tenaga atas, Agus memainkan kem dengan durasi 278ยบ. Termasuk tinggi. Apalagi dipadu dengan lift 9,5mm. Otomatis, suplai bahan bakar ke mesin pun butuh lebih melimpah, makanya perbandingan spuyer diperbesar. Karburator standar ini diisi pilot dan main-jet 52/115. Dijamin gak bakal tekor. Kalori melimpah, motor jadi bertenaga dan tentunya dalam Modifikasi Motor Terbaru Dan Kategorinya susah dilawan.

Dengan setingan ini, Agus yakin mesin pada Modifikasi Honda Blade Kalori Pertamamax ini tidak hanya powerfull, tapi juga adem dan awet kendati digeber selama 25 lap di lintasan yang berbeda. Apakah itu di Serang, Kemayoran atau Kenjeran. "Bermain di sirkuit berbeda, cukup adaptasi dengan permainan seting sproket. Contohnya untuk Kenjeran yang hanya pakai perbandingan 13/40," tegas Koplak.

DATA MODIFIKASI
Knalpot  : SND
CDI: Rextor
Busi : Denso W22
Karburator: Standar

0 komentar:

Poskan Komentar