skip to main | skip to sidebar

Jumat, 23 Desember 2011

Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia

advertisement




Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia, pabrikan mobil asal China kembali bikin kejutan. Kali ini bukan barang jiplakan lho. Ya, seperti yang sudah dijanjikan, PT Geely Mobil Indonesia benar-benar membanderol mobil imutnya Geely Panda seharga Rp 99 Juta On The Road. Beneran dibawah Rp 100 juta kan?, kepastian tersebut disampaikan langsung Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia, A Budi Pramono, saat meluncurkan Geely Panda di Gramedia Expo, Surabaya, bersamaan dengan pameran otomotif Surabaya, (24/11).
 
Geely Panda harganya Rp 99 juta on the road, kami yakin bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia, dibekali Modifikasi mesin 1.3 liter bertransmisi manual, Geely Panda menawarkan efisiensi dan keramahan gas buangnya terhadap alam, karena sudah mengusung standar emisi Euro4, tertarik? Silakan pesan, pengiriman unitnya akan dilakukan mulai Desember ini. PT Geely Mobil Indonesia menyediakan sebanyak 112 unit untuk dihabiskan sampai akhir tahun. Bahkan hari pertama peluncurannya Geely Panda sudah dipesan 18 unit.

Tersedia berbagai pilihan warna seperti pure white, moonlight silver, lemon green, wheat ear yellow dan lucky red. Dijamin, bakal membuat Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia imut ini terlihat lucu dan menggemaskan!, sementara di Jakarta sendiri, PT Geely Mobil Indonesia baru akan meluncurkan Panda besok, Jumat (26/11), di markas Geely di Sunter, sekaligus peresmian pembukaan dealer resmi Geely terbaru. 

Produsen mobil asal China khususnya, Geely, terus berupaya untuk bisa bersaing di pasar mobil Indonesia. Mereka yang awalnya hanya dipandang sebelah mata, kini justru memberikan ancaman serius bagi produsen lainnya, memiliki harga yang terjangkau, kemudian fitur mewah serta canggih. Menjadi nilai lebih mobil China untuk bisa merebut perhatian konsumen di tanah air.

Berdasarkan data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, produsen mobil asal China, Geely, sejak Januari-November berhasil menjual 939 unit Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia Torehan penjualan tertinggi terjadi pada bulan July (117 unit) dan September (112 unit), mobil jenis city car masih menjadi penyumbang terbesar penjualan Geely. Mulai Januari-November 2011, Panda GS 1.3 MT berhasil terserap pasar sebanyak 259 unit. Sedangkan diposisi kedua ditempati oleh mobil jenis sedan (MK GS 1.5 MT), sebanyak 246 unit. Adapun di tempat ketiga diisi oleh Panda GL 1.3 MT, yakni 176 unit.

Penjualan Geely di tahun ini, bisa dibilang paling sukses dan unggul jika dibandingkan dengan produsen China lainnya di Indonesia, seperti Chery dan Foton. Keduanya hanya mampu menjual produknya sebanyak 185 unit (Chery) dan 140 unit (Foton), ambisi Geely untuk bisa merebut pasar otomotif Indonesia sudah terlihat dalam ajang Indonesia Event Intenasional Motor Show 2011. Mereka sengaja memberikan harga diskon untuk semua produknya.

Bahkan, desain mobil-mobilnya sempat mengundang ketertarikan sejumlah menteri yang tengah meresmikan ajang pameran mobil terbesar di tanah air, namun kedepannya, produsen Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia masih harus dihadapi sejumlah pekerjaan rumah yang cukup besar. Mulai dari ketersediaan suku cadang serta bengkel-bengkel di seluruh daerah Indonesia.

Belum lagi melepaskan predikat sebagai mobil jiplakan. Eksistensi mobil China memang kerap dicemoh, karena dinilai hanya bisa menjiplak model mobil Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat.
China memang dianggap merupakan tempat yang aman sekaligus 'surga' bagi perusahaan-perusahaan otomotif yang ingin menjiplak Tehnologi mobil-mobil dunia, namun selain negara cina ternyata negara India mulai mengembangkan sayapnya juga dibidang otomotif di negara kita, perlahan tapi pasti, setelah Motornya mulai memasyarakat di tanah air ini kini Mobil nya mulai dikenalkan di sini.

Produsen mobil murah asal India, Tata Motors, ditenggarai akan segera melebarkan ekspansi ke pasar otomotif Indonesia. Nano 2012 digadang-gadang akan menjadi produk pertama Tata Motors yang akan dirilis di tanah air, kepastian ekspasi itu diungkapkan oleh orang dalam perusahaan, yang tidak mau disebutkan namanya. Ia mengungkapkan, Tata Motors rencananya akan menggandeng perusahaan Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia dan sudah mencapai kesepakatan bersama.

Masih menurut sumber itu, Tata Motors akan menggunakan cara yang sama dengan Thailand, dimana menggandeng kerja sama dengan Thonburi Automotive Assembly Plant Co Ltd, seperti diketahui, pemerintah Thailand saat ini sedang dalam proses finalisasi kebijakan dalam pemberian insentif membangun mobil kecil yang efisien dan hemat bahan bakar. Kebijakan peristiwa ini langsung mendapatkan respon positif para produsen mobil untuk berinvestasi. Seperti Tata Motors, Suzuki Motor Corporation dan Honda Motor Corporation.

Rencananya Tata memasuki pasar Indonesia melalui jalur kontrak manufaktur. Investasi dengan cara itu dinilai cukup ampuh untuk menekan biaya, dan membuat produknya dengan cepat hadir di Indonesia, yang bisa kemungkinan menyamai Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia sebelumnya, Tata Motors telah meluncurkan generasi terbaru dari Tata Nano. Mobil ini diklaim lebih irit dan bertenaga dari generasi lawasnya. Konsumsi bensin Tata Nano 2012 menjadi 25,4 km/liter atau lebih irit 1,8 km/liter dari generasi sebelumnya. Tidak hanya itu, tenaganya pun naik dari 35 hp menjadi 38 hp. Dan torsinya naik 3 Nm dari 48 Nm.

Mobil yang memiliki bobot 600 kg ini, memiliki kecepatan maksimal 105 km dan mengeluarkan gas buang emisi 92,7 gr/km. Penyempurnaan lainnyam juga dilakukan dari segi New suspensi termasuk memasang anti-roll bar di depan, nano 2012 tidak mengalami perubahan harga dari generasi sebelumnya. Harga yang dibanderol masih Rs.1,40 lakhs atau sekitar Rp25 juta (versi terendah) di India.

Tata Nano 2012 menjadi titik awal dari Tata Motors untuk kembali membangun citra yang lebih baik kepada konsumen, untuk bersaing lebih baik dari Mobil Terbaru Geely Panda Laris Di Idonesia setelah sebelumnya eksistensi mobil murah ini terancam, Tata Nano dinilai telah mengecewakan konsumennya, karena banyak memiliki kekurangan dan kecacatan dari segi manufaktur. Hal ini menyebabkan Tata Nano terbakar dan membahayakan konsumennya.

0 komentar:

Poskan Komentar